Posts tagged with Sikap :

kenapa harus sombong dan minder?

Written by Fikri Rasyid on August 14, 2008 filed under Analisa, Pengembangan Diri and tagged with

kenapa harus sombong? apa yang bisa di sombongkan?

wajah rupawan? wajahpun pemberian Tuhan. bukan kita yang buat. setampan atau secantik apapun manusia, tetap wajah tersebut bukan buatannya. Buatan-Nya, iya.

kecerdasan? ilmu yang membuat kita diakui cerdas pun bukan kita yang membuatnya. hanya kumpulan informasi kolektif yang ditemukan oleh pendahulu. kita hanya menampung saja.

kekayaan? kekayaan pun bukan kita yang ciptakan. itu hanya titipan saja.

bakat? bakatpun bukan kita yang ciptakan. itu di berikan

lalu, kenapa harus minder?

minderpun hanya kondisi dimana kita tidak yakin dengan apa yang kita miliki jika di bandingkan dengan apa yang orang lain miliki.

wajah rupawan? wajah mu dan wajahnya pun sama – sama tidak kalian buat sendiri. semua wajah kita pemberian-Nya

kecerdasan? ilmu yang sama2 di terima pun didapat dari orang lain.

kekayaan? kekayaanpun hanya titipan

bakat? bakat pun pemberian Tuhan. manusia tidak menciptakan bakatnya sendiri. masing2 manusia diberikan bakat, lalu manusia yang mensyukuri pemberian-Nya mengasah bakat tersebut.

konklusinya? semua manusia sama. Keyakinan lah yang membedakan.

menyikapi masalah

Written by Fikri Rasyid on August 3, 2008 filed under Pengembangan Diri, Personal and tagged with

saat ini, kebetulan saya sedang diuji oleh Yang Maha Penyayang dengan sebuah masalah : varisela-zoster yang singgah di tangan kiri saya. Varisela zoster merupakan virus penyebab penyakit herpes, sebuah penyakit yang menyerang saraf tepi. Rasanya? wow. Cukuplah untuk menguji ketahanan tubuh anda. Bagian tubuh yang terserang akan terasa pedih, rasa tertusuk hingga ke tulang, tubuh
panas dingin terasa nyeri juga letih. saya jadi paham, betapa kesehatan merupakan berkah yang tak ternilai.

Kabar baiknya adalah : dari informasi yang saya dapatkan di blog ini, belum ditemukan obat yang bisa mematikan virus yang satu ini. yang bisa mengatasinya hanya sistem imun tubuh anda sendiri. Good News. mungkein ini arahan dari Allah agar saya beristirahat dan mengkonsumsi lebih banyak lagi makanan bergizi.

:)

Bersyukurnya saya, saya dapat menyikapi hal ini dengan biasa saja. Tidak tertekan. Tidak mengeluh. Semua rasanya enak – enak saja. Mungkin karena perspektf yang satu ini. perspektif yang sangat sukses memasuki alam bawah sadar saya. diberikan oleh pembimbing saya beberapa bulan yang lalu. Perspektif yang merubah sudut pandang saya mengenai cobaan. ini dia :

Satu hal yang pasti dialami oleh setiap makhluk yang bernyawa: MASALAH. tidak perduli apa status sosial anda, apa pekerjaan anda, apa bisnis yang sedang anda kerjakan, apa agama anda atau berapa usia anda, setiap dari yang memiliki nyawa pasti mengalami yang namanya masalah. poin pentingnya adala, kenapa Tuhan memberi kita masalah : disinilah bukti Ke-Maha pintaran Tuhan dalam mendisain sistem kehidupan. Masalah itu memiliki beberapa fungsi. Salah satu fungsinya adalah, menaikan kapasitas atau kemampuan manusia. ketika kita mendapati masalah yang datang mendatangi kita semakin sulit, berarti kita sedang diuji. Jika kita mampu mengatasi masaah tersebut dengan baik, berarti kapasitas atau kemampuan diri kita naik. Jika gagal, berarti kemampuan diri kita belum naik.

sederhananya begini : ujian yang ita alami ketika kita ujian naik kelas dari SD kelas 5 ke sd kelas 6. pastilah soal ujian tersebut lebih sulit dapi pada soal ujian kenaikan kelas dari SD kelas 4 ke SD kelas 5. jika Soal ujian kenaikan ke kelas 6 tersebut kita selesaikan dengan baik, kemampuan, kpasitas dan level kita naik. ke SD kelas 6. Jika kita belum berhasil menyelesaikan soal tersebut dengan baik, kita tinggal kelas. level dan kapasitas kita belum naik.

Sama adanya dengan masalah yang selalu mendatangi kita. Jika kita mendapati diri kita dalam suatu masalah pelik yang belum pernah kita alami sebelumnya, berbahagialah. kita sedang dalam proses penaikan kapasitas.

Masalah yang satu ini juga belum pernah saya hadapi sebelumnya nih. :D

P.S : oya, jika anda sedang diuji dengan herpes juga, silahkan kunjungi blog ini. ada informasi yang sangat berguna untuk anda.

Lupa. petaka atau anugerah?

Written by Fikri Rasyid on July 15, 2008 filed under Pengembangan Diri, Personal and tagged with ,

Phew. kejadian beruntun yang menimpa saya akhir – akhir ini :

Lupa.

Kelupaan yang pertama, saya lupa password cpanel server hostingan saya yang lain. omg, padahal server itu lumayan untuk eksperimen.

Kelupaan yang kedua, password account bloglines saya. Haduh, belum bisa baca RSS blog favorit saya lagi nih. Saya always sign in ke bloglines, jadinya tidak teringat akan password accountnya.
Hmm, petaka atau anugerah? saya jadi teringat akan kebiasaan pertamanya 7 habit of highly effective people. Orang yang efektif, pro aktif, bukan reaktif. Orang yang efektif menentukan responsnya sendiri atas kejadian yang dialaminya, bukan disetir oleh kejadian yang dialaminya.

Saya jadi berfikir, secanggih apapun otak manusia, pasti ada batasnya. entah itu 1000 TB, atau 100000000 TB, pasti ada batasnya. terbayang jika jutaan informasi yang masuk setiap harinya, selalu di save oleh otak kita. PC yang selalu di inputkan data hingga Harddisknya penuh, pasti hang. Hmm.. saya rasa demikian pun otak manusia. Meskipun dalam beberapa kasus, ada pengecualian.

Jadi? saya rasa lupa adalah sebuah anugrah. Suatu fitur yang dianugrahkan oleh Allah ke sistem otak kita. Semacam fasilitas auto delete seperti di PC. Menghapus file yang jarang diakses oleh otak kita. menjada agar space kosong memory yang ada diotak kita selalu ideal.

Terbayang jika manusia tidak mampu lupa. Jika manusia mengalami sesuatu yang buruk ( dan saya yakin setiap manusia memiliki kenangan buruk :) ) maka manusia tersebut akan selalu mengenang kenangan buruk tersebut. Dan diikuti kengangan buruk tidak menyenangakan kan?;)

verall, kejadian ini ada hikmahnya juga. Kesempatan untuk menjajal RSS reader kepunyaan mbah google mungkin?;) atau ide menarik tentang software personal data manager dalam flasdisk untuk membantu orang mengelola kumpulan passwordnya?

:)

berfikir sederhana, make it simple

Written by Fikri Rasyid on July 14, 2008 filed under Pengembangan Diri, Personal and tagged with ,

Kemarin saya mengupload salah satu situs yang saya taruh di server sini. saya buat subdomain, etc etc.

Namun ada sedikti masalah, ternyata beberapa halaman yang menggunakan querystring sebagai parameter tidak bisa berjalan dengan baik. Saya pikir – pikir, apakah settingan .htaccess wordpress untuk permalink di blog ini mempengaruhi settingan situs yang saya letakkan di subdomain situs ini? 3 jam saya berputar – putar mencari jawabannya dengan bantuan search om google, sampai minta tolong ke CS idwebhost. nihil. hingga akhirnya seorang teman yang oke punya online via YM, chit chat, sedikit pusing dengan penjelasan saya, lalu dia mellihat masalahnya.

Teranyata masalahnya case sensitive! file target listKategori.php, sedangkan linknya saya buat listkategori.php .
Woooww.. 3 jam saya dibuat berputar – putar oleh masalah yang saya pikir sangat ‘berat’ , ternyata problem sebenarnya adalah hal – hal sederhana seperti case sensitive.

Pelajaran hari ini : berfikirlah sederhana. make it simple. seringkali yang membesarkan suatu masalah adalah kita sendiri.

:)

manusia diciptakan berpasang – pasangan

Written by Fikri Rasyid on July 5, 2008 filed under Pengembangan Diri and tagged with , , ,

ini hasil analisa dan opini pribadi saja. namun hasil obrolan dengan ibunda saya dan beberapa teori yang sedang hangat berkembang seperti law of attraction dan sebagainya mendukung ini juga kok.
Jadi begini. saya sempat mengamati beberapa kenalan, saudara, dan teman – teman saya yang sudah menikah. Dan ternyata saya menarik satu kesimpulan sederhana :

ternyata, hukum ketertarikan juga bekerja disini. Manusia cenderung akan menarik manusia yang sejenis dengannya untuk berpasangan.

Phew. jika anda menemukan sepasang suami dan istri, perhatikanlah. pasti perasaan yang anda akan rasakan tentang keduanya relatif sama. pasti anda akan menemukan kesamaan karakter. jika suaminya tegas-patah-patah, istrinya pun begitu. Suaminya santun, istrinya pun begitu. suaminya kacau, istrinya pun begitu.

Meskipun tidak semua pasangan memiliki kecenderungan memiliki karakter yang sama, tapi kebanyakan begitu. Jika

Kesimpulannya? well, ini berlaku untuk para single seperti saya. Jika kita ( *bahasanya kita :P ) Saya yakin semua orang pasti menginginkan pasangan ( meskipun waktu untuk itu bagi saya masih lama, apa salahnya direncanakan. ya tak :D ) yang terbaik versi kita. namun sadarlah, kita hanya akan bisa menarik pasangan yang sekarakter dengan kita. Jika anda seorang pemalas menginginkan pasangan berkarakter yang rajin, atau seorang yang tidak taat beragama menginginkan pasangan yang saleh, sadarlah bahwa kemungkinannya sangat kecil terjadi. Jika anda pemalas, kemungkinannya adalah anda akan mendapatkan pasangan yang pemalas juga. Jika anda menginginkan pasangan yang baik, perbaiki diri menjadi lebih baik lagi. Pasangan yang baik akan datang dengan sendirinya seiring berjalannya waktu.

Hmm. Terdengar seperti arahan untuk berubah menjadi lebih baik lagi! :)

let’s change!

P.S : sebenarnya konteks pasangan disini bisa bermacam – macam. Suami – Istri, partner bisnis, rekan kerja, upline – downline, teman diskusi, rekan sehobi, dll. Namun untuk menyederhanakan, saya kecilkan konteksnya di postingan diatas.

Semoga bermanfaat!

:)

Setujukah anda dengan demonstrasi sebagai cara membela rakyat?

Written by Fikri Rasyid on June 28, 2008 filed under Personal and tagged with ,

Setujukah anda dengan demonstrasi sebagai cara membela rakyat?

Saya tidak setuju.

Kebanyakan demonstrasi membuat kemacetan. Yang mana kemacetan tersebut akan berefek pemborosan Bahan Bakar yang  berakibat terbuangnya ribuan liter bahan bakar yang disubsidi oleh negara yang berasal dari pajak yang dipungut dari rakyat. Belum lagi terbuangnya waktu untuk melewati jalan yang di lalui oleh demonstran. Terlebih lagi, jika demonstrasi membuat jalan ditutup dan dialihkan. Terbayang kerugian yang diderita oleh para pelaku usaha yang berusaha untuk bertahan hidup, namun para konsumennya tidak bisa mengakses tempat si pengusaha yang tertutup karena adanya demonstrasi. Terlebih lagi, jika diisi dengan aksi anarkis dan pengrusakan.

Demonstrasi menguntungkan untuk rakyat?

Lebih banyak cara lain yang lebih baik. Berkarya untuk bangsa? Membuka lapangan kerja? Membuat usaha yang nantinya akan menjadi pemicu roda ekonomi bagi masyarakat sekitar? Masih banyak pilihan yang lain dalam mempergunakan waktu dan tenaga untuk membela rakyat selain demonstrasi.

Berdayalah.

Segala sesuatu dimulai dengan keyakinan.

p.e.n.a.t.

Written by Fikri Rasyid on June 19, 2008 filed under Personal and tagged with

Penat. 5 huruf. Bisa di definisikan juga sebagai bosan, jemu, dan muak. Biasa terjadi pada orang yang terlalu banyak melakukan pekerjaan yang sama berulang – ulang. Bisa juga terjadi pada orang yang terlalu memforsir dirinya untuk bekerja terlalu keras.  Untuk alasan yang satu ini, biasa terjadi pada tipikal orang yang merasa bersalah jika waktu produktif tidak dipergunakan secara produktif seperti saya. :P Saya yakin semua orang pasti pernah merasakan hal yang kurang menyenangkan ini. Dan menyadari hal tersebut merupakan hal yang manusiawi dan lumrah terjadi pada setiap orang, membuat saya lebih tenang saat mengalaminya kemarin. :)

Kesempurnaan manusia adalah ketidak sempurnaannya kan? Tidak masalah anda berada dimana hari ini. yang penting adalah tujuan yang anda akan capai, dan apa yang anda perbuat hari ini untuk mencapainya.

Tidak masalah penat hari ini. Rekreasi lah. Setelah itu segera bekerja kembali mengejar tujuan!

:)