Dari berbagai macam konsep yang dijejalkan di Interstellar1, satu konsep yang paling menarik buat gue itu dilatasi waktu: perbedaan waktu yang dialami oleh observer / pengamat dikarenakan:

  1. Bergerak dengan sangat cepat (Special Relativity). Jika seseorang bergerak dengan kecepatan mendekati atau bahkan melebihi kecepatan cahaya, waktu akan berjalan lebih lambat bagi mereka dibandingkan dengan seseorang yang tinggal di bumi.
  2. Berada di tempat dengan medan gravitasi yang besar (General Relativity). Di Interstellar, kru Endurance yang mendarat di planet Miller (planet pertama yang disinggahi setelah keluar dari wormhole) dan memiliki medan gravitasi yang sangat besar karena posisi-nya yang dekat dengan wormhole, mengalami dilatasi waktu yang sangat signifikan: satu jam mereka berada di planet Miller sama dengan 7 tahun waktu di bumi.

Gue agak familiar dengan konsep dilatasi waktu yang pertama2 namun baru familiar dengan konsep dilatasi waktu yang kedua. Yang terlintas di kepala gue saat mencerna dua konsep dilatasi waktu ini adalah beberapa cerita / film science fiction dan manga yang bisa jadi sangat ngawur dan sangat tepat mendeskripsikan konsep dilatasi waktu. Tolong diingat bahwa gue bukan trained physicist jadi kalo ada yang lebih familiar dengan konsep dilatasi waktu dan asumsi / spekulasi gue ini ternyata salah, silahkan koreksi ya:

  1. Di Star Trek, saat USS Enterprise melaju dengan kecepatan melebihi cahaya menggunakan warp, seharusnya saat kembali mereka mendapati perbedaan waktu yang sangat signifikan ya?
  2. Masih di Star Trek (film tahun 2009-nya), saat pesawat Romulan dan USS Enterprise tembak-tembakan di dekat blackhole3 yang mereka ciptakan dari red matter, hal yang sama seharusnya terjadi.
  3. Basically semua cerita science fiction yang melibatkan perjalanan antar galaksi perlu ditulis ulang dengan pertimbangan dilatasi waktu ini. Iya ngga sih?
  4. Legenda Urashima Tarō4 juga mungkin disebabkan oleh dilatasi waktu ini. Mungkin medan gravitasi di Ryūgū-jō jauh diatas permukaan bumi?
  5. Di Istana dewa yang mengapung di angkasa di Dragon Ball, ada ruang latihan dengan medan gravitasi yang sangat berat dimana satu hari dunia luar sama dengan satu tahun di ruangan tersebut. Akira Toriyama sensei surprisingly get this right.
  6. Ashabul Kahfi yang tertidur salama beratus-ratus tahun di dalam gue, mungkin ada sesuatu yang abnormal dengan medan gravitasi di gua tersebut.
  7. Dalam Al-Qur’an, ada beberapa ayat yang menyebutkan mengenai perbedaan waktu akhirat dan dunia. Yang gue bisa temukan itu ada di Al-Haj:47 dan Sajdah:5 5 . Selama ini gue selalu kepikiran kok bisa, kok bisa, sekarang terdengar sangat makes sense.

Apa yang terlintas di kepala lu begitu Interstellar memperkenalkan konsep dilatasi waktu?

Image credit: @interstellar

Update

  1. 2014/11/23 – It’s wormhole, not blackhole. Thanks to Angesti buat koreksinya. Etapi yang Star Trek itu seinget gue dia bilang blackhole deh. Gue baru sadar itu dua hal yang berbeda dan film hollywood ternyata sering salah nge-refer juga.

  1. Great movie, anyway. Philosophically speaking, one of my favorite after The Matrix Trilogy 

  2. Thanks to Buku Fisika populer yang dulu nyokap belikan pas gue SMP 

  3. Atau wormhole sih? Any trekkie who’s able to clarify this

  4. Gue tau legenda ini karena disebutkan di Doraemon, honestly 

  5. Courtesy of this post