Dari berbagai sumber yang saya baca, dari berbagai kunci kekayaan spektakuler, ada dua kunci kekayaan spektakuler :

  1. Nilai tambah yang luar biasa
  2. Faktor kali yang jumlahnya banyak luar biasa

untuk poin nomer pertama, adalah syarat mutlak bahwa nilai tambah yang diberikan harus luar biasa dahsyat, baru anda bisa kaya spektakuler dari poin nomer satu ini.

Contoh nyata nya adalah trio Steve Chen, Chad Hurley, dan Jawed Karim yang membangun Youtube. dari sebuah ide main main, hingga akhirnya menggurita dan menjadi situs video terlaris di bumi, hingga akhirnya pada Oktober 2006 , Google yang menyadari potensi YouTube membeli situs ini dengan nilai US$ 1,65 Miliar. Sekitar IDR 16,500,000,000,000.- . 16 triliun rupiah.

Berapa item yang dijual Trio Steve Chen, Chad Hurley, dan Jawed Karim? hanya satu item. YouTube . namun karena nilai tambahnya yang luar biasa, nilainya jadi US$ 1,65 Milliar.

Untuk poin kedua, syarat mutlaknya bukan nilai tambah yang luar biasa. Tapi hal yang biasa, namun dipakai oleh jumlah orang yang luar biasa banyak.

contoh nyatanya adalah Indomie. Indomie hanyalah sebuah mie instant. Harganya pun tidak mahal – mahal amat. hanya berkisar di angka seribu rupiah saja. Tapi bayangkan jumlah penduduk indonesia yang mengkonsumsi indomie? dari informasi yang saya dapat di id.wikipedia, konsumsi mi instant perkapita Indonesia adalah 55 bungkus pertahun. kalikan dengan harga indomie asumsi Rp 1000.-/bungkus, kalikan dengan jumlah penduduk indonesia pertahun. kalikan dengan asumsi indomie mendapat bagian pasar 50% saja dari pasar mi instant di indonesia, maka asumsi omset Indomie pertahun adalah =

55 X Rp 1,000 X 200,000,000 X 50% = Rp 5,500,000,000,000.-/tahun, atau

Rp 5,5 Triliun per tahun

asumsikan bahwa pemegang saham indomie mendapat 1 % dari omset indomie, pemegang saham indomie mendapatkan 5,5 Miliar / tahun dari Indomie saja. Meski saya yakin bahwa hitungannya lebih dari ini.

Kita bisa pelajari dari dua kunci ini, bahwa ada dua plihan jika ingin kaya :

  1. Jual sesuatu yang luar biasa ,
  2. atau jual sesuatu yang biasa dalam jumlah yang luar biasa

Maka pantaslah Indomie berjaya. Indomie tidak menjual mi instant yang luar biasa. Mereka menjual mi instant biasa, namun dalam jumlah yang luar biasa.

Bagaimana caranya menjual sesuatu yang biasa dalam jumlah yang luar biasa?

Jumlah cabang / saluran distribusi yang banyak.

Indomie dijual di hampir semua warung, hampir semua minimarket, dan hampir semua supermarket dan hypermarket di Indonesia. Dan semuanya terbentuk dalam pola struktur distribusi seperti ini :

bagan jalur distribusi

——–bersambung———