Foto zaman commuting Bandung - Jakarta, 2013

Hello A message for first time reader

Hi, I am Fikri Rasyid1. This is my personal blog which I have maintained since 2008. The content of this blog is mainly categorized into four major themes:

  1. Thought
    My thoughts on things
  2. Experience
    Things I’ve done
  3. Awesomeness
    Stuffs that spark ideas on my mind
  4. WordPress
    My thoughts & experiences around WordPress

If you want more of my writings, I also have other blogs which covers more specific topics:

  1. fikrirasy.id
    My work (coding, design, & WordPress) related blog
  2. idea.fikrirasy.id
    List of random ideas

Happy reading2. I do hope you have a great time here :)


  1. You can get to know me more here

  2. And do some epic conversations about what you’ve read. 

Thursday, 26 February 2015

Still of Colin Firth and Taron Egerton in Kingsman: The Secret Service (2014)

Kingsman’s Eyeglasses Yang terpikir setelah nonton Kingsman

Weekend lalu gue dan istri menyempatkan nonton Kingsman di TSM1. Film-nya sendiri rame dan fun, kurang lebih seperti kombinasi James Bond movie tapi dikemas dalam cita rasa Kick Ass2, tapi yang membuat gue berpikir agak panjang adalah kaca-mata agen Kingsman yang membuat officer di HQ bisa melihat apa yang agen lihat di lapangan.

Ketika apa yang lu lakukan dapat dilihat oleh orang lain setiap waktu, manner / kelakuan seperti apa yang akan lu perlihatkan?

Bukankah itu yang terjadi setiap waktu antara hamba dan Yang Maha Melihat?

Photo by Photo: Jaap Buitendijk – © TM and © 2014 Twentieth Century Fox Film Corporation. All rights reserved. Not for sale or duplication


  1. Akhir-akhir ini kalau mau nonton lebih pilih di TSM: relatif dekat dari rumah, 21-nya ngga terlalu crowded, dan tempat parkirnya luas 

  2. Sebagaimana review-nya Wendy Yd di IMDB 

Tuesday, 24 February 2015

Materialist on WordPress Theme Repository

Materialist – Theme Kedua di WordPress Theme Repository Theme WordPress minimalis dengan cita rasa Material Design

Setelah beberapa pekan proses review, akhirnya Materialist, theme kedua gue, sudah muncul di WordPress theme repository :D

Materialist merupakan theme minimalis yang didesain berdasarkan design language baru Google: Material Design. Pembuatannya merupakan salah satu effort gue membuat setidaknya enam theme untuk di-publish di WordPress theme repository1.

Informasi lebih detail mengenai Materialist dapat dilihat di halaman ini, namun secara garis besar:

  1. Materialist didesain untuk terlihat bagus di berbagai ukuran layar: mobile screen, tablet screen, desktop screen, sun screen *halah*, you name it.
  2. Materialist didesain mengikuti design language dari Material Design.
  3. Materialist ideal untuk blog berjenis “list”. Contohnya: idea.fikrirasy.id
  4. Skema warna Materialist dapat  diganti dengan mudah: Masuk ke Dashboard > AppearanceCustomize lalu pilih warna, dan poof! Materialist akan men-generate skema warna berdasarkan warna pilihan kamu. It just works.
  5. Materialist mendukung plugin Civil Footnotes2 dan modul Infinite Scroll dari Jetpack.

Sekali lagi, untuk detailnya, bisa dilihat dihalaman ini.

Untuk demo-nya, bisa dilihat di materialist.fikrirasy.id.

Jika lu berminat untuk menyegarkan tampilan blog lu dengan tampilan Material Design + warna pilihan lu sendiri, silahkan download dan aktifkan Materialist. Bisa download langsung dari sini atau langsung download dari Dashboard WordPress lu.

Happy blogging!

P.S

  1. Fun fact: gue nge-submit theme kedua gue, Cinnamon, sebulan lebih awal tapi yang live duluan malah Materialist :))
  2. Semua WordPress themes gue bisa dilihat disini.

  1. Here comes the public announcement to push me further 

  2. Untuk menampilkan footnote secara mudah seperti ini 

The Darker, Power Ranger Bootleg WE WANT MORE GIANT ROBOT MOVIE!!!!!

I stumbled upon this goodies: a “darker” Mighty Morphin Power Ranger bootleg, by Adi Shankar. Is there any 90’s kid who don’t like Power Ranger? My favorite scene of the movie, of course at 0:29:

Big giant robot punches another big giant robot.

*AWESOOOOOOME!*

Anyway, I think Hollywood should make more giant robot movie such as Pacific Rim. I recently hear about Power Ranger remake and it made me quite psyched if it is gonna be released this year.

Friday, 20 February 2015

Friday, 13 February 2015

Konsumerisme Dalam Berbagai Perayaan

Gue punya teori, atau lebih tepatnya spekulasi (yang gue akui tidak dan belum memiliki dasar yang ilmiah), mengenai berbagai perayaan yang hari ini kerap dirayakan secara besar-besaran:

Suatu “hari” akan diperingati secara masif jika bisa dijadikan marketing gimmick yang berujung kepada peningkatan revenue: Ujung-ujungnya konsumerisme. Kalau suatu peringatan ngga bisa dijadiin marketing gimmick, ngga akan diperingati dan di blow-up besar-besaran.

Coba ambil satu hari yang dirayakan besar-besaran, lalu pikirkan industri apa yang bisa mengambil keuntungan dari “mempromosikan” hari itu:

  1. Valentine: coklat, pada dasarnya semua industri yang punya hubungan dengan “kasih sayang” dan mau mem-pink-kan1 tampilannya
  2. Tahun baru: kembang api, turisme, dll
  3. Idul Fitri: konveksi, kue, semua industri yang mau meng-integrasikan “bermaaf-maafan” dalam promosinya, dll.

Kalau ngga menguntungkan dalam skala besar, biasanya promosinya ngga besar-besaran. Contoh Idul Adha: yang untung dari Idul Adha pengusaha ternak potong yang notabene (setau gue2 ) ngga ada pemain besar yang meraup untung besarnya. Selain faktor tradisi yang bermain, IMO faktor konsumerisme-kapitalistik3 ini juga mempengaruhi betapa ngga di-blow up-nya perayaan Idul Adha di media di beberapa kawasan seperti Indonesia.

Ini cuman teori-spekulasi gue aja sih. Kalo ada yang bisa melengkapi atau membantah, silahkan.

***

Fun question: berminat jadi bagian dan “diperbudak” konsumerisme tak bertepi? Ini ada lagu yang pas: Belanja Terus Sampai Mati oleh Efek Rumah Kaca.


  1. Ngga pake mambo, duh 

  2. CMIIW tho 

  3. I just made this term up now LOL 

Pamer

Akuilah, kadang-kadang lu (gue pun kemungkinan besar termasuk) nge-post gambar, nge-update location, nge-update status dengan tujuan mau pamer.

“Ini loh gue, naik mobil”1

“Ini loh gue, gaul. Nongkrong di tempat paling hip”

“Ini loh gue, ngabis-ngabisin duit dengan santainya”

“Ini loh gue, lebih keren dari lu”

dll.

Entah emang lu suka pamer atau kadang ada beberapa orang yang lu ngga suka dan lu ingin nunjukin kalau hidup lu lebih baik daripada mereka.

I think we all hate those kind of poser, don’t we?

Self reminder: don’t be that kind of person.

P.S.

Tulisan bagus mengenai topik serupa: Selected best bits.


  1. Padahal yang bayar orang tua