Posts tagged with Waktu :

Tidak Terasa

Written by Fikri Rasyid on May 14, 2011 filed under Personal and tagged with ,

Rasanya baru kemarin saya ngobrol-ngobrol dengan teman sekelas di perjalanan pulang menuju asrama. Topik pembicaraannya: apa yang akan kita lakukan saat kita kuliah nanti.

Sekarang tahu-tahu sudah kuliah semester enam saja. Teman saya malah sudah ada yang sarjana.

Rasanya baru kemarin saya ngebecandain teman kampus dengan bilang “liat aja ntar pas gue di-interview di radio!” (saya bercanda seperti itu karena teman saya ini penyiar).

Tahu-tahu kemarin saya diundang untuk di program pro 2 RRI sebagai narasumber.

Rasanya baru kemarin saya menerima job untuk membuat WordPress theme. Saya ingat: waktu itu tahun 2009, menggunakan laptop ibu saya.

Tahu-tahu sekarang klien yang sama sudah memberi project lagi untuk yang ketiga kalinya. Hampir setiap tahun beliau me-redesain situsnya.

Time flies. Hidup itu tidak terasa ya*? Cepat sekali, serasa mempermainkan kita yang tidak berusaha memaknainya.

Being the richest man in the cemetery doesn’t matter to me … Going to bed at night saying we’ve done something wonderful… that’s what matters to me.

Steve Jobs on the success of Bill Gates and Microsoft, as quoted in The Wall Street Journal (Summer 1993)

Menurut kamu?

*Seriously, coba ingat kembali apa yang terjadi 1 – 5 tahun lalu. Apa kamu ingat secara persis apa yang kamu rasakan saat itu?

Keutamaan Waktu Subuh

Written by Fikri Rasyid on August 24, 2010 filed under Islam and tagged with , , , , ,

Baru selang tiga hari saya sudah liqo lagi. Dan kali ini rocking sekali karena diadakannya setelah shalat subuh. Haha, untung diselenggarakannya di masjid dekat rumah saya :p Kesannya satu: belajar “bersama” atau berdiskusi setelah shalat subuh itu enak sekali. Awalnya memang mengantuk, tapi kalau “waktu kritis”nya sudah lewat, jadi segar :)

Topik liqo hari ini mengenai shalat subuh. Seingat saya pernah dibahas dan saya tulis di blog ini, tapi sekedar mengingatkan akan saya tulis lagi sekarang. Seperti biasa saya juga livetweet dari akun twitter saya menggunakan hashtag #liqo. Well, saya rasa ada baiknya juga anda follow saya di twitter ;)

Tentang ujian

Pada dasarnya, hidup adalah ujian. Setiap episode kehidupan, baik senang ataupun susah adalah ujian. Parameter ujian itu, hanya dua: mendekatkan / menjauhkan diri dari Allah.

Tentang shalat subuh

Shalat juga merupakan ujian. Berdasarkan hadis, shalat yang paling berat adalah shalat isya dan subuh. Bahkan berdasarkan beberapa hadis, bahkan Rasul menggunakan kehadiran sahabat dalam shalat subuh berjamaah di masjid sebagai indikator keimanan dan menentukan apakah seorang sahabat munafik atau tidak karena shalat subuh merupakan shalat yang paling berat bagi seorang munafik.

Anyway, untuk poin-poin mengenai hadis ini, ada yang tahu teks hadisnya? Untuk cross-check saja :)

Ohya, saya juga jadi belajar hal baru: batas waktu shalat isya itu hingga tengah malam, bukan waktu subuh.

Ada beberapa pendapat yang mengutarakan bahwa umat islam baru “berbahaya” jika jama’ah shalat subuh sudah sebanyak jama’at shalat jum’at. Sebelum titik itu tercapai, umat islam tidak ada apa-apanya.

Tentang umat islam

Beberapa prediksi misionaris eropa: tanpa peperangan pun, umat islam akan mendominasi dunia karena rasio kelahiran. Rasio kelahiran di negara-negara maju hari ini menurun dengan sangat drastis sementara rasio kelahiran umat islam cenderung stabil atau bahkan naik. Tutor saya sempat bercerita kalau Rasul menyunahkan untuk memiliki banyak anak, tapi saya belum pernah dengar hadisnya. Ada yang tahu?

Yap, itu dia poin-poin yang didiskusikan pada Liqo hari ini. Tidak semua saya tulis karena obrolannya agak melebar ke berbagai diskusi seperti emas, ekonomi syariah, dan lain-lain. Mungkin akan saya bahas di tulisan lain. Untuk mengetahui lebih detail bisa follow saya di @fikrirasyid :D

Yak, belajar hal baru sepagi ini. Apa yang sudah anda pelajari hari ini?

P.S.

Agak sulit memang kalau mau maju sendiri. Lebih mudah kalau punya mentor n lingkaran sosial yang memiliki minat yang sama.

Tentang Waktu: Mata Uang Yang Sebenarnya

Written by Fikri Rasyid on December 6, 2009 filed under Analisa, Islam, Pengembangan Diri and tagged with , ,

time-actual

Waktu adalah mata uang yang sebenarnya. Untuk membayar sebuah produk/jasa kita harus mengeluarkan dana dalam nilai tertentu. Untuk mendapatkan dana tersebut, kita perlu bekerja sesuai dengan keahlian kita dalam tenggat waktu tertentu. Untuk mendapatkan keahlian yang dapat kita gunakan untuk mendapatkan sejumlah dana, kita perlu melatih keahlian tersebut. Untuk melatih keahlian tersebut, kita membutuhkan waktu.

Waktu.

Read More