Tentang Kecerdasan: Bagaimana Kita Disebut Pintar

Written by Fikri Rasyid on October 25, 2009 filed under Analisa, Pengembangan Diri and tagged with , ,

smarter-than-you - actual

Bagaimana seseorang bisa dilabeli “lebih pintar” dari yang lain? Jawabannya sederhana: melebihi rata-rata.

Terkadang kita sukar memberi nilai pada sesuatu. Sesuatu menjadi lebih jelas saat dikontraskan, saat ada pembanding. Ketika seorang guru bertanya kepada seisi kelas tentang sesuatu yang akan dibahas di kelas hari itu dan ternyata ada seorang murid saja yang mampu menjawabnya, secara tidak sadar murid tersebut dilabeli “lebih pintar” oleh seisi kelas karena mengetahui yang seisi kelas tidak ketahui.


Ketika seorang mahasiswa S1 mampu menyelesaikan karya tulis selevel Professor, mahasiswa tersebut luar biasa. Padahal untuk kelas Professor, karya tulis seperti itu biasa saja.

Ketika seorang pelajar SD mampu menyelesaikan soal untuk pelajar SMP, dia dilabeli pintar. Padahal, untuk pelajar SMP, soal tersebut biasa saja.

Ketika seseorang pemuda berusia 19 tahun mampu bersikap, berbicara dan memecahkan masalah seperti pemimpin perusahaan berusia 35 tahun, pemuda tersebut dilabeli hebat. Padahal untuk kelas pemimpin perusahaan berusia 35 tahun, hal seperti itu biasa saja.

Ketika anda datang kekelas setelah membaca materi untuk hari itu sementara pelajar yang lain tidak membacanya sehingga anda mampu menjawab pertanyaan dari materi untuk hari tersebut dengan gemilang, anda dicap “lebih dari yang lain”.

Get what i mean? Ada rata-rata, ada diatas rata-rata. Ketika kita berada diatas rata-rata, entah mengetahui satu kata lebih banyak dari yang lain atau berkemampuan jauh diatas yang lain, anda disebut pintar atau “lebih”.

Jika kita ingin menjadi pintar, ini dia pertanyaannya: sudahkan kita melakukan lebih dari yang lain? Sudahkah kita membaca yang orang lain belum baca?

About The Author

Fikri Rasyid - I speak HTML + CSS + jQuery, breath in world wide WordPress-land and currently pursuing my bachelor degree majoring English Education at Indonesia University of Education. Google my name for more information about me.

Subscribe Through Email - Powered by Feedburner

Ketikkan alamat email kamu dan tekan tombol subscribe. Kapanpun saya mempublikasikan tulisan disini, tulisan tersebut akan terkirim ke alamat email kamu.

13 Responses for This Thought

  1. rudy azhar

    27 October 2009

    manstap Mas tulisannya…. Jadi intinya itu lebih dari rata-rata mereka yang selevel ya???

  2. Dirman

    02 November 2009

    Assalam… Wr wb
    makasi atas tulisannya mas
    insya Allah sgt brguna buat sy
    sy org yg mmbthkn byk masukan dan blog yg Mas buat sgt brguna bgi sy

  3. iman santoso

    15 November 2009

    maju selangkah maka anda akan sukses

  4. Ajooy

    28 November 2009

    He..he..he lucu gambarnya emacs is smarter than you. Btw, emacs yang bikinan richard stallman emang hebat. But, i prefer vim… :p

  5. petrus irianto

    07 December 2009

    salam super,acara bapak memotivasi saya dalam menjalankan bisnis saya….makasih pak mario teguh

  6. d...

    01 January 2010

    itu hal ‘yang saya mungkin sudah tahu sejak dari dulu…’ tapi seakan tersadarkan kembali karena sudah terlupa akan hal itu,, complicated memang… terima kasih sudah menumbuhkan semngat lagi,,,

  7. Siddiq Basid

    19 February 2010

    intinya……go ahead (iklan rokok)…..

    *tapi saya bukan perokok + benci rokok*

    • Fikri Rasyid

      20 February 2010

      maksudnya? bisa lebih diperjelas lagi dengan apa yang anda maksud dengan “go ahead”? ;)

  8. FAsyatu LAila

    08 March 2010

    aku bener-bener seneng bgt liat+baca2 blog u ini……

    thank ya….
    rasanya inspirasi2 q ke charge lagi….

    • Fikri Rasyid

      09 March 2010

      Trims. senang apa yang saya tulis disini bermanfaat untuk anda :)

  9. saleh

    18 March 2010

    jika pertanyaanya,Sudhkah kita melakukn lebih dari yg lain?Sudahkh kita membaca yg orang lain blm baca?
    Jawabn saya Belum,
    dan komentar saya..Paling mereka sdh menjawb apa yg di pertanyakn dgn benar,lain halnya ketika di atas rata2,msh ada rata2.Itu cuma Proses.

  10. ruzqi_uqiaresma

    09 April 2010

    bagaimana caranya kita bisa mengetahui apa yang orang belum pelajari atau belum orang lain baca…

    • Fikri Rasyid

      12 April 2010

      ya kita harus baca lebih banyak dari orang lain dong :)

The comment is closed

Untuk mencegah spamming dan komentar yang tidak relevan, area komentar untuk tulisan yang dipublikasikan lebih dari 30 hari saya tutup. Jika ada yang ingin kamu sampaikan berkenaan dengan tulisan ini, silahkan sampaikan melalui twitter atau facebook.