Posts tagged with Rahasia :

Bangun Pagi = Rahasia Kesuksesan

Written by Fikri Rasyid on June 25, 2008 filed under Pengembangan Diri, Personal and tagged with , , ,

Sekarang Pukul 22.19.

Biasanya, jika sedang mendevelop website atau mengerjakan sesuatu di depan komputer di waktu malam seperti ini, saya baru akan tidur setelah lewat pukul 00:00.

Kebiasaan yang kurang baik.

Teringat saya saat berdiskusi pendek dengan ibu saya. Beliau seorang dosen kimia di perguruan tinggi negeri di bandung, dan juga pembicara nasional untuk perusahaan distribusi makanan kesehatan.

” Orang- orang yang terbiasa begadang, di saat umur 40 keataas akan bermasalah organ hatinya. apalagi yang biasa malam – malam di luar rumah. relatif lebih mudah terkena paru – paru basah karena di malam hari Tumbuhan pun ikut menghirup oksigen seperti manusia dan menghasilkan Uap Air.”

Yah, alasan kesehatan itu sebenarnya sudah cukup untuk memacu saya agar tidur lebih tepat waktu. Pukul 23.00 lah paling lambat. Namun entah mengapa, saat saya sedang asyik berada di depan PC, waktu serasa merenggang tak terasa. * halah.

Sebenarnya saya tidak suka tidur terlalu larut. Saya senang bangun subuh. Tidur larut membuat proses bangun tidur saat adzan subuh berkumandang lebih sulit. Lebih baik bersegera tidur lalu di pagi harinya bersegera bangun. Lanjutkan pekerjaan yang tersisa malam hari di subuh hari.

Saya jadi teringat salah satu training yang saya ikuti. Kala itu trainernya Bapak Muhammad Isman. Beliau ada bercerita mengenai kebangkitan China. Mengapa China berhasil bangkit. Menjelma menjadi macan Asia dengan kekuatan ekonomi yang diperhitungkan. Ternyata, ada salah satu pepatah, atau ajaran, atau mungkin paham ( Saya lupa tepatnya ) dari china yang berkata:

“untuk dapat mencapai kesuksesan, kamu harus memastikan bahwa di setiap tahun yang kamu jalani, kamu berhasil”

“Untuk mencapai tahun – tahun keberhasilan, kamu harus memastikan bahwa setiap bulannya, kamu mencapai keberhasilan pula.”

“Untuk mencapai bulan – bulan keberhasilan, kamu harus memastikan bahwa setiap minggunya kamu mencapai keberhasilan.”

“Untuk mencapai minggu – minggu keberhasilan, kamu harus memastikan bahwa setiap harinya kamu mencapai keberhasilan.”

“Untuk mencapai hari – hari keberhsilan, kamu harus memastikan bahwa kamu memulai harimu dengan berhasil.”

“Bagaimana memulai harimu dengan berhasil? Bangun pagi dengan semangat.

Oalah. ternyata rahasia kesuksesan adalah bangun tidur yang benar. dengan semangat.  Pantas shalat subuh berjamaah sangat dianjurkan oleh Rasul. Kalau tidak salah  ( seandainya ada yang tahu tepatnya, tolong di koreksi ) ada hadis yang berisi Sabda Rasul yang berkata bahwa andaikata mereka tahu manfaat Shalat isya dan Subuh Berjamaah,maka mereka akan datang meskipun dengan merangkak.

Well, saya jadi lebih termotivasi untuk bangun subuh.

Dan tidak tidur terlalu larut. :)

Wah? Sekarang pukul 22.47

Belum terlalu larut. Saatnya istirahat. Dan besok pagi bangun pagi dengan semangat.

Selamat Malam semua. :)

3 alasan mengapa manusia melakukan sesuatu ( 1 )

Written by Fikri Rasyid on June 3, 2008 filed under Analisa, Pengembangan Diri and tagged with ,

Postingan kali ini saya mulai dengan sebuah pertanyaan :

“apa alasan manusia melakukan sesuatu?”

Well, ini merupakan sebuah pertanyaan menarik berkaitan dengan perilaku manusia yang bermacam – macam. Namun ternyata jawaban dari pertanyaan ini sangat logis dan bisa menjawab alasan dari perilaku manusia yang beragam. Jawaban dari pertanyaan ini saya intisarikan dari beberapa training yang saya ikuti, dan juga beberapa buku yang saya baca. Jadi, teori ini bukan berasal dari saya. Jawaban dari pertanyaan ini berdasarkan dari apa yang saya tangkap dari training – training dan buku – buku. Jika anda setuju, silahkan. Tidak setuju pun tidak apa – apa. Bebas berpendapat asalkan santun toh? ;) Oke, ini jawabannya :

1. Mencari Nikmat
2. Menghindari Sengsara
3. Cinta

jawaban tersebut diurutkan dari alasan terlemah sampai terkuat.

Mungkin beberapa dari anda akan bertanya, mengapa begitu?

Pada dasarnya, semua manusia memegang prinsip ini :

Mencari nikmat, Menjauhi sengsara

Yang membedakan satu manusia dengan manusia yang lain adalah variabel sistem kepercayaan & pemahaman manusia itu sendiri mengenai “nikmat” atau “sengsara“. Semua yang dianggap “nikmat” pasti dilakukan. Sedangkan semua yang dianggap “menyengsarakan” pasti dihindari atau tidak dilakukan. Untuk memudahkan penjelasan dari teori ini, saya mendapat analogi sebuah cerita yang menarik dari mentor saya:

Ada dua buah gedung berlantai seratus. Jarak dari gedung satu ke gedung kedua hanya satu meter. Jarak yang masih bisa  di lompati manusia. Anda berada di atap salah satu gedung tersebut, dan saya berada di atap gedung yang lainnya, dengan uang tunai Rp 100 jt, seutas cambuk dan orangtua anda.

apa alasan yang anda pilih untuk melompat dari gedung tempat anda berada ke tempat saya berada :

1. Jika anda melompat, saya berikan anda Rp 100 jt
2. Jika anda tidak melompat, saya akan cambuk anda 100 kali
3. Jika anda tidak lompat, Orang tua anda akan saya tembak di tempat.

Jika anda berada di kondisi tersebut, kira – kira alasan nomer berapa yang akan memberikan anda kekuatan lebih untuk melakukan sesuatu?

:)

“Ini yang terbaik”

Written by Fikri Rasyid on April 30, 2008 filed under Analisa, Pengembangan Diri and tagged with , ,

Beberapa hari yang lalu, dalam majlis liqo yang saya ikuti, saya mendapatkan sebuah cerita yang sangat menarik dan sangat menginspirasi sekali dari pembimbing saya. Sampai – sampai setiap bertemu dengan rekan saya atau siapapun, rasanya selalu ingin menceritakan kisah ini. Silahkan disimak , sebuah kisah yang menarik tentang keikhlasan.

:)

*note : cerita yang saya sampaikan tidak sama persis redaksinya,. Redaksi cerita ini saya sedikit ubah untuk penyesuaian gaya penceritaan dalam tulisan .Namun esensinya insya Allah sama.

:)

” Alkisah, di suatu masa, hiduplah seorang Raja yang gemar berburu. Raja ini memiliki seorang sahabat baik yang setia,  ikhlas, dan memiliki sebuah kebiasaan yang menarik dikarenakan sifat ikhlasnya : apapun yang terjadi kepadanya, entah menyenangkan atau tidak menyenangkan, sahabat Raja yang satu ini selalu berkata:

“ini yang Terbaik”.

:)

Suatu hari, Raja dan sahabat nya pergi berburu ditemani oleh pasukan pendamping Raja. Saat selesai berburu, kuda sahabat raja tergelincir. Sahabat Raja pun kehilangan kendali. Dan saat kudanya lepas kendali, picu senapan sahabat Raja tertarik. Dan malangnya, senapan sahabat Raja tadi mengarah tepat ke kelingking Raja. Dan dikarenakan senapan tadi tertarik picunya, senapan tersebut memuntahkan pelurunya tepat ke kelingking Raja, hingga kelingking Raja pun putus. kepanikan pun terjadi. Tangan Raja bercucuran darah dan Rajapun mengerang kesakitan. Sejenak sahabat Raja tertegun melihat kondisi tersebut. Namun beberapa saat kemudian, dikarenakan kebiasaannya untuk bersikap ikhlas, sahabat raja menghela nafas dan tersenyum seraya berkata :

” ini yang terbaik”

Setelah Raja mendengar sahabatnya berkata seperti itu, Raja naik pitam dan berkata:

” APA KAMU BILANG?  KAMU TELAH MEMISAHKAN KELINGKINGKU DARI TANGANKU NAMUN KAMU MASIH BISA BERKATA DENGAN TENANG BAHWA INI YANG TERBAIK?  SAHABAT MACAM APA KAMU???”

saking emosinya Raja, singkat cerita akhirnya dipenjara lah sahabat Raja tersebut. Bahkan Raja memerintah kan sipir penjara agar sahabat raja tersebut di cambuk setiap harinya. Namun tidak peduli oleh rasa sakit yang didapatnya dari setiap cambukan yang ia terima di penjara, sahabat raja ini tetap tersenyum seraya berkata :

“ini yang terbaik”

Selang beberapa minggu, Raja kembali berburu bersama pasukan pendampingnya. Kali ini  tanpa sahabat baiknya karena sahabat baiknya beliau penjarakan. Namun, entah disebabkan oleh apa, pada saat itu Raja dan pasukan pendampingnya tersesat di hutan dan sampai di hutan sebelah yang dihuni oleh suku kanibal.

Singkat cerita, Raja dan pasukannya tertangkap oleh suku kanibal penghuni hutan tersebut. Raja dan pasukannya masing masing diikat ke sebatang kayu di perkampungan suku kanibal tersebut. Setiap harinya seorang dari mereka di sembelih dan di santap oleh suku kanibal tersebut di depan raja dan pasukannya. satu demi satu. hingga pada akhirnya, orang terakhir yang tersisa adalah raja. Saat akan di lepas dari ikatannya untuk di sembelih, sesaat terlintas dalam pikiran Raja :

“aduh, masa seorang Raja meninggal dengan cara seperti ini? ”

Namun menyadari bahwa tiada lagi yang bisa dilakukan selain berserah diri pada yang di Atas, Hati Raja pun menjadi ikhlas dan tenang. Setelah ikatan raja dilepas, badan Raja pun diperiksa. Ternyata, suku kanibal ini memiliki adat istiadat tersendiri. Adat mereka melarang mereka menyantap manusia yang cacat. itulah sebabnya mereka memeriksa tubuh Raja. Saat tubuh Raja diperiksa, mereka menemukan bahwa kelingking Raja sudah tidak ada. Setelah menemukan hal tersebut, Kepala suku kanibal berkata :

” Wah, sayang sekali. Kami tidak bisa menyantap anda karena tubuh anda cacat. Padahal kami sudah sangat ingin menyantap kamu. Namun karena kamu cacat, kami tidak bisa menyantap kamu. Sekarang, lekas kamu pergi dari sini! ”

Mendengar hal tersebut, hati Raja seketika mengucap syukur kepada yang Maha Kuasa. Tanpa pikir panjang lagi, Raja lekas mempercepat langkahnya menuju kerajaannya. Di perjalanan, berkali kali Raja mengucap Syukur dan berujar dalam Hati : “Wah, benar juga ucapan sahabat ku. memang ini yang terbaik

Sesampainya di istana, Raja langsung membebaskan dari penjara dan memohon maaf kepada sahabatnya :

“Maaf kan aku karena telah memenjarakanmu sahabat ku, untung kamu tak sengaja menembak kelingking ku hingga putus. Jika kelingkingku tidak putus, mungkin aku sudah mati disantap suku kanibal”

Raja pun menceritakan kisah yang dialaminya dan pasukannnya. Setelah Raja menuturkan kisahnya, sahabat raja  menghela nafas dan tersenyum seraya berkata :

” Tidak apa apa Raja. Untung Raja memenjarakan saya. ini yang terbaik

“Loh, bagaimana maksudmu? saya telah salah memenjarakanmu, bahkan memerintahkan sipir untuk mencambukmu setiap hari. padahal perbuatanmu telah menyelamatkan hidupku.”

Sahabat Raja kembali tersenyum.

“Raja, untung saja Raja memenjarakan saya. Coba Raja pikir, jika Raja tidak memenjarakan saya, mungkin saya ikut beserta dengan rombongan Pasukan pendamping Raja pergi berburu. Dan jika saya ikut dengan Raja, maka sudah barang tentu saya tertangkap dan disembelih oleh suku kanibal tersebut karena tubuh saya tidak cacat. Betul?”

Sang Raja terdiam.

Sahabat Raja kembali meneruskan ucapannya :

“Tuan Raja, Allah Maha Tahu. Dia Maha Mengetahui apa apa yang terbaik untuk hambanya. Segala kejadian yang Dia berikan untuk kita sudah barang tentu Dia tahu bahwa hal tersebut merupakan hal yang terbaik untuk kita. Maka dari itu lah saya selalu berkata apapun yang terjadi, hal ini lah yang terbaik.”

Raja pun kembali terdiam.

Seketika setelah saya dapat cerita ini, saya menyadari satu hal penting. Allah Maha Tahu. Dan Dia Tahu kapasitas kita sebagai hamba – Nya, sehingga setiap kejadian yang Dia berikan sudah barang tentu merupakan yang terbaik. Tinggal kita menyikapi setiap hal yang terjadi saja.

Dan satu hal yang menarik disini. Ternyata, selang dua hari dari saya mendapatkan cerita ini, saya diuji pemahamannya akan konsep ini. Dua hari setelah saya mendapat pelajaran dari kisah ini, saya mendapati bahwa handphone saya terjatuh dan hilang saat acara Anniversary PT. K-Link Nusantara di gedung JITEC manggaduasquare yang saya hadiri. . Waw. Bersyukur saya sudah memahami satu bagian tentang ikhlas dari cerita yang saya sampaikan di sini. Sehingga saat saya kehilangan tersebut, saya hanya tersenyum dan berkata :

“ini yang terbaik”

Waw.

Subhanallah. Maha Suci Allah.

Semoga bermanfaat.

Salam Hangat,
Fikri

Financial Revolution by Tung Desem Waringin

Written by Fikri Rasyid on April 7, 2008 filed under Bisnis, Pengembangan Diri, Review and tagged with , ,

sedari kemarin, rabu (4/4/08) hingga ahad (6/4/08) saya mengikuti seminar “Financial Revolution”-nya Mr. Tung Desem Waringin yang diadakan di gedung JITEC manggadua square. Meskipun saya rasa seminar selama 3 hari itu kurang efektif karena banyaknya promosi training – training lainnya, - dan saya maklumi, berhubung seminarnya free. :) - namun kesan saya dari 3 hari seminar tersebut adalah..

dahsyat.

ada beberapa poin materi yang sangat membekas pada diri saya. seperti :
-21 cara berfikir orang kaya-

1. membuat nilai tambah
2. mempunyai faktor kali
3. memastikan orang lain WIN baru dia WIN ( hal ini sudah saya baca di 7 habit-nya stephen covey. namun Mr. TDW membawakan prinsip ini dengan sangat menarik sehingga saya baru paham disini. )”…

-naikkan harga, turunkan syarat.-

teknik menawar ala TDW. dahsyat sekali. ahaha, baru kemarin saya lihat ada orang menawar tapi malah menaikan harga. pastikan anda datang ke financial revolutionnya untuk belajar hal yang canggih ini.

-Prinsip uang mengejar kita-

-Kenapa orang terbaik di Dunia mau bekerja sama dengan anda-

saya dapat magic words : “Do You Know, Indonesia has 220 MIllion of People…” hmm.. dahsyat tenan.

Dan ilmu yang sangat menarik dari Dr. Ernest Wong Ph.D . seorang peneliti masalah ‘belajar’. seorang pembicara tamu yang diundang oleh Mr. TDW dari Malaysia. Materinya sangat menarik. gaya pencapaiannya pun menarik :

-2 Fundamental Truth :

1. We have limited time
2. In this limited time, we have unlimited choices.

-5 secrets you must discover before you die-

The Saddest Words is “i wish i had…”

-Guncang Bumi-
Mantra pembangkit semangat yang sangat dahsyat.

dan banyak hal – hal baru yang saya baru pelajari, dan membuka paradigma saya. Salah satu yang sangat berkesan adalah “Orang Kaya Berdaya. Orang miskin kalah oleh situasi”. banyak sekali yang saya pelajari dan ingin saya bagikan disini. namun agar lebih dahsyat, sebaiknya anda ikuti saja training-training Mr. Tung. ( Wah, promosi gratis untuk Mr. TDW nih. ;) ) yang pasti, yang saya lihat bahwa Mr. TDW adalah profile orang yang dahsyat.

dan edan tenan. ;)

ok. salam hangat, dan dahsyat.