Gue lupa gimana redaksi hadist-nya, tapi seinget gue ada riwayat yang intinya yang membedakan manusia di mata Allah itu ketakwaannya.

Gue sering ngeliat bapak-bapak bawa gerobak lagi mulung sampah. Selintas terlewat pikiran kalo gue lebih berada dan lebih beruntung daripada dia. Tapi kemudian gue ingat, bisa jadi si bapak-bapak ini lebih tinggi ketakwaannya yang mana membuat dia sebenarnya lebih baik daripada gue.

Gue juga sering liat  bapak-bapak lain yang berpergian menggunakan mobil mewah. Aish, sombong kali, dapet duit dari mana dia? Jangan-jangan dari usaha ngga halal lagi. Tapi kemudian gue ingat, bisa jadi si bapak-bapak berduit ini begitu giat menyekolahkan dan merawat anak orang lain menggunakan uang hasil usahanya dia tanpa mengharapkan apa-apa kecuali menjalankan perintah agama.

Ah, pengelihatan dan prasangka ini terkadang menipu memang.