oleh Fikri Rasyid
Pernahkah anda berfikir bagaimana rezeki datang kepada anda? Pernahkah anda berfikir mengapa ada seseorang yang berpenghasilan lebih besar daripada seseorang yang lainnya?
fikrirasyid.com
founder bloggingly, blogger, wordpress theme developer, mahasiswa pendidikan bahasa inggris, dan banyak lagi.
artikel terbaru
oleh Fikri Rasyid
Pernahkah anda berfikir bagaimana rezeki datang kepada anda? Pernahkah anda berfikir mengapa ada seseorang yang berpenghasilan lebih besar daripada seseorang yang lainnya?
oleh Fikri Rasyid
Beberapa hari yang lalu, selintas ide masuk ke pikiran saya dan langsung saya tweet:
#investasi paling menguntungkan: investasi di otak,hati & hubungan baik. #fb
Ketika berbicara investasi, kebanyakan dari kita berpikir mengenai uang, dan kemana uang tersebut harus dikeluarkan untuk menghasilkan uang yang lebih banyak. Investasi apa yang paling menguntungkan ? Beberapa akan menjawab investasi pada property, beberapa yang lain akan menjawab investasikan di emas, dan beberapa lain akan menjawab investasikan di bisnis yang prospektif.
Masalahnya adalah, tidak (atau belum) semua dari kita (termasuk saya) memiliki sumber daya yang cukup untuk berinvestasi di property, emas, atau bisnis yang prospektif. Lalu kemana kita harus berinvestasi?
oleh Fikri Rasyid

Another great book to review: Tribes oleh Seth Godin. Seth Godin adalah penulis banyak buku yang sangat eksentrik dengan karya-karya yang menjadi rujukan para marketer modern dan tribes sangat menunjukkan hal tersebut. Isinya provokatif, inspiring, dan mendobrak aturan yang ada (dengan susunan konten yang juga melawan aturan). Tribes membahas mengenai kepemimpinan, perubahan, dan perlawanan terhadap status quo. Setelah selesai membacanya beberapa saat yang lalu, ini dia poin-poin gagasan yang saya tangkap:
oleh Fikri Rasyid
Setelah dua buku non fiksi Outliers dan Crowd – Marketing Becomes Horizontal, kali ini saya berkesempatan untuk membaca buku fiksi (yang katanya) paling fenomenal di awal tahun 2010: The Lost Symbol. Sebuah novel thriller berbasis fakta karangan Dan Brown, merangkap sekuel The Da Vinci Code yang dinanti-nanti. Awalnya saya agak skeptis dengan novel ini mengingat alur cerita yang cenderung sama antara The Da Vinci Code, Deception Point, Angels & Demons, Digital Fortress yaitu karakter antagonis yang diungkapkan diakhir cerita merupakan karakter protagonis yang sepanjang jalan cerita “terlihat baik”.
oleh Fikri Rasyid
Di paruh kedua bulan Desember ini saya berkesempatan membaca buku berjudul Crowd: Marketing Becomes Horizontal karangan Yuswohady yang merupakan konsultan pemasaran di MarkPlus & Co-nya Hermawan Kartajaya. Berikut ini adalah poin-poin dan ide-ide di kepala saya yang tiba-tiba “meletup” saat membaca buku ini. Meskipun Crowd membahas mengenai marketing, saya rasa poin pentingnya dapat diterapkan kedalam berbagai aspek kehidupan:
oleh Fikri Rasyid
Hari pertama di tahun 2010 kemarin saya isi dengan membaca habis sebuah buku international bestseller berjudul Outliers karangan Malcolm Gladwell (pengarang dari blink dan the tipping point – keduanya merupakan International Bestseller juga). Outliers menawarkan perspektif yang lebih menyeluruh mengenai kesuksesan, dan sangat inspiratif. Pada tulisan ini saya ingin berbagi apa saja poin penting yang saya pelajari dari buku ini.
Sampul belakang Outliers bertuliskan “Sukses ternyata bisa dipengaruhi oleh tanggal lahir”. Masyarakat hari ini menjejali kita dengan ide bahwa untuk menjadi sukses kita perlu bekerja keras. Malcolm Gladwell menyanggahnya: kerja keras dan kerja cerdas saja tidak cukup. Untuk mencapai kesuksesan yang luar biasa, kita perlu lebih dari itu: kita membutuhkan kesempatan yang tepat.
oleh Fikri Rasyid

Tidak terasa sekali, tahun 2009 telah usai dan kini telah datang tahun 2010. Saya pribadi bukan tipikal orang yang memuja-muja pergantian tahun dengan merayakannya secara berlebihan, tapi bagaimanapun pergantian tahun merupakan momen yang tepat untuk mengevaluasi tahun yang telah usai dan membuat resolusi untuk tahun yang akan kita jalani.
oleh Fikri Rasyid

Ada dua hal yang memiliki tempat khusus di alam pemikiran saya: pendidikan dan web.
Mengapa saya senang memikirkan pendidikan secara khusus? Karena sejak usia sepuluh tahun saya semenjak saya memasuki sekolah menengah, saya sudah dijejali dengan ide betapa pentingnya pendidikan oleh sekolah menengah saya yang berslogankan “pusat pendidikan dan pengembangan budaya perdamaian“. Terlebih lagi, kedua orang tua saya merupakan dosen di institusi yang menghasilkan pendidik se-indonesia dan saya pun mengambil jurusan pendidikan (tepatnya, pendidikan Bahasa Inggris). Well, lengkaplah sudah.
selanjutnya
oleh Fikri Rasyid

Waktu adalah mata uang yang sebenarnya. Untuk membayar sebuah produk/jasa kita harus mengeluarkan dana dalam nilai tertentu. Untuk mendapatkan dana tersebut, kita perlu bekerja sesuai dengan keahlian kita dalam tenggat waktu tertentu. Untuk mendapatkan keahlian yang dapat kita gunakan untuk mendapatkan sejumlah dana, kita perlu melatih keahlian tersebut. Untuk melatih keahlian tersebut, kita membutuhkan waktu.
Waktu.
oleh Fikri Rasyid

Sering sekali kita menginginkan sesuatu yang tak terbatas: Sumber daya yang tidak terbatas, uang yang banyak dan tak terbatas, waktu pengerjaan project yang tak terbatas, dll. Kita ingin bebas, tanpa batas. Kita ingin tidak ada sesuatupun yang membatasi kita: Kita tidak ingin ada aturan yang membatasi gerak kita ataupun sumber daya yang terbatas jumlahnya.
Pertanyaannya: apakah ketidak terbatasan tersebut memecahkan masalah?