Don’t judge a book by its cover
Satu pepatah klise diatas menasihatkan kita untuk tidak menilai sesuatu berdasarkan seseorang berdasarkan penampilannya. Dinilai berdasarkan penampilan itu memang menyebalkan. Sangat. Namun jika kita memposisikan diri sebagai penilai, bukan sebagai yang dinilai, kita akan menemukan bahwa bagaimanapun memang ada saat dimana kita harus menilai seseorang demi kebaikan keputusan yang kita ambil. Jika saat tersebut datang pada kita, bagaimanakah cara menilai seseorang dengan objektif?
Masih oleh-oleh dari diskusi liqo. Saat liqo kemarin pembimbing saya memberikan tips cara menilai seseorang. Seingatnya, beliau mendapat cara ini dari hadist Rasul namun terlupa hadis yang mana. Jika ada rekan-rekan yang tahu dari mana asal muasal tips ini, tolong sampaikan melalui kolom komentar y
3 Langkah Cara Menilai Orang Dengan Baik(Jangan Yakin dengan Penilaian Kita Kepada Seseorang Sebelum Melakukan 3 Hal Ini):
- Menginap di rumahnya
- Melakukan Perjalanan dengannya
- Bermuamalah (Melakukan transaksi keuangan) dengannya
Mengapa tiga hal tersebut menjadi patokan? Karena ketika melakukan tiga hal tersebut, sifat asli seseorang muncul. Karakter asli seseorang akan terlihat ketika melakukan tiga aktifitas diatas. Ketika karakter asli, bukan karakter yang ditutup tutupi muncul, kita bisa memberikan penilaian secara objektif.
Pendapat anda?
P.S.
sekedar tambahan, penilaian yang kita berikan 5 tahun lalu dengan kondisi seseorang sekarang bisa saja berbeda. Segala hal, termasuk seseorang, berubah. Hanya perubahanlah yang tetap tidak berubah.

Ihwan says:
July 1, 2009 at 2:46 pm
Kalau orang tersebut wanita? *wah masa musti nginep juga
*
Fikri Rasyid says:
July 8, 2009 at 12:34 pm
@ihwan
Hmm… pertanyaan yang sangat tajam. hihi
whaddyathink? kalau memungkinkan, why not?
iama says:
July 4, 2010 at 8:27 pm
yer betul tu…
oma says:
July 18, 2009 at 10:27 pm
paling baik untuk mengenal orang itu saat kita menghadapi konflik dengan dia
kita akan jadi lebih tau dia seperti apa
ga harus berantem sama dia c, intinya saat kita mengalami situasi konflik bersama dengan dia, susah bareng juga bisa lah
kemaren gw sempet kenal orang yang menurut orang-orang disekitarnya sangat loveable tapi saat gw berkonflik dengan dia, semua topeng kebuka
gw jadi lebih kenal karakter dia kaya apa
dan gw jadi lebih meyakini kalo dunia adalah panggung sandiwara
Fikri Rasyid says:
July 23, 2009 at 9:12 am
@oma
yup. saat terjadi konflik, karakter aslinya keluar. Tapi kalau dipikir-pikir, bukankah 3 tips diatas juga hal yang sangat sarat dengan interaksi penuh konflik?
miwa says:
October 5, 2009 at 8:56 pm
setuju! tinggal pelaksanaan nya….
ch4ny says:
December 4, 2009 at 11:13 am
boleh minta alamat e-mailnya g????
coale ada yang pengen aku tanyain???????
hye sun says:
January 1, 2010 at 12:19 pm
ya ya ya ya!!!!! anda benar jg
monang says:
March 15, 2010 at 12:45 am
kalau aku berpendapat…..
sahabat itu tau keluhan kita dari mimik wwwwwajah…
itu aja…..
klo dia tanya sedang bagaiman ?….
itu dia sahabat
Altrika Labakdu says:
March 19, 2010 at 3:11 am
hanya orang baik, yg bisa menilai orang baik…
lutvi says:
March 19, 2010 at 10:55 pm
BOLEH JUGA idenya tuhh,,,,,
dmk says:
April 24, 2010 at 9:16 pm
langak no 2 dan 3 memang tidak sulit, tapi yang langkah yg 1 sulit di terapkan untuk temen cewek.
Wirda says:
May 8, 2010 at 10:50 am
kayaknya susah deh untuk langkah 1, coz ngga’ mungkin cewe’ nginap di rumahnya cwo’
tuti says:
May 20, 2010 at 10:06 pm
kalau bgitu kita bakal knal orang stlah dia sangat dekat dengan kita ..
berat juga nanti menemukan orang yg baik
yani indah permatasari STELLA says:
June 26, 2010 at 9:08 am
gimana donk kalau cowok…..;
aima says:
July 4, 2010 at 8:33 pm
macam la klau ianya lelaki….adakah ko\ita berbuat demikian…?
Fikri Rasyid says:
July 6, 2010 at 6:51 am
Ya disesuaikan lah
ricky says:
July 8, 2010 at 10:31 pm
ada bener nya jg semua……..
menurut w ..seandai nya seseorang tu memiliki niat yg baik tau yg buruk tu yg susah untuk di liat…emang 3 trik tersebut berguna akan tetapi tu untuk sebagian orng yg sifat2 pada umumnya……eandai nya yg memiliki niat tu yg susah karan dia bisa berbuat apa aja tuk tujuan nya….bisa 3 trik tersebut tidak berfunsi….nah gm cara yg terbaik n efesien……trim`s..
Fikri Rasyid says:
July 9, 2010 at 10:09 am
Sudah dicoba belum? Bagaimana anda bilang tidak efisien kalau tidak dicoba?
dian says:
July 26, 2010 at 11:49 am
intinya menurut aku sih interaks dgn org tsb
semakin sering terjadi interaksi maka akan lbh mengenalnya
karena sikap atau tingkah laku seseorang tsb bs berubah…
otty says:
July 27, 2010 at 1:59 pm
kalo blm puas,tambahin lagi! 1. tanya tetangganya 2.liat temannya 3.liat tempat sampahnya!
qiewz says:
July 30, 2010 at 9:38 am
menurut saya menilai adalah hal yang pling rumit ..
orang bisa saja menutupi diri,a mski qta hrus mlakukan 3 langkah yang disebutkan tdi ..
karna dirinya ndli kan lebih tau ..
teddi sugianto says:
August 1, 2010 at 1:17 am
im agree..
krna dari situlah,qt bs mnilai sifat dr seorg pribadi,,klo pribadi’a baik,akn trlhat lngsung dmta qt,,gmn cra dia bcra,basa basi,maupun cra dia mnrima tamu drmh’a dia sndri..
tp qu tambah kn sedikit..
see is not believing..
jgn pernah mngenali org dr luar..
tp knali lah dari hati’a..
bak qt mkn buah,,
di dlm’a klhatan manis,,tp..
blum tntu di dlm’a..
bagaikan harimau memakan mangsa..
JUTI LISTIYO M says:
August 13, 2010 at 8:40 am
Untuk menilai seseorang:
Bila dia seorang muslim :
- Apakah dia sholat 5 waktu tanpa bolong? bagi saya cukup itu saja sudah mewakili segalanya dari keadaan hatinya
ilman says:
August 15, 2010 at 5:07 pm
u/ menilai org lain sehrusx qt mlihat dri tingkah lakux tercela /tidak g2 aja wasslm…