Hi, I am Fikri Rasyid1. This is my personal blog which I have maintained since 2008. The content of this blog is mainly categorized into four major themes:

  1. Thought My thoughts on things
  2. Experience Things I’ve done
  3. Awesomeness Stuffs that spark ideas on my mind
  4. WordPress My thoughts & experiences around WordPress

For more specific themes, you can browse this blog by its tags. Happy reading2.

Update

  1. August 29, 2014 – All work related stuffs (including WordPress) is now moved to pro.fikrirasyid.com Wait for it…. wait until you read the next list item…
  2. September 17, 2014 – All work related stuffs is now published on the most epic3 domain name ever: http://fikrirasy.id

  1. You can get to know me more here

  2. And do some epic conversations about what you’ve read. 

  3. This is obviously biased tho 

Thursday, 30 October 2014

Argumen Seputar Ibu Menteri Susi

Gue pikir argumen “ngga apa-apa tatoan dan merokok asal kerjanya sebagai mentri benar” itu berat sebelah dan egois. Mereka itu mentri yang merupakan pemimpin dan kalau gue ngga salah mengingat, Pak Jokowi & JK sendiri yang bilang di debat calon presiden bahwa yang dibutuhkan Indonesia adalah pemimpin yang memimpin dengan teladan. Lu yang udah cukup umur dan bisa menghidupi diri lu sendiri bisa ngomong sesuka hati bahwa itu hak dan privasi Ibu mentri. Tapi yang bersangkutan itu teladan. Lu bayangin kalo beberapa anak SD1 di sentaero negeri, atau bahkan anak lu sendiri di usia SD suatu saat merokok dan tatoan karena teladan yang diberikan oleh mentri-nya seperti itu.

Btw, Ini yang gue kritisi argumen “ngga apa-apa..”-nya ya, bukan Bu Susi-nya. Jika memang Bu Susi merupakan figur yang tepat di posisi tersebut, itu hak prerogatif presiden. Tapi tidak menutup fakta bahwa yang dia lakukan itu teladan yang ngga baik sebagai pemimpin.

Regardless, mengenai argumen “mentri ngga lulus SMA”, opini gue:

Crazy amount of dedication, hard work, & taste triumph degree all the time

Garis bawahi crazy amount-nya. Jangan berlebihan juga lu bilang gelar ngga penting apalagi kalo usaha, dedikasi, dan insting / cita rasa lu ngga lebih besar dari orang yang punya gelar.


  1. Anak SD jaman sekarang kelakuannya ngga bisa diprediksi karena exposure informasi yang berlebihan 

hail digital ocean

Pindah Ke Digital Ocean

Beberapa tahun kebelakang, blog ini (fikrirasyid.com) gue host di IDwebhost. Alasan gue menggunakan IDwebhost dibanding hosting lain sederhana: Masalah terkadang ada, namun CS-nya mudah dihubungi dan respons-nya selalu cepat. Cukup email saja ke support@idwebhost.com.

Beberapa bulan lalu setelah domain .id tersedia untuk publik, gue memutuskan untuk membeli domain yang sudah gue inginkan sejak bertahun-tahun lalu: fikrirasyid.id. Untuk hosting-nya, gue memutuskan untuk menggunakan Digital Ocean – Cloud hosting service yang sedang naik daun karena kemudahan penggunaan, server berbasis SSD untuk semua paket, dan harga yang sangat te rjangkau.

Setelah satu bulan menggunakan Digital Ocean di fikrirasy.id dan bertahun-tahun menggunakan IDwebhost di fikrirasyid.com, gue menyadari bahwa fikrirasy.id ini jauh lebih cepat load time-nya. Sangat cepat untuk membuat gue jengkel saat membuka kedua situs bersamaan karena yang satu kok lelet amat hingga gue berpikir untuk memindahkan fikrirasyid.com dari IDwebhost ke Digital Ocean, dan akhirnya gue lakukan juga. Caranya:

  1. Gue ngga mau memiliki beberapa instalasi WordPress di hosting yang sama karena urusan maintenance-nya jadi ribet. Jadi, instalasi WordPress di fikrirasy.id gue buat jadi WordPress multisite.
  2. Buat sub-situs baru bernama blog.fikrirasy.id lalu import semua konten dari fikrirasyid.com ke blog baru ini.
  3. Install domain mapping plugin, ikuti arahan cara menginstall-nya karena cara menginstall-nya tidak sekedar click dan activate saja, lalu map domain fikrirasyid.com ke sub-situs blog.fikrirasy.id dengan mengganti A record dari domain fikrirasyid.com.
  4. Sekarang fikrirasyid.com merupakan sub-situs dari fikrirasy.id yang di-host di Digital Ocean.

Sekarang kecepatan akses fikrirasyid.com dan fikrirasy.id sama cepatnya :D

Sunday, 26 October 2014

7910370882_39d180fb66_social-media

Terlalu Aktif di Media Sosial Karena Kurang Perhatian?

Setiap kali ngeliat orang yang terlalu sering nge-posting hal-hal personal dan emosional di media sosial (Apapun itu: Facebook, Twitter, BBM, atau Path), pertanyaan pertama kali terpikir oleh gue:

Apa yang menyebabkan orang ini sering-sering amat nge-posting di media sosial?

Hipotesis sementara gue saat ini: penyebabnya karena kurang perhatian di luar media sosial1. I think of this as the answer because I had been there: I was someone who post too much on social media.

Jika hipotesis gue diatas lu pikir kurang tepat, pertanyaan gue:

  1. Apakah lu mengidentifikasi diri lu sebagai orang yang terlalu sering nge-posting di media sosial?
  2. Jika iya, apa penyebabnya?

Anyway, “terlalu sering posting di media sosial” dan “kurang perhatian” itu sebenarnya netral dan belum tentu negatif. Contoh: lu punya skill woodworking tapi ngga ada yang menyadari tentang keahlian lu jadi lu nge-post banyak hal tentang woodworking. Beda dengan orang yang sering nge-post dan ngumpat setiap lima menit di Twitter.

Photo by Jason A. Howie


  1. Dikotomi dunia maya vs dunia nyata sounds incorrect, IMO. Hence the “di media sosial” dan “di luar media sosial” thing 

Wednesday, 22 October 2014

Tuesday, 21 October 2014

le ngidam

Akhirnya semalam1 gue ngalamin juga episode malem-malem Istri ngidam dan gue keluar nyariin makanan.

Setahun setengah yang lalu, gue dan istri pernah ketawa terbahak-bahak pas nyokap cerita bagaimana bokap keluar malem-malem pake vespa nyariin makanan karena nyokap ngidam buah dan bokap terheran-heran kenapa matanya dingin sebelah (ternyata kacamata-nya ilang sebelah :)))) ). Ternyata sekarang gue ngalamin juga episode itu.

Time flies. That fast.


  1. Dan beberapa waktu sebelumnya juga, to be precise 

Monday, 20 October 2014

Husband and Wife

24 Tahun

Empat hari yang lalu gue genap berusia 24. Andaikan istri + adik + ibu gue ngga ngebangunin gue tengah malem ngasih selamat lengkap dengan kue-kue-nya, gue sendiri lupa kalo gue ulang tahun :)) Anyway, nulis tiap ulang tahun ini udah jadi tradisi gue untuk mengingatkan diri sendiri apa aja yang terjadi dalam satu tahun kebelakang dan apa saja yang gue ingin capai untuk setahun kedepan. Ini tulisan gue di ulang tahun yang lalu:

The Review

Gue mau mulai dengan nge-review goal gue di tahun lalu.

Pindah status dari Mahasiswa + Freelancer jadi full time employee di DMD BINUS.

Gue udah resign dari BINUS. Tawaran memperpanjang kontrak datang tapi pertimbangan selanjutnya sangat mempengaruhi keputusan gue untuk tidak memperpanjang kontrak gue:

Tinggal di Jakarta.

Tinggal di Jakarta ngga sustainable buat gue. Biaya hidup tinggi, kemana-mana jauh, macet dimana-mana, dan istri gue sedang S2 yang berarti ngga mungkin ikut tinggal di Jakarta. Bulak-balik Jakarta – Bandung tiap minggu terlalu mahal: bisa abis 1jt per bulan untuk ongkos bulak-balik doang. Belum biaya tempat tinggal. Beuh.

Masuk ke tahun kedua dan makin serius dengan si eneng #ihik

We’re married now. We even have our baby on its way :D

Income 4 digit dalam dollar (asumsi USD 1 = Rp 10,000). Gue nargetin ini dari tahun lalu but it takes time memang :)

Baru bisa dicapai kalo gue ngerjain proyek freelance + pekerjaan full time. As I said, this takes time. Inginnya dari pekerjaan full-time saja bisa 4 digit. There’s a plan for that 1.

Ngumpulin dana buat nikah.

Alhamdulillah, nikah juga XD

fikrizkiyaWedding

MacBook Air 13?, iPhone 5S (ato ngga nunggu yang 6S kali ya?), Pebble (or iWatch, if there’s any), gitar akustik-semi elektrik, DSLR dengan fixed lens (yang ini masih tentatif, but i really like those bokeh effect)

MacBook Air dan gitar akustik-semi elektriknya tercapai. DSLR ngga kebeli sendiri tapi sekarang ada DSLR + Fixed lens yang bisa diakses ketika butuh. Close enough :D

Bikin freebies yang berkualitas banget secara rutin.

Sekarang banyak cocooan gue yang gue share di GitHub.

Bikin WordPress themes yang ke- approve dan didistribusiin lewat WP.org

Alhamdulillah sudah ada satu yang di-approve. Inginnya sih ada 5 sampai 7 lagi lah dalam setahun kedepan. Anyway, dua plugin gue juga alhamdulillah sudah bertengger di WordPress repository: WP-IG dan Memories.

***

Gue perhatikan beberapa goal ngga tercapai, tapi cukup banyak goal tahun lalu yang tercapai. Memang kalau punya goal ideal-nya ditulis sih. Hence, here we go:

The Goals

Beberapa goal gue untuk setahun kedepan:

  • Anak gue lahir secara lancar dan sehat. Udah sekitar empat minggu-an sih kata dokter :D
  • Gue siap untuk jadi role model ayah yang baik. As Adhitya Mulya put it brilliantly: “fakta sudah membuktikan bahwa anak itu menuruti orang tuanya melalui contoh, bukan nasihat“. Kalo gue ingin anak gue baik, gue harus jadi contoh orang baik dulu. Kalo gue ingin anak gue pintar dan belajar secara kontinyu, gue harus jadi orang yang pintar dan belajar secara kontinyu dulu. etc.
  • Gue ingin rutin baca buku. Kebiasaan membaca online sekarang benar-benar ngebabat habis kebiasaan gue ngebaca buku. Gue ingin giat baca buku dan belajar lagi. Gue ingin anak gue nanti juga demikian.
  • Sama seperti goal gue tahun lalu: gue ingin paham, beribadah, dan beragama sesuai dengan contoh yang ditunjukkan Rasulullah, bukan sekedar “katanya-katanya”.
  • Olahraga rutin, minimal tiga minggu sekali. Semua yang kenal gue dan liat gue bilang gue gendutan dan emang bener sih gue gendutan banget. This kinda freaks me out.
  • Sama seperti goal tahun lalu: gue ingin belajar bikin app. Any kind of app.
  • Rutin ngeblog tentang hal-hal teknis di fikrirasy.id.
  • Punya 5 – 7 theme lagi di WordPress Repository.
  • Dana untuk bersalin. Eight more months.
  • Dana setelah bersalin.
  • Dana untuk rumah. Estimasi gue akan makan waktu sekitar 1 – 3 tahun sih.
  • Dana untuk mobil. Setelah tau gue dan istri Insya Allah akan memiliki keturunan, ini mulai masuk ke prioritas juga. Gue cukup sering liat Ayah Ibu yang membawa anaknya yang masih kecil berpergian jauh menggunakan motor and its kinda freakin me out.
  • Achieving work – life balance.
  • Learn to decide that enough is enough.
  • Kerja di theme team Automattic. Masih ada gap skill dan culture yang harus gue isi, but that’s the dream.
  • Contributing to WordPress coreThis, is also the dream.

That’s pretty much some of the goals. 24 years old of me, let’s move forward.

Bismillah.


  1. Mainly hidup di Indonesia dengan biaya hidup Indonesia, tapi bekerja secara remote untuk perusahaan yang biaya hidupnya lebih tinggi dan menggaji dengan standar biaya hidup tersebut 

Sunday, 19 October 2014

Ditching iPhoto And Moving All Photos To Dropbox

When I replaced my ol good MacBook Pro for MacBook Air, I decided to ditch iPhoto due to its bulky storage system1 for a simple folder based organisation that will be synced using Dropbox2.

When doing this, I successfully reduced the size of my photo library from 65 GB (This year iPhoto’s library only) into 9.5 GB (All my photos). Here’s how:

  1. Export your photo from iPhoto to particular directory. I named mine: /To Be Dropboxed/Photo/. To do this I just open the library package and copy + paste the photo. No fancy exporter involved as long as I can keep the exif data of the photos.
  2. Move all the videos into another directory3. I realised that I don’t have time to view all those video, so why bother synced it. Use Automator to automate this process, seriously.
  3. I rarely, even NEVER, print my photos, so why bother having those photos on ridiculously large size? Most of the time, I just enjoyed them on my MacBook / iPhone screen. Hence, I open Automator and resized them all to 2000px width size photo4. That saved ridiculous5 amount of storage.
  4. To save even more storage, I bought JPEGmini and optimise all of my photo size.
  5. Organize my photo into year-month-event-name basis.
  6. Move all of em to Dropbox folder.

Now I have all my photo backup-ed to cloud.


  1. It uses ridiculously amount of storage 

  2. Off-site backup and it’ll be available on my phone using Carousel too. Anyway, hat tip to Sayzlim for his tutorial on this similar topic

  3. I moved it into another directory named /To Be Dropboxed/Video/ 

  4. My MacBook’s screen width is just 1440px. Even if I used retina desktop one day, 1000px width images aren’t that bad 

  5. This would be the last “ridiculous” I used on this post. I kinda obsessed with the use of this word on this topic after knowing the space of my storage I can save all this time LOL