Sering Kali, sesuatu yang sebenarnya adalah kebalikan dari apa yang kita rasakan

Written by Fikri Rasyid on November 2, 2008 filed under Analisa, Pengembangan Diri, Personal and tagged with , ,

Beberapa kejadian akhir – akhir ini membuat saya menarik beberapa kesimpulan baru mengenai kehidupan :

Sering kali, sesuatu yang sebenarnya adalah kebalikan dari apa yang kita rasakan…

Sering kali, seseorang yang paling bingung adalah orang yang paling paham…
Sering kali, seseorang yang nampak tegar malah merupakan orang yang paling rapuh jiwanya…
Sering kali, sesuatu yang baik untuk kita merupakan sesuatu yang sangat tidak kita sukai….
Sering kali, sesuatu yang membuat anda membenci kehidupan merupakan pelajaran yang akan menyelamatkan hidup anda…

dan banyak lagi sesuatu yang hakikatnya berlawanan dengan apa yang kita inderai dengan panca indra dan perasaan.

Bagaimana menurut anda?

About The Author

Fikri Rasyid - I speak HTML + CSS + jQuery, breath in world wide WordPress-land and currently pursuing my bachelor degree majoring English Education at Indonesia University of Education. Google my name for more information about me.

Subscribe Through Email - Powered by Feedburner

Ketikkan alamat email kamu dan tekan tombol subscribe. Kapanpun saya mempublikasikan tulisan disini, tulisan tersebut akan terkirim ke alamat email kamu. GRATIS!!

5 Responses for This Thought

  1. ras

    05 November 2008

    iyah bok bener2..

    gw jg ngerasain itu..

    knp yah ko gitu??

    • Fikri Rasyid

      06 November 2008

      saya rasa, karena kecenderungan manusia adalah “tidak ingin menjadi lemah”. implkasi dari kecenderungan ini? ditutup – tutupi lah. :D

  2. mira

    11 November 2008

    Setuju Boss, kita kadang blum mo menerima kekurangan meskipun kita 1/2 tau (cuma 1/2 aja lho ya, yang 1/2 lainnya berusaha gak mo tau hehehehehe…).

    human being relationship (eh, gak harus man-woman ya… )emang gak bisa di tebak dengan pasti kaannnnn….. :D

    • Fikri Rasyid

      11 November 2008

      Yup. human being relationship tidak harus antar lawan jenis saja. dalam keluarga, persahabatan, bisnis, dan pekerjaan kan berlaku juga. :D

      Ya, menerima kenyataan yang sebenarnya bisa jadi merupakan sesuatu yang sangat berat untuk beberapa orang. :)

  3. coco handoko

    27 November 2008

    Asalamm’ualaikum…

    memang semua yang terjadi adalah sebuah ilmu yang sangat berharga, memang sulit untuk memahami sesuatu butuh pemahaman yang tinggi

The comment is closed

Untuk mencegah spamming dan komentar yang tidak relevan, area komentar untuk tulisan yang dipublikasikan lebih dari 30 hari saya tutup. Jika ada yang ingin kamu sampaikan berkenaan dengan tulisan ini, silahkan sampaikan melalui twitter atau facebook.