Tips & Pelajaran Dari Mario Teguh Golden Ways Edisi 8 Maret 2009: The Power of Imaginary Regret

Foto Super Mario Teguh Super Club Bandung Chapter di Metro TV untuk pengambilan gambar Golden Ways

Foto Super Mario Teguh Super Club Bandung Chapter di Metro TV untuk pengambilan gambar Golden Ways

Kembali ke review acara Mario Teguh Golden Ways (MTGW). Topiknya kemarin adalah The Power of Imaginary Regret: Kekuatan dari membayangkan penyesalan. Judul topik yang antik y? Saya hadir saat tapping sesi ini kemarin (sempat muncul sekitar 3 – 4 detik lah. Haha), dan banyak yang bertanya mengenai topik ini karena memang “the power of imaginary regret” ini secara bahasa memang agak antik untuk dicerna. :) Terkadang saya sering berfikir, bagaimana Pak Mario menentukan topik yang akan dibawakannya y?

Haha, ya sudahlah. Suatu saat mungkin kita akan menemukan jawabannya. Sekarang beralih ke catatan saya mengenai episode kemarin:

Pointers:

Segmen 1

Penyesalan adalah luka yang memesrakan. Tetapi membayangkan penyesalan yang belum terjadi adalah pendidik yang memesrakan

Kedalaman penyesalan kita ditentukan oleh kelambanan kita bertindak. Bukankah banyak penyesalan dari kelambanan untuk melakukan yang seharusnya kita lakukan saat ia masih mudah untuk dilakukan?

Hanya ada dua macam pribadi di dunia ini:

  1. Pribadi yang mengatakan “untung saya lakukan..”
  2. Pribadi yang mengatakan “seandainya saja saya..”

Siapa yang lebih bahagia?

Jangan merobohkan pagar tanpa mengetahui mengapa pagar itu didirikan.

Segmen 2

Kita semua bekerja keras untuk pulang kerumah

Semua orang yang menyesali kehidupannya ingin mengulangi dua hal ini:
Menikmati saat-saat bahagia dengan keluarga
Mencoba melakukan sesuatu dengan lebih berani

Dia yang semasa muda menjadi budak dari kesenangan, akan menjadi tawanan dari penyesalannya

Segmen 3

Sebuah kesalahan berhenti menjadi kesalahan bila kita menggunakannya untuk menjadikan diri kita pribadi yang lebih baik

Kesalahan yang menjadikan anda lebih baik adalah kebaikan. Kesalahan + Kesungguhan + Fokus yang menjadikannya sebab bagi kebaikan anda adalah kebaikan.

Sebaik – baik tempat berpulang adalah perasaan damai. Semua orang pasti ingin berpulang ke perasaan dama. Pertanyaannya adalah, kenapa harus nanti? Mengapa tidak sekarang? Apa yang anda tunggu?

Segmen 4

Kita tidak mampu merubah yang sudah terjadi. Tapi kita berkuasa penuh untuk apa yang dapat kita lakukan untuk menjadikan apapun yang terjadi sebagai alasan atas upaya terbaik kita

Sesungguhnya kita sedang ditunggu untuk menggunakan apapun yang terjadi sebaga kekuatan bagi upaya-upaya terbaik kita

Pribadi apapun yang mengupayakan kebaikan adalah sudah baru. Siapapun yang menginginkan dirinya menjadi lebih baik sudah menjadi baik. Kebaikan dimulan dari niat untuk menjadi baru, dan kesungguhan dinilai dari niat yang engkau benar-benar lakukan

Konklusi:

Jalan-jalan kebaikan adalah jalan Tuhan. Kita yang berjalan dalam kebaikan sesungguhnya berjalan bersama Tuhan. Maka serahkanlah diri anda untuk berjalan dalam kebaikan, lalu perhatikan apa yang terjadi.

FREE-NOTES

(Catatan atas pertanyaan penonton, apa yang diungkapkan Pak Mario di briefing dan jeda antar segmen)

Anda perlu mempelajari cara bicara yang sombong tapi lucu. Hal itu akan berguna di berbagai kesempatan.

Emosi itu menguatkan tindakan

Keberterimaan atas diri sendiri sudah membuat diri anda menjadi pribadi yang baru. Anda sudah menjadi orang baik tatkala “baru meniatkan” untuk menjadi baik.

Banyak orang yang menjadi lemah justru setelah berhasil

Semua orang itu punya insting untuk pulang ke rumah.  Jika ada orang yang bekerja terlalu keras sampai-sampai tidak ingin pulang ke rumah, pasti ada masalah di rumahnya.

Ada sudut pandang yang berbeda karena ada yang melihat dari posisi yang berbeda

Salah dan Dosa itu berbeda

-Tentang Belajar-

Ada kesalahan yang perlu anda lakukan untuk meningkatkan kualitas diri anda

Belajar itu tidak perlu pandai. Yang penting belajar saja. Ini yang menjadi momok bagi banyak pelajar Indonesia: mereka menjadi takut untuk belajar karena mereka tidak pandai. Padahal belajar saja, tidak perlu menjadi pandai. Lambat laun anda akan mengetahui apa yang belum anda ketahui sebelumnya. Itu dia gunanya belajar.

Segala sesuatu dalam hidup itu ada pegangannya. Terutama hal-hal yang berbahaya karena berguna.

-Tentang Rajin-

Jangan pernah menganalisa kenapa anda malas

Anda tidak perlu menjadi rajin di semua bidang. Rajinlah di satu bidang yang membuat diri anda pribadi yang berkualitas. Anda itu disebut rajin karena rajin di satu bidang saja, bukan semua bidang.

Malas yang arahnya tepat itu menghebatkan.

-Tentang Mengetahui Potensi-

Tips cara mengetahui potensi: Perhatikan hal apa yang membuat orang :

  • Berterima kasih kepada anda
  • Mengatakan “WOW!!” kepada anda
  • Bersedia membayar anda
  • Mengatakan “untung ada anda”
  • Mengatakan “Hanya anda yang bisa..”

Ketika menentukan profesi/pekerjaan, mana yang sebaiknya kita pilih:

  • Pekerjaan yang menghasilkan
  • Pekerjaan yang kita sukai

Pilih pekerjaan yang membuat anda menjadi lebih mencintai diri anda sendiri. Belum tentu melimpah secara finansial, namun jika pekerjaan tersebut membuat diri anda bahagia, bergairah, membaikkan pribadi anda, memiliki visi tentangnya, itu adalah pekerjaan terbaik untuk anda :)

-Tentang Nasihat-

Petuah bijak dalam memeberikan nasihat: Jangan berikan nasihat yang tidak diminta. Namun terkadang ada yang membutuhkan nasihat namun tidak bisa mengutarakannya. Perhatikan saja paras wajahnya, gerak-gerik tubuhnya, kegelisahannya. Jika mereka memang membutuhkan nasihat, nasihatilah.

Tips Memberi nasihat: Berbuat lah sesuatu yang baik yang lalu menghasilkan. Dengan harapan orang yang tidak baik tertarik kepada hasil yang anda hasilkan dan juga tergerak untuk melakukan kebaikan yang anda lakukan.

- Tentang Pergaulan-

Ada dua jenis sahabat:

  1. Mereka yang ketika kita temui membuat kita mengatakan “Wow, anda hebat sekali!”
  2. Mereka yang ketika kita temui membuat kita mengatakan “Wah, kalau begitu saya juga bisa hanya saja saya belum melakuakannya?”

Bergaulah dengan orang yang menjadikan anda memahami kehebatan anda.
***
That’s the point. Saya agak merubah gaya penulisan saya dibandingkan dengan edisi yang lalu-lalu. Menurut anda, lebih baik yang mana? Izinkan saya mengetahui pendapat anda :)

Overall, untuk sahabat Indonesia yang super, selamat hari senin dan semoga pekan ini menjadi pekan terbaik dalam hidup anda :)

6 thoughts on “Tips & Pelajaran Dari Mario Teguh Golden Ways Edisi 8 Maret 2009: The Power of Imaginary Regret

  1. gelar

    GREAT BROW,,

    five years and four months ago March 09, 2009
  2. Pak Fikri yang baik,

    Atas nama Ibu Linna dan Pak Mario Teguh, dan segenap rekan-rekan MTSC kami menyampaikan terima kasih atas kesediaan baik Bapak untuk menjadi Super Audience di program MTGW Taping dan Live terakhir.

    Kami mohon Bapak tetap berkenan untuk menjadi sahabat baik bagi Ibu Linna, Pak Mario, dan semua Super Members di MTSC. Atau, apakah Bapak sudah Super Member di MTSuperClub?

    Terima kasih dan salam super,

    Kiara Dewi
    MTSC Moderator

    http://facebook.marioteguh.asia

    five years and four months ago March 09, 2009
    • Sama-sama Bu Dewi. :)

      Saya belum menjadi Super Member MTSC. Kakak saya (Sany) yang sudah :) Sebenarnya saya masih bingung juga, bagaimana caranya agar menjadi member? :)

      five years and four months ago March 09, 2009
  3. wah…
    akhirx nemuin situs anak gangga..
    fikri, lo knl gw gakx..(ank bskt, hehe..)
    bagus situsx, ngefans mario teguh nich kykx..
    good luck dech!!!

    five years and four months ago March 10, 2009
    • Fikri Rasyid

      Haha, akhirnya ketemu juga di blogosphere. Banyak juga kok temen2 yang punya blog. Di search aja. Weits, tau dong mam. Umam gitu loh, siapa yang ngga kenal? ;)

      Yep, Mario’s admirer nih :)

      Thnx!

      five years and four months ago March 10, 2009
  4. farouk afero

    bapak mario yang terhormat..saya sangat kagum dengan apa yang telah sisajikan dalam edisi seblumnya..terimah kasih semua membuat dan menjadi motipator dalam kehidupan saya..

    four years and seven months ago December 15, 2009

Comment is closed.

Contact us if you have something important to say about this topic.