It’s been a year of keep on wanting and believing, until i finally landed on Bali. Damn it feels great. Keep on dreaming guys.

Untuk yang belum tahu, mungkin ada baiknya membaca dua post saya sebelum ini. Dari hari jum’at hingga (mungkin) selasa saya berada di Bali (yang sudah menjadi sasaran tempat-untuk-dikunjungi saya dari tahun 2009) untuk mewakili Universitas Pendidikan Indonesia dalam English speech competition di PIMNAS 2010 hingga hari ahad dan berlibur sisanya 😀

Untuk membuat liburan saya lebih bermakna saya memutuskan untuk (Insya Allah – semoga konsisten) mempost apa saja yang saya lakukan beserta biayanya setiap hari. Well, saya tahu bagaimana rasanya mencari informasi yang valid untuk referensi liburan dan perkiraan biaya sehingga saya rasa apa yang saya lakukan ini akan bermanfaat 🙂

Okay, here we go:

Secara garis besar, belum ada yang menarik sih hari pertama. Jadi langsung saja saya beritahu rincian pengeluaran saya:

Berangkat dari Bandung – Denpasar menggunakan penerbangan AirAsia. Di booking dari dua pekan yang lalu, harganya sekitar IDR 400 – 500 ribu.

Airport tax / Pajak Bandara (IDR 25,000)

Asuransi penerbangan (IDR 10,000)

Saya (dan teman saya – saya berangkat berdua dan rencananya hari ini dosen pembimbing saya baru menyusul) dan teman saya berangkat dari Bandung sekitar pukul 3.30 WIB. Pesawatnya agak delay karena cuacanya cukup berangin. Penerbangan Bandung – Denpasar sendiri memakan waktu sekitar 1 jam 40 menit. Ohya, karena di penerbangan tidak diperkenankan mengaktifkan handphone (yang bermakna no music, no social media, no browsing), semalam sebelum berangkat saya membeli Your Job is Not Your Career-nya @ReneCC untuk bahan bacaan. Lumayan, satu penerbangan beres satu buku 😉 Kita tiba di bandara Ngurah Rai sekitar pukul 6.30 WITA. Ingat bahwa ada perbedaan zona waktu antara Bandung – Denpasar (WIB – WITA) sehingga pukul 5 di Bandung sama dengan pukul 6 di Denpasar. Agak aneh rasanya ya. Haha, belum terbiasa sih 😀

Dari Bandara, mengambil bagasi dan kita langsung mencari taksi.

Taksi dari Bandara ke Hotel, IDR 115.000. Teman saya dari jurusan lain yang mengikuti kompetisi speech bahasa jepang yang tiba sebelumnya berkata bahwa dia “hanya kena” IDR 90,000. Okay, saya tidak terlalu berminat untuk menggunakan waktu saya untuk menawar. Lagipula, anggap saja memberi tip. Siapa yang tahu kalau anak-anaknya di rumah ada kebutuhan tambahan. Mencari penghasilan itu tidak semudah mengeluarkannya. Lagipula, supir taksinya ramah dan memberikan berbagai informasi sepanjang perjalanan 🙂

Saya menginap di Hotel Cianjur di jalan WR Supratman. Okay, pemilihan hotel yang salah karena kemana-mana jauh. Apa mau dikata, terlanjur di booking dan ini hotel rekomendasi pihak rektorat sih. Semalamnya (saya menggunakan kamar double bed, dosen pembimbing saya nanti sekamar anyway) sekitar IDR 500,000. Mahal sih, tapi tidak apa lah. Kampus yang merekomendasikan dan membayar :p

Jarak bandara hotel sekitar 40 menit.

Sampai kamar hotel, saya melepas lelah dan lalu pergi mencari makan malam. Sebelum berangkat, saya sempat di wanti-wanti karena di Bali itu banyak penjual makanan yang tidak halal (babi) jadi saya diminta untuk selektif. Sialnya, hotel tempat saya menginap ini bukan kawasan keramaian sehingga cukup sepi dan saya perlu berkalan cukup jauh untuk mencari makanan yang saya rasa halal dan “khas”. Yap, saya dapat nasi merah dan ayam betutu khas griwangan (saya yakin ini salah tulis, lupa soalnya. wkwk) dan es rumput laut untuk makan malam. Total jendral sekitar IDR 17.000

Sebelum pulang ke hotel, mampir dulu ke Circle K untuk membeli cemilan. Keluar sekitar IDR 8,500.

Semalaman saya masih disorientasi waktu (jet lag ya disebutnya?) karena jam di handphone saya masih menunjukan waktu pukul 11.00 WIB sementara waktu setempat pukul 12.00 WITA. Haha, jadilah tidurnya kemalaman LOL

Saat saya menulis ini, waktu menunjukan pukul 8.50 WIB yang berarti sekitar 9.50 WITA waktu setempat. Saya baru beres mandi setelah sebelumnya sarapan, online reading dan twitteran. Pukul 3.00 hingga pukul 05.00 nanti kami ada technical meeting di Universitas Mahasaraswati sehingga saya rasa akan sangat nanggung jika hari ini jalan-jalan dahulu. We better practice our speech this morning. Paling pulang-pulang dari Universitas Mahasaraswati jalan-jalan sedikit (kalau memungkinkan). Besok kita seharian di Universitas Mahasaraswati untuk kompetisi dan senin siang teman dan dosen pembimbing saya sudah terbang kembali menggunakan Air Asia. Saya memutuskan untuk tinggal dan pulang melalui jalur darat untuk mampir terlebih dahulu di Surabaya dan Jogja, mengunjungi teman-teman saya. Tadi pagi @salsabeela baru ngetwit bahwa ada hotel yang sangat eksotis dan tradisional di ubud seharga IDR 150,000 semalam. Damn interesting. Senin atau selasa saya berencana kesana. Well, i think it’ll be a very interesting experience.

Wish me luck guys, and have a great weekend! 😀