Gue masih heran dengan pihak-pihak yang katanya membela “kebebasan berpendapat” tapi mempraktekannya dengan cara yang provokatif. Buat gue kedengarannya seperti ini:

Lu punya tetangga beranak enam dan udah tau beberapa diantaranya mudah tersinggung dan bersenjata, tapi lu tetep aja ngolok2 ibunya (tetangga lu).

Pertanyaan yang muncul di kepala gue:

  1. Ini empatinya dimana sih?
  2. Sesusah itu ya menjaga perasaan dan kehormatan orang lain?
  3. Ngga nemu cara lain yang lebih baik atau kecerdikannya memang mentok di memprovokasi orang lain?