Manusia belajar nikmatnya air saat kesusahan air.
Manusia belajar nikmatnya makan saat kesulitan makan.
Manusia belajar nikmatnya bekerja saat sulit mencari pekerjaan.
Manusia belajar nikmatnya tidur saat kesulitan tidur.
Manusia belajar nikmatnya cinta saat yang biasa mencintai sudah tiada.
Manusia belajar bersyukur saat nikmat-nikmat yang patut disyukuri diambil kembali.
Manusia belajar betapa berharganya orang-orang sekitar mereka saat orang-orang tersebut telah tiada.

Saat berkelimpahan, kebanyakan manusia gelap mata, dan tidak melihat betapa berharganya yang mereka punya.

Sungguh ironi.