Cars are good analogies for lots of things.

Dulu gue suka bertanya-tanya kenapa sih ada mobil yang harganya “cuma” 100jt-an sedangkan ada mobil lain dengan jumlah roda yang sama bisa dibandrol berkali-kali lipatnya? Setelah gue bisa nyetir, gue baru nyadar salah satu alasannya: mobil yang relatif mahal, umumnya akan tetap stabil dalam kecepatan tinggi. Mobil biasa agak “goyang” di kecepatan tinggi. Kalau diformulasikan:

Kualitas mobil akan kelihatan / terasa jelas dalam kondisi ekstrim.

Menariknya, kalau dipikir-pikir, formula ini ngga hanya berlaku untuk mobil: kapasitas seseorang, kualitas hubungan, kualitas barang, semuanya akan terlihat dan terasa jelas dalam kondisi ekstrim.

Pertanyaannya sekarang jadi sederhana: bagaimana gue berkelakuan dalam kondisi ekstrim atau penuh tekanan?

Ya itulah “harga” gue. Apakah gue manusia “mahal”, atau manusia biasa-biasa aja.

Kalau sedang jalan 40 km/jam di jalanan lancar sih mobil mahal dan mobil biasa (relatif) ngga ada bedanya.