The Great Debaters : Review Singkat dan Quotation

Written by Fikri Rasyid on January 9, 2009 filed under Quote, Review and tagged with , , , ,

The Great Debaters, by The Christ Draft Family

The Great Debaters, by The Christ Draft Family

Beberapa saat lalu, saya menonton satu film bagus yang diangkat dari kisah nyata : The Great Debaters. Worth To Watch. Film ini bersetting sekitar tahun 1930-an, dimana rasisme masih sangat terasa di amerika. Berkisah mengenai sebuah tim debat di satu college pelajar Negro yang mencoba “menunjukan eksistensinya”. Dari satu tim debat dari sekolah negro yang tidak dikenal, hingga melawan tim debat juara nasional dari Harvard. Cool.

Scene debatnya juga asik. Side story nya juga menarik. dan satu lagi, scene ketika tim debat tersebut sedang latihan, ada quotation yang sangat “keren” :

Who is the judge?

The judge is God.

Why is he God?

Because he decides who wins or loses. Not my opponeent.

Who is your opponent?

He does not exist.

Why does he not exist?

Because he is a mere dissenting voice of the truth I speak!

See? ;)

About The Author

Fikri Rasyid - I speak HTML + CSS + jQuery, breath in world wide WordPress-land and currently pursuing my bachelor degree majoring English Education at Indonesia University of Education. Google my name for more information about me.

Subscribe Through Email - Powered by Feedburner

Ketikkan alamat email kamu dan tekan tombol subscribe. Kapanpun saya mempublikasikan tulisan disini, tulisan tersebut akan terkirim ke alamat email kamu.

3 Responses for This Thought

  1. byakugie

    10 January 2009

    wah, ini dia yang kuring cari ..
    dulu mau nonton, eh malah lupa judulnya apa..
    di kota kembang ada gak ? :D

    • F

      10 January 2009

      Hoho, akhirnya ketemu juga yak judulnya? :D hikmahnya jadi blogwalker (profesi baru lagi. haha) tuh :P

      gue beli di dipati ukur sih. Kalo di kota kembang kurang tau juga deh :P

  2. nurali

    09 June 2009

    makasih mas, pengetahuan tamabahan buat saya, semoga bermanfaat!

The comment is closed

Untuk mencegah spamming dan komentar yang tidak relevan, area komentar untuk tulisan yang dipublikasikan lebih dari 30 hari saya tutup. Jika ada yang ingin kamu sampaikan berkenaan dengan tulisan ini, silahkan sampaikan melalui twitter atau facebook.