jadi ceritanya, beberapa hari yang lalu saya chatting dengan salah satu teman saya. Seorang Mahasiswi psikologi salah satu universitas ternama di Jakarta yang sedang patah hati.
*Well, saya tulis disini mbak, siapa tahu jadi inspirasi untuk orang lain
Beliau bercerita tentang masalahnya, dan saya hibur ( *hibur ? ) dengan salah satu hal yang saya pelajari tentang teori manusia diciptakan berpasang - pasangan. Setelah masalah beliau ini beres, pembicaraan pun berlanjut. mulai dari hal - hal yang saya anggap prinsip, hingga perilaku - perilaku manusia. Well, berhubung saya memiliki minat terhadap perilaku manusia, dan dia kuliah di psikologi, obrolannya jadi nyambung deh.
satu hal yang saya pelajari dari percakapan kemarin adalah perbedaan antara pria dan wanita, dalam konteks ‘tertarik terhadap lawan jenis’ :
Pertama kali pria tertarik pada wanita, mulainya dari fisik( luar ), baru melihat karakter ( dalam )
Sedangkan wanita tertarik pada pria, mulanya dari sesuatu perilaku si pria yang mempesona ( dalam ) baru ke fisik ( luar )
Get what i mean? Pria cenderung tertarik dari luar ke dalam, sedangkan wanita cenderung tertarik dari dalam ke luar.
contoh nyata : saya belum pernah menemui wanita yang menikahi seorang pria yang parameter utamanya adalah penampilan. selalu ada parameter lain yang digunakan si wanita sebelum urusan penampilan : Karakter ( penyayang, sabar, perhatian ), kemampuan ( mampu membuat orang lain merasa berharga, etc ), Agama, dan kemampuan finansial biasanya menjadi tolak ukur yang lebih tinggi prioritasnya daripada penampilan ( ganteng, cute, atau tampak tua ).
pesan moral : Anda Pria, membaca post ini dan anda merasa tidak cukup ganteng untuk seseorang? kalem saja, dunia belum berakhir kawan.
parameter utama wanita bukan penampilan.
sebaliknya dengan pria. pria jika menemukan seseorang wanita yang cukup cantik dalam lingkungannya, tanpa sadar si pria itu mulai akan mencuri - curi pandang. jika ada kesempatan didekati. Namun ketika mengetahui wanita yang didekati tersebut memiliki karakter yang kurang cocok dengan si pria. perlahan tapi pasti si pria akan menjauh.
Teman saya yang Mahasiswi psikologi tadi, karena memahami hal ini melakukan tindakan yang cukup jitu : beliau tidak pernah dandan berlebihan. sampai - sampai temannya meledeki dia agar dandan. namun beliau tidak bergeming. alasannya? dia bilang begini :
gue nyari cowo yang mau menerima gue apa adanya
bukan yang ada apanya.
Ahaha, saya bilang, nice decision mbak.
Semoga bermanfaat. bagaimana dengan anda? ![]()
ahahaha boleh2..
setuju gw,narasumbernya ok yah!
^^thx for your info!
sama - sama mbak
wah mbak kalau masih mencari, persaingannya ketat, apalagi cowok baik kadang-kadang lemot. Hehehe maaf ya, dateng-dateng udah asem, mungkin yang mbak lakukan itu menunggu lebih tepatnya. mari kita menunggu cowok2 seperti mas fikri ini…hehe
Wah, saya jadi speechless mbak.
dijadikan referensi seperti itu? amiiin 
*waks!
JiyahahahaHAHAHaa
knp mbak yunik ini malah membahas mas fikri?
gede kepala tuh dia..
*hehe piss bok!
ras, bagaimana lagi? fakta kok. ahaha
gak semuanya bener tuh
tetep aja yg ganteng di mata wanita merupakan hal utama
maka berbangga hati lah yang ganteng cuma yg kita gak tau itu ukuran ganteng di mata wanita sementara pandangan orang berbeda-beda ada yg suka kulit putih bersih ada juga yg suka kulit hitam pekat dan di antaranya,
so kalo mau deket wanita tanya dolo mereka suka yg gimana, walaupun itu cuma referensi dia nya aja, tetep aja wanita lebih banyak menggunakan perasaanya, kalo kita pandai menaklukan hatinya apapun keadaan kita pasti bisa dia terima, dengerin aja lagu ari laso rahasia perempuan.
buat cowok biar lebih pd dengerin aja lirik dewi-dewi yg judulnya virus cinta di bagian yg dia tak tampan, tak juga rupawan, dia tak juga bergelimpangan harta, tapi oh mengapa gayanya seperti superstar
so sebenarnya perempuan gak punya barometer buat jadi acuan seorang pria idaman, walaupun referensi mereka pingin punya cowok ganteng kaya dll, asal kita bisa menaklukan hatinya dengan sikap pastinya bukan dengan dukun pasti dia bisa terima kita apa adanya
ok thanks