Tentang Membaca: Hal Yang Membedakan Kapasitas Intelektual Seseorang

Written by Fikri Rasyid on October 28, 2009 filed under Analisa, Pengembangan Diri and tagged with ,

reading-actual

Jika tengah berada di lingkungan akademis, saya sering bertanya-tanya: apa yang membuat si A mampu menjawab pertanyaan dengan mudah sementara si B terdiam tanpa suara? Apa yang membuat si Y memiliki IPK 4 sementara si X nasib satu koma?

Memang ada banyak faktor. Namun jika kita pikirkan baik-baik, sebenarnya jawabannya sederhana saja.

Otak manusia itu seperti spons. Dia menyerap apa yang dimasukkan kepadanya.
anonim

Kita adalah apa yang kita makan. Physically, mentally, and intelectually. Mari kita analisa:

Apa yang membedakan seseorang pintar (secara intelektual) dan seseorang yang tidak pintar?
Isi otaknya.

Bagaimana mereka mengisi otaknya?
Dengan memasukan informasi yang berguna ke-otaknya. Dengan memberi input yang berguna. Dengan membaca.

Seorang professor menjadi professor karena dia mengetahui dan menguasai pengetahuan yang dibutuhkan sebagai professor. Sang professor memiliki dan menguasai pengetahuan yang dibutuhkan sebagai professor karena dia telah membaca semua yang seorang professor perlu ketahui.

Kesimpulannya: membaca adalah mata rantai pertama menuju kecerdasan.

Pertanyaannya: apa yang terjadi jika rantai pertama tersebut diputuskan? Apa yang terjadi ketika seseorang berhenti membaca?

Memang ada banyak cara untuk mengisi pikiran anda dengan pengetahuan, tapi tidak bisa dipungkiri bahwa membaca adalah salah satu metode yang paling efisien dalam mendistribusikan informasi secara efisien.

Tidak perlu penelitan canggih untuk membuktikannya. Cari saja orang yang anda anggap pintar dan perhatikan apa saja yang telah dia baca.

Apa saja yang telah dia baca.

Entah dari internet, buku, jurnal ilmiah, ataupun majalah.

*****

Akhir kata, izinkan saya mengutip terjemahan yang diyakini merupakan ayat pertama yang diturunkan dalam agama islam:

Bacalah! Dengan (menyebut) nama Tuhan-mu Yang menciptakan.
Q.S. Al-Alaq: 1

Sesuatu yang didahulukan pastilah hal yang penting bukan?

About The Author

Fikri Rasyid - I speak HTML + CSS + jQuery, breath in world wide WordPress-land and currently pursuing my bachelor degree majoring English Education at Indonesia University of Education. Google my name for more information about me.

24 Responses for This Thought

  1. Hangga Nuarta

    28 October 2009

    Ya setuju. Saya nyaris selalu gagal kalau sebelum ulangan saya tidak membaca (dan berlatih)… :D

  2. zam.web.id

    01 November 2009

    subhanallah, suka dengan quote di akhir postingan ini

  3. fajarfaqih

    02 November 2009

    fik, saya sangat suka dengan cara kamu menganalisis. tidak banyak kesana kemari, namun tepat ke tujuan.

  4. fajarfaqih

    02 November 2009

    berkomentar tentang perihal membaca, benar bahwa membaca merupakan hal penting yang menjadi penentu kapasitas otak seseorang. Namun disamping itu kita kurang dianjurkan jika hanya membaca dan membaca. Ssekali kita harus mencari ilmu – pengetahuan – pengalaman lain, dengan cara lain.

    Banyak caranya, bisa lewat mendengar, itu pun bisa bercabang, bisa dengan mendengarkan ceramah, pidato, bahkan musik. banyak yang lain ;)

  5. Fikri Rasyid

    07 November 2009

    @Hangga Nuarta
    Haha, yaiyalah. Kalau ujian tidak baca bagaimana mau tahu? :D

    @Bang Zam
    Itu juga saya tidak berencana menuliskannya. Saat sudah hampir mencapai akhir tulisan, tiba2 kepikiran saja. semacam enlightment begitu?

    @Kang Fajar
    Waw, thanks kang :)
    Hmm.. memang ada banyak sekali cara untuk itu, tapi salah satu yang paling konvensional dan ‘akademis’ ya membaca kan? ;)

    Saya pribadi meyakini kalau diskusi dengan orang yang lebih berilmu lebih efisien daripada membaca. Hanya terpaut masalah waktu dan kesempatan sih :)

  6. brick

    02 December 2009

    waaah.. saya jadi minder nih baca semua tulisan disini.. orang hebat semua disini..
    apalah daya, percaya diri mudah lemah, alhasil minder pun tiba..

  7. petrus irianto

    07 December 2009

    bagus lho untuk motivasi

  8. ragil

    30 January 2010

    bagus emang membaca lebih baik sekalian praktek jangan lupa….

  9. Gerfas

    31 January 2010

    mantep bgt gan, apalagi endingnya,…
    :bd

    • Fikri Rasyid

      04 February 2010

      thanks gan :D

  10. aresave

    02 February 2010

    Penjabaran dari membaca bukan hanya kontekstual ( membaca buku saja ) tapi unsur membaca kondisi lingkungan itu perlu.

    • Fikri Rasyid

      04 February 2010

      yap, yang dibaca itu tidak selalu berbentuk teks :)

  11. Khilal

    02 February 2010

    Sip, bener bgt,,,
    Membaca emang diperluin u/ “ngisi” otak kita supaya lebih tajam. Tapi yang lebih penting (mnurut gw yapz) adalah PEMAHAMAN dari apa yg kita baca,, tingkat pmahaman orang jg beda2,, yang penting “keep reading, keep learning”,,,

    • Fikri Rasyid

      04 February 2010

      kalau tidak baca, bagaimana mau paham? ;)

      mulai dari membaca. FYI, yang dibaca itu tidak selalu berbentuk teks tertulis kan?

  12. liza

    03 February 2010

    benar sekali fikri dan sering sekali saya malas membaca. terkadang buku menjadi obat tidur yang paling mujarab
    huh

    • Fikri Rasyid

      04 February 2010

      haha, tergantung bukunya buku apa sih ;)

  13. josh

    12 February 2010

    I enjoy reading your articles….(halah….) sok bahasa Inggris :)

    Makasih boeat sharringnya Mas Fikri, cuman kalo saya bukan bergantung pada buku yang saya baca melainkan mata saya.
    kalo ngantuk yach… saya tidur

    • Fikri Rasyid

      20 February 2010

      wow, thanks! :D nice to hear that :)

      kalau ngantuk ya tidur.. kalau wawasan ingin bertambah ya baca :)

  14. hana tsurayya

    16 February 2010

    manstaplah tulisanyo

    • Fikri Rasyid

      20 February 2010

      trims ;)

  15. januar wibowo

    19 February 2010

    semua tergantung bagaimana kita merespon nya…mulai lah dari sekarang…mulai lah dari hal-hal yang kecil…

    • Fikri Rasyid

      20 February 2010

      bagaimana contoh respons yang baik? ;)

  16. Name

    19 February 2010

    memang betul kemarin Q tak bisa dgn baca informasi lebih bisa

  17. saleh

    18 March 2010

    Saya stju dengn membaca,karena sebagian yang di lakukan manusia berawal dari Luar tubuh mereka,tentu salah satunya dengan membaca,yg tentunya berkaitn dengn daya serap otak dan kebutuhn Materi masing2,jika lupa Ya di baca lagi.

The comment is closed

Untuk mencegah spamming dan komentar yang tidak relevan, area komentar untuk tulisan yang dipublikasikan lebih dari 30 hari saya tutup. Jika ada yang ingin kamu sampaikan berkenaan dengan tulisan ini, silahkan sampaikan melalui twitter atau facebook.