Posts tagged with Pasangan :

Laki-Laki Seperti Apa Sih Yang Wanita Mau? Part 1.

Written by Fikri Rasyid on May 21, 2009 filed under Analisa, Pengembangan Diri, Tips and tagged with , , , ,

Relationship dynamic between man and woman (I) by ( Lui )

Relationship dynamic between man and woman (I) by ( Lui )

Di satu pagi yang indah, saya log in ke account facebook saya dan mendapati seorang kawan mengisi statusnya dengan pertanyaan simple dan sederhana:

buat para cewe(cowo juga boleh kalo mw)…cowo kaya gmana siy yang kalian mw?

Hahaha, Ini pertanyaan sakral untuk setiap laki-laki, terutama laki-laki yang kehilangan kata-kata setiap kali wanita pujaan hatinya lewat di depan matanya atau laki-laki yang tengah desperate karena masalah asmara :D :

Laki-laki seperti apa sih yang wanita mau?

Saya senang mengamati dan mencari pola. Pattern. Every single thing happens in pattern. Jika kita memahami polanya, kita bisa menyesuaikan tindakan untuk hasil yang lebih baik, termasuk urusan ketertarikan lawan jenis. Dan jawaban saya atas pertanyaan diatas berdasarkan hasil pengamatan dan analisa sementara saya sederhana:

Wanita menyukai laki-laki yang memberinya perasaan aman, nyaman, dan bahagia.

Coba anda penuhi ketiga kebutuhan dasar diatas:

Read More

Jangan Mau Orang Tertarik pada Anda Hanya Karena Penampilan Anda Menarik

Written by Fikri Rasyid on November 6, 2008 filed under Analisa, Personal and tagged with , ,

Ini hal yang sangat menarik menurut saya. Tadi saya melihat komentar Mr.X di post tentang Perbedaan Pria dan Wanita dalam Hal ketertarikan terhadap lawan jenis, dan beliau berpendapat bahwa ganteng ( penampilan ) merupakan hal paling utama di mata wanita.

Well, saya menghargai pendapat Mr.X.

Saya selalu mencoba perbedaan pendapat karena bagaimanapun, keanekaragaman membuat dunia ini menjadi lebih indah.

Dan itu berarti saya juga boleh menyampaikan pendapat dan berkomentar dong? Boleh kita saling berbeda pendapat, asalkan disampaikan dengan cara yang santun dan beretika. :)

Oke, ini pendapat saya :

Ketertarikan karena penampilan merupakan salah satu ketertarikan yang paling patut dihindari. Meskipun ya, tanpa kita sadari seringkali kita memilih sesuatu berdasarkan penampilan.

Namun menurut saya, lebih baik jangan tertarik karena penampilan. Dalam konteks ini, jangan tertarik kepada wanita hanya karena penampilannya menarik ( cantik ) dan Jangan mau orang tertarik kepada anda hanya karena anda menarik ( ganteng ).

Mengapa?


Karena penampilan adalah salah satu parameter yang paling semu. paling mudah berubah.

Katakanlah seseorang tertarik pada anda pada suatu pertemuan. Ketika itu anda berpenampilan sangat rapi. Di lain waktu orang yang tertarik pada anda tersebut kembali bertemu pada anda, dan anda sedang “menjadi diri anda apa adanya”. Tanpa dandan, tanpa make up, tanpa outfit bermerek yang membuat anda pede. Bayangkan apa yang terjadi.

Contoh yang lebih ekstrim : Anda menikah, dengan seseorang yang mencintai anda karena penampilan anda menarik. Suatu saat, terjadi insiden yang membuat penampilan anda tidak menarik lagi. Misalkan seseorang menikahi anda karena badan anda atletis. Setelah 10 tahun, badan anda tidak atletis lagi. Lalu?

penampilan merupakan parameter yang paling semu.

Saya pribadi, lebih memilih orang tertarik karana karakter. Karakter, kepribadian. Sesuatu yang lebih tahan lama. Sesuatu yang tidak mengenal seperti apa potongan rambut anda, atau outfit apa yang anda kenakan, atau bagaimana kondisi keuangan anda, atau apakah anda berada dalam kondisi yang prima atau tidak.

Sesuatu yang datang dari hati, sesuatu yang semua orang dapat miliki jika memang berkeinginan.

bagi saya pribadi, karakter merupakan sesuatu yang lebih hakiki dan tahan lama.

Sesuatu seperti ketulusan, keikhlasan, keceriaan, keinginan untuk memberi lebih kepada orang lain, keinginan untuk membahagiakan orang lain, usaha yang sungguh – sungguh untuk mencapai sesuatu, kemauan untuk berkorban, turut bahagia ketika orang lain bahagia, dan lain – lain. bagi saya pribadi hal seperti itu jauh lebih indah dari penampilan.

Terdengar seperti “ah-saya-kan-tidak-seperti-itu”?

bukan tidak, belum. belum memutuskan untuk seperti itu. Saya pribadi masih jauh dari kualifikasi seperti itu. Tapi setidaknya berusahalah. Menetapkan tujuanlah. Berdo’a lah. Saya yakin Tuhan tidak tidur dan Tuhan memiliki lebih dari cukup untuk mengabulkan permohonan saya yang hanya memohon agar karakter saya di buat lebih baik lagi.

Ya, memang kenyataannya adalah menarik dan tertarik menggunakan cara seperti ini terbukti sih : Tercapai dalam jangka waktu yang biasanya relatif lebih lama. Tapi hasilnya bertahan lebih lama bukan? ;)

bagaimana menurut anda?

3 hal dari pria yang pasti menarik hati wanita

Written by Fikri Rasyid on October 20, 2008 filed under Analisa, Pengembangan Diri and tagged with , ,

DISCLAIMER : gunakan apa yang pelajari dari post ini HANYA untuk hal – hal yang baik.

diskusi singkat dan beberapa kisah nyata memeberikan saya pemahaman baru yang saya rasa akan sangat berguna untuk anda semua.

Pernah lihat wanita yang, jika anda berikan padanya sekuntum bunga mawar dan puisi hatinya luluh? atau wanita yang sangat menyenangi seorang pria, hanya karena dia terlihat cerdas? atau wanita yang “mencair” ketika melihat seorang yang dengan penuh kharismanya berbicara di hadapan umum? Well, dari berbagai sumber dan pengalaman, saya menarik sebuah kesimpulan sederhana mengenai “3 hal dari pria yang menarik hati wanita” untuk judul diatas saya tambahkan pasti agar shocking. hehe. :)

1. keahlian yang sesuai dengan minat dan memenuhi ego si wanita

let’s say si wanita ini orangnya romantis. satu keahlian yang memenuhi kebutuhan romantisisme wanita ini sudah pasti mengetuk hati. contoh : menulis puisi, menyanyikan satu lagu favoritnya secara akustik ( ahaha, ada yang tersindir ), atau kepekaan untuk memeberikan kejutan sudah cukup menyentuh saya rasa.

2. Wibawa

Karena keahlian bersifat subjektif da relatif, saya menemukan satu poin yang saya rasa hampir semua wanita tidak bisa tolak : wibawa. Awalnya saya agak bingung dengan hal ini. Namun setelah mengetahui bahwa salah satu sifat dasar wanita adalah ingin dilindungi serta dipimpin dan wibawa membuat pria memenuhi kebutuhan dasar ini, semuanya terlihat masuk akal seketika.

3. Ketulusan.

Tidak punya keahlian dan tidak memiliki wibawa? coba hal ketiga ini. saya belum pernah menemukan wanita yang tidak luluh karena ketulusan. jika anda pembaca blog ini termasuk golongan yang belum pernah saya temui alias tidak luluh karena ketulusan, tolong bantah saya dan berikan komentar. Ini hal yang pasti bisa dimiliki oleh semua laki – laki, namun permasalahan umum yang ditemui adalah : lamanya waktu yang dibutuhkan dan sudut pandang yang tepat. Artikan ketulusan dengan tepat dan semua hal akan menjadi mudah dalam sudut pandand anda.

Bagaimana menurut anda?

;)

Jajak pendapat kriteria pria idaman wanita

Written by Fikri Rasyid on October 6, 2008 filed under Analisa, Pengembangan Diri, Personal and tagged with , ,

Satu pertanyaan yang sedang menggantung di benak saya : Apa sih kriteria pria yang benar – benar diinginkan wanita? Banyak referensi yang berbicara tentang ini, tetapi entah mengapa rasanya ingin mengetahui jawaban natural dari wanita – wanita langsung.

maka dari itu, Saya melakukan satu riset, mengetahui sebenarnya, apa sih yang benar2 menjadi kriteria wanita dalam memilih pria? Beberapa hari yang lalu saya melaksanakan riset ini dengan interview, ok. bukan interview, melainkan chatiing via Y!M dengan beberapa teman saya ( yang wanita tentunya ) hingga akhirnya saya berfikir jika blog ini diberdayakan maka riset saya akan jadi jauh lebih efektif. ok, here we go :

pertanyaannya :

Apa Kriteria Pria idaman menurut anda?

Silahkan jawab melalui form komentar dibawah. kriteria jawaban :

  1. Hanya wanita yang diperkenankan memberi jawaban, Kecuali anda pria yang memiliki ketertarikan pada pria.
  2. Jawaban boleh saja utopis, namun harus masuk akal
  3. Jawaban harus spesifik. contoh : jika anda menginginkan kriteria : mapan secara finansial. silahkan sebutjan rate penghasilan “mapan” menurut anda

Contoh Jawaban :

kriteria pria idaman saya : mapan, setidaknya Rp 10 jt / bulan lah. sikapnya periang, sabar, ramah, nyambung diajak ngomong apa saja, lalu hormat kepada orang tua. Pendidikan tinggi, seminimalnya S1. Pengertian, setia, agamanya kuat : mampu menjadi imam bagi keluarga.

Silahkan diisi. ingat baik – baik : setiap kata yang anda ucapkan adalah do’a. Semoga kriteria anda dibaca oleh banyak pria dan membuat pria tersebut mengintropeksi diri dan merubah dirinya menjadi lebih baik lagi, sehingga semakin banyak pria – pria yang memenuhi kriteria pria idaman anda semua. Amin. :D


P.S. : untuk pria, memberi jawaban tidak diperkenankan. Memberi respons atas jawaban, silahkan. :)

Perbedaan Pria dan Wanita dalam hal ketertarikan terhadap lawan jenis

Written by Fikri Rasyid on October 3, 2008 filed under Analisa, Pengembangan Diri and tagged with , ,

jadi ceritanya, beberapa hari yang lalu saya chatting dengan salah satu teman saya. Seorang Mahasiswi psikologi salah satu universitas ternama di Jakarta yang sedang patah hati.

*Well, saya tulis disini mbak, siapa tahu jadi inspirasi untuk orang lain :)

Beliau bercerita tentang masalahnya, dan saya hibur ( *hibur ? ) dengan salah satu hal yang saya pelajari tentang teori manusia diciptakan berpasang – pasangan. Setelah masalah beliau ini beres, pembicaraan pun berlanjut. mulai dari hal – hal yang saya anggap prinsip, hingga perilaku – perilaku manusia. Well, berhubung saya memiliki minat terhadap perilaku manusia, dan dia kuliah di psikologi, obrolannya jadi nyambung deh. :)

satu hal yang saya pelajari dari percakapan kemarin adalah perbedaan antara pria dan wanita, dalam konteks ‘tertarik terhadap lawan jenis’ :

Pertama kali pria tertarik pada wanita, mulainya dari fisik( luar ), baru melihat karakter ( dalam )

Sedangkan wanita tertarik pada pria, mulanya dari sesuatu perilaku si pria yang mempesona ( dalam ) baru ke fisik ( luar )

Get what i mean? Pria cenderung tertarik dari luar ke dalam, sedangkan wanita cenderung tertarik dari dalam ke luar.

contoh nyata : saya belum pernah menemui wanita yang menikahi seorang pria yang parameter utamanya adalah penampilan. selalu ada parameter lain yang digunakan si wanita sebelum urusan penampilan : Karakter ( penyayang, sabar, perhatian ), kemampuan ( mampu membuat orang lain merasa berharga, etc ), Agama, dan kemampuan finansial biasanya menjadi tolak ukur yang lebih tinggi prioritasnya daripada penampilan ( ganteng, cute, atau tampak tua ).

pesan moral : Anda Pria, membaca post ini dan anda merasa tidak cukup ganteng untuk seseorang? kalem saja, dunia belum berakhir kawan. :D parameter utama wanita bukan penampilan.

sebaliknya dengan pria. pria jika menemukan seseorang wanita yang cukup cantik dalam lingkungannya, tanpa sadar si pria itu mulai akan mencuri – curi pandang. jika ada kesempatan didekati. Namun ketika mengetahui wanita yang didekati tersebut memiliki karakter yang kurang cocok dengan si pria. perlahan tapi pasti si pria akan menjauh.

Teman saya yang Mahasiswi psikologi tadi, karena memahami hal ini melakukan tindakan yang cukup jitu : beliau tidak pernah dandan berlebihan. sampai – sampai temannya meledeki dia agar dandan. namun beliau tidak bergeming. alasannya? dia bilang begini :

gue nyari cowo yang mau menerima gue apa adanya
bukan yang ada apanya.

Ahaha, saya bilang, nice decision mbak.

Semoga bermanfaat. bagaimana dengan anda? ;)

Pilih Cantik atau Menarik?

Written by Fikri Rasyid on September 26, 2008 filed under Analisa, Pengembangan Diri and tagged with , , ,

Ini hasil obrolan beberapa hari yang lalu dengan teman saya. entah mengapa jadi terpikir hal ini. :D

Jadi begini ceritanya, banyak sekali dari kita, merasa minder ketika berurusan dengan lawan jenis. Dan satu faktor paling lumrah adalah appereance, atau penampilan, atau lugasnya tampang, atau kalau mau lebih lugas lagi : ganteng tidaknya.

Oke, ini hal yang manusiawi. Tapi tolong diperhatikan , bahwa  “Pada dasarnya, segala sesuatu tidak memiliki arti hingga kita memberi arti pada hal itu sendiri”. Jadi, ganteng atau tidak nya anda itu relatif.

Betul?

Seorang wanita bisa saja anda bilang cantik sementara teman anda bilang biasa saja. anda bisa saja dibilang ganteng oleh seorang wanita sementara wanita lain mengatakan anda biasa saja. :)

Kabar baiknya adalah, setelah ditelaah, ternyata tidak ada wanita yang memilih seorang pria ( begitupun sebaliknya ) hanya karen parasnya saja. Faktor penentu utama sebenarnya adalah karakter. karakter ini lah yang saling tarik menarik dan menentukan chemistry.

Coba di pikir baik – baik. misalkan anda wanita : pilih pria yang ganteeeeeeeeeeeenggg luar biasa tetapi karakternya amburadul : pemalas, suka membantah, arogan, egois, dan mau menang sendiri atau pria yang biasa saja tetapi karakternya oke : ramah, murah senyum, rendah hati, dan rela berkorban untuk anda.

well, mayoritas pasti memilih pilihan kedua.

Jadi, moral of the postnya? bagi anda yang merasa minder karena masalah penampilan, atau terlalu memikirkan penampilan, ternyata penampilan bukan parameter utama. Yes, penampilan memang berpengaruh besar, tapi bukan urutan teratas dalam masalah tarik menarik. Pusatkan lah pada yang utama terlebih dahulu: karakter.

P.S. :

  • ini teori hasil kesimpulan saya sendiri. Jika ada yang kurang berkenan silahkan menyampaikan pendapat. mangga. :D
  • brother, sudah puas? ;)

manusia diciptakan berpasang – pasangan

Written by Fikri Rasyid on July 5, 2008 filed under Pengembangan Diri and tagged with , , ,

ini hasil analisa dan opini pribadi saja. namun hasil obrolan dengan ibunda saya dan beberapa teori yang sedang hangat berkembang seperti law of attraction dan sebagainya mendukung ini juga kok.
Jadi begini. saya sempat mengamati beberapa kenalan, saudara, dan teman – teman saya yang sudah menikah. Dan ternyata saya menarik satu kesimpulan sederhana :

ternyata, hukum ketertarikan juga bekerja disini. Manusia cenderung akan menarik manusia yang sejenis dengannya untuk berpasangan.

Phew. jika anda menemukan sepasang suami dan istri, perhatikanlah. pasti perasaan yang anda akan rasakan tentang keduanya relatif sama. pasti anda akan menemukan kesamaan karakter. jika suaminya tegas-patah-patah, istrinya pun begitu. Suaminya santun, istrinya pun begitu. suaminya kacau, istrinya pun begitu.

Meskipun tidak semua pasangan memiliki kecenderungan memiliki karakter yang sama, tapi kebanyakan begitu. Jika

Kesimpulannya? well, ini berlaku untuk para single seperti saya. Jika kita ( *bahasanya kita :P ) Saya yakin semua orang pasti menginginkan pasangan ( meskipun waktu untuk itu bagi saya masih lama, apa salahnya direncanakan. ya tak :D ) yang terbaik versi kita. namun sadarlah, kita hanya akan bisa menarik pasangan yang sekarakter dengan kita. Jika anda seorang pemalas menginginkan pasangan berkarakter yang rajin, atau seorang yang tidak taat beragama menginginkan pasangan yang saleh, sadarlah bahwa kemungkinannya sangat kecil terjadi. Jika anda pemalas, kemungkinannya adalah anda akan mendapatkan pasangan yang pemalas juga. Jika anda menginginkan pasangan yang baik, perbaiki diri menjadi lebih baik lagi. Pasangan yang baik akan datang dengan sendirinya seiring berjalannya waktu.

Hmm. Terdengar seperti arahan untuk berubah menjadi lebih baik lagi! :)

let’s change!

P.S : sebenarnya konteks pasangan disini bisa bermacam – macam. Suami – Istri, partner bisnis, rekan kerja, upline – downline, teman diskusi, rekan sehobi, dll. Namun untuk menyederhanakan, saya kecilkan konteksnya di postingan diatas.

Semoga bermanfaat!

:)