Acer Aspire One Netbook first impressions by zieak

Acer Aspire One Netbook first impressions by zieak

Netbook: satu kategori dari komputer jinjing (laptop) dengan ukuran lebih mungil dari laptop biasa namun disertai dengan spesifikasi (dan harga) di bawah komputer biasa pula, ditujukan untuk pengguna komputer yang mobile. Istilah Netbook sendiri dipopulerkan oleh ASUS, produsen hardware asal taiwan yang merilis ASUS EEE PC.

Itu tadi definisinya. Sekarang apa yang saya pikirkan mengenai netbook:

Saya rasa semakin hari semakin banyak saja orang yang menggunakan netbook. Pertanyaan emasnya adalah “Mengapa populasi netbook semakin lama semakin banyak saja?”. Pendapat saya mengenai hal ini:

  1. Ringan. Dengan ukurannya yang ringan, membawa-bawa netbook jauh lebih nyaman daripada menjinjing laptop 12 inch yang membuat tas menjadi sangat berat!
  2. Kebutuhan. Dari semua orang yang menggunakan notebook, kebanyakan pasti berada di kelas “office”. Mereka yang kebutuhannya berkisar di antara aplikasi office (Word, Excel, PowerPoint) – data storage – internet. Coba tanyakan mereka-mereka yang memiliki laptop dengan spesifikasi fancy tapi tidak memahami manfaat dari spesifikasi laptopnya, kebutuhan utama mereka akan netbook pasti berkisar antara yang saya sebutkan tadi. Dan netbook merupakan kelas produk yang memenuhi kebutuhan ini.
  3. Harga. Kebanyakan netbook lebih murah daripada notebook. Saya rasa hal ini yang menjadikan netbook sangat “Menarik“.

Namun dengan segala nilai tambah yang membuat populasi netbook berkembang dengan cepat, netbook itu sendiri memiliki nilai minus (untuk sebagian pihak) yang menghambat perkembangannya:

  1. Operating System. Cukup banyak Netbook yang ber-OS-kan linux. Untuk anda yang tidak menyukai “hal yang tidak standar”, hal ini merupakan hal yang kurang menyenangkan.
  2. Ukuran layar dan keyboard. Ukuran netbook yang mini memang menarik hati dan mudah dibawa. Namun hal tersebut berakibat serius pada ukuran keyboard dan tampilan di layar. Jika anda bertangan besar dan bermata plus, netbook merupakan mimpi buruk.
  3. Terbatasnya Resource. Wajarlah, pemangkasan ukuran (dan harga)Β  menyebabkan dipangkasnya sumberdaya netbook. Hal ini menyebabkan netbook sangat tidak cocok untuk “pengguna kelas berat” yang berkebutuhan mengolah grafik, audio dan video.
  4. Kebanyakan Netbook tidak memiliki DVD Drive! Hal ini yang sangat-sangat menyebalkan dari Netbook.

******

Saya pribadi sangat menginginkan netbook. Alasannya: Ide segar yang selalu ingin saya tuangkan selagi tidak berada di dekat PC dan optimasi waktu. Wew, dengan 3 ‘cita-cita’ yang tengah saya ‘bangun’ (fikrirasyid.com di bidang personal development, relationship, life, dll – bloggingly.com di bidang blogging – dan bandungkeun.com di bidang cityguide ), urusan akademis, passion mengekspresikan diri, dan banyak ide, terbayang betapa menariknya memiliki netbook: Menuangkan potensi dimana pun dan kapan pun saya berada. Memanfaatkan waktu jeda secara produktif! πŸ˜€

Well, Itu juga salah satu alasan saya mengikuti Kontes Berpikir Kritis NavinoT yang berhadiahkan Netbook HP Mini Note (semoga menang, amin :D). Hmm… Atau ada reader blog ini yang mau mensponsori saya? πŸ˜‰ This young guy has a ton of idea in mind. πŸ˜›