Ada dua hal yang gue ingin garis bawahi: yang pertama tentang budaya ikut-ikutan, yang kedua tentang PKS-nya sendiri.

Tentang ikut-ikutan

Di timeline gue, PKS udah dikomentarin, di-bully, diparodiin dan dijadiin guyonan abis-abisan:.

Terlepas dari si LHI benar atau salah, pertanyaan gue:

  1. Lu masih percaya asas praduga tak bersalah?
  2. Lu masih percaya proses pengadilan atau ngga?

Sejauh yang gue tau sih LHI ini masih berstatus tersangka dan belum terbukti bersalah di pengadilan. Gue coba cari dan ternyata ada juga yang berpendapat kurang lebih senada sih:

Gue pribadi berusaha hati-hati dalam nge-judge sesuatu. Alasannya? CMIIW, tapi gue menangkap kecenderungan di twitter kalo ada satu berita menyebar, mayoritas orang cenderung ikut-ikutan. Liat komentar the-so-called-selebtweet yang nge-RT link akun berita, terus ikutan komentar tanpa baca berita seluruhnya. Setahu gue, bahkan jika elu baca keseluruhan beritanya lu tetep harus hati2 dalam memberikan judgement:

It’s actually a good thing that i learned about triangulation these past months tho.

Tentang PKS

Gue bukan kader PKS. Gue cuman sempat belajar sejarah islam saat nyantri enam tahun dulu, dan coba ngebandingin: Saat “kebudayaan islam” mencapai puncaknya, sejauh yang gue tau, CMIIW, ada masa dimana nyari orang miskin untuk disedekahi itu susah karena orang-orang pada makmur, ada pemimpin yang tidak silau terhadap dunia dan kriminal menyerahkan diri untuk minta diadili. Maka dari itu, sedikit banyak gue menaruh harapan pada PKS yang katanya mengusung nilai-nilai islam ini.

Tapi saat kasus ini menyeruak, gue coba googling berita-berita terkait dan komentar-komentar dari partai terkait dan sejauh ini belum ada statement yang memuaskan. Karena judulnya partai berbasis Islam, ya gue cari referensi paling top mengenai Islam yang mana adalah Rasulullah SAW. Gue pribadi mencari statement yang kurang lebih seperti ini dari pihak PKS sih:

“Bahwasanya dibinasakannya orang-orang yang ada sebelum kalian adalah kerana apabila ada yang mencuri dan ia termasuk golongan orang mulia di kalangan mereka, maka orang tersebut dibiarkan saja (tidak dihukum), sedangkan apabila yang mencuri itu adalah orang yang lemah, maka mereka mengeksekusinya. Demi Allah seandainya Fathimah binti Muhammad mencuri, sungguh akan aku potong tangannya.”
(Muttafaq ‘alaih)

Sayang banget gue belum nemu statement resmi yang bernada seperti itu atau menggunakan hadis tersebut untuk referensi dari pihak PKS.

Wallahualam.

***

Note: jika ada kesalahan dalam referensi hadis-nya, tolong diperbaiki ya. Gue pernah dengar hadisnya dan coba-coba Googling tadi dan nemunya disini. Gue akui pengetahuan keagamaan gue masih cetek banget sih.