<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: MLM, dan salah satu kunci kekayaan spektakuler  ( 1 )</title>
	<atom:link href="http://fikrirasyid.com/mlm-dan-salah-satu-kunci-kekayaan-spektakuler-1/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fikrirasyid.com/mlm-dan-salah-satu-kunci-kekayaan-spektakuler-1/</link>
	<description>Counting UFOs &#38; signal them with my lighter</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Feb 2012 22:42:47 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: Fikri Rasyid</title>
		<link>http://fikrirasyid.com/mlm-dan-salah-satu-kunci-kekayaan-spektakuler-1/comment-page-1/#comment-184</link>
		<dc:creator>Fikri Rasyid</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Aug 2008 11:52:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://fikrirasyid.com/bisnis/mlm-dan-salah-satu-kunci-kekayaan-spektakuler-1/#comment-184</guid>
		<description>@ Bayu Hebat 

hmm.. FYI, naik peringkat itu bukan karena merekrut, tapi karena total omset. ( di tempat saya ) coba anda cermati Marketing Plan yang anda kritisi agar lebih dari sekedar pendapat pribadi.

tidak usah dihitung dari total jumlah bayi yang lahir juga tidak apa - apa, hitung saja dari pertumbuhan manusia produktif, ( yang naik umurnya ke 18 + ) di tambah lulusan perguruan tinggi yang tidak dapat pekerjaan, di tambah orang yang kehilangan pekerjaan karena efesiensi , di tambah jumlah orang yang ingin memiliki penghasilan tambahan.

lagi pula sunatullah bernama &quot;keberagaman&quot; selalu berlaku kok. sebagus - bagusnya sesuatu, pasti ada orang yang tidak setuju. bukankah anda juga begitu? ;)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Bayu Hebat </p>
<p>hmm.. FYI, naik peringkat itu bukan karena merekrut, tapi karena total omset. ( di tempat saya ) coba anda cermati Marketing Plan yang anda kritisi agar lebih dari sekedar pendapat pribadi.</p>
<p>tidak usah dihitung dari total jumlah bayi yang lahir juga tidak apa &#8211; apa, hitung saja dari pertumbuhan manusia produktif, ( yang naik umurnya ke 18 + ) di tambah lulusan perguruan tinggi yang tidak dapat pekerjaan, di tambah orang yang kehilangan pekerjaan karena efesiensi , di tambah jumlah orang yang ingin memiliki penghasilan tambahan.</p>
<p>lagi pula sunatullah bernama &#8220;keberagaman&#8221; selalu berlaku kok. sebagus &#8211; bagusnya sesuatu, pasti ada orang yang tidak setuju. bukankah anda juga begitu? <img src='http://fikrirasyid.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bayuhebat</title>
		<link>http://fikrirasyid.com/mlm-dan-salah-satu-kunci-kekayaan-spektakuler-1/comment-page-1/#comment-181</link>
		<dc:creator>bayuhebat</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Aug 2008 10:56:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://fikrirasyid.com/bisnis/mlm-dan-salah-satu-kunci-kekayaan-spektakuler-1/#comment-181</guid>
		<description>@F

menurut saya amway malah performanya menurun (Sorry hanya pendapat pribadi tanpa fakta). 
memang belum habis SDM untuk perekrutan tapi jumlahnya menurun (kurangi dengan orang yang tidak akan join mlm). Sebuah bisnis MLM yang mengandalkan perkrutan untuk naik peringkat menurut saya gak lebih dari Money Game terselubung. 

Kalo performasi dari K Link itu bagus dan berdasarkan sistem hitung2 makan seharusnya jumlah yang join makin lama makin banyak dan pastinya akan mengalahkan jumlah pertumbuhan. perlu diingatkan jumlah penduduk jangan dihitung secara keseluruhan tapi anak umr 18 tahun harus dikurangi dan beberapa orang yang emang tidak dapat bekerja.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@F</p>
<p>menurut saya amway malah performanya menurun (Sorry hanya pendapat pribadi tanpa fakta).<br />
memang belum habis SDM untuk perekrutan tapi jumlahnya menurun (kurangi dengan orang yang tidak akan join mlm). Sebuah bisnis MLM yang mengandalkan perkrutan untuk naik peringkat menurut saya gak lebih dari Money Game terselubung. </p>
<p>Kalo performasi dari K Link itu bagus dan berdasarkan sistem hitung2 makan seharusnya jumlah yang join makin lama makin banyak dan pastinya akan mengalahkan jumlah pertumbuhan. perlu diingatkan jumlah penduduk jangan dihitung secara keseluruhan tapi anak umr 18 tahun harus dikurangi dan beberapa orang yang emang tidak dapat bekerja.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Fikri Rasyid</title>
		<link>http://fikrirasyid.com/mlm-dan-salah-satu-kunci-kekayaan-spektakuler-1/comment-page-1/#comment-149</link>
		<dc:creator>Fikri Rasyid</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jul 2008 11:51:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://fikrirasyid.com/bisnis/mlm-dan-salah-satu-kunci-kekayaan-spektakuler-1/#comment-149</guid>
		<description>bisa saja berkembang tanpa sistem dan rekruitmen, namun perkembangannya akan terbatas.

ini masalah pemberdayaan faktor kali.

semua bisnis besar menggunakan sistem dan memperbanyak faktor kali kan? bisnis yang tidak memberdayakan sistem dan faktor kali pasti perkembangan bisnis dan omset terhenti di satu titik tertentu.


Untuk kondisi jenuh, saya rasa semua bisnis memmiliki saat jenuh. Mengenai jumlah orang yang beredar, jumlah bayi lahir,ditambah jumlah sarjana tanpa pekerjaan yang lahir tiap bulan di tambah pengangguran tanpa gelar rasionya pertumbuhannya masih lebih banyak daripada jumlah orang yang bergabung ke K-Link setiap bulannya. Belum lagi jumlah distributor yang non-aktif dan keluar dari jaringan K-Link. Jadi tidak akan habis.

Kalau ada opini bahwa suatu saat bisnis MLM akan stuck karena SDMnya habis pada join semua, saya rasa ada baiknya di analisis kembali. Perusaaan katakanlah A***y. sudah lebih dari 20 tahun di Indonesia, orang indonesia tidak habis masuk ke sana semua kan? ;)

Itulah nikmat yang Allah berikan. Namanya : &lt;strong&gt;perbedaan&lt;/strong&gt;

:)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bisa saja berkembang tanpa sistem dan rekruitmen, namun perkembangannya akan terbatas.</p>
<p>ini masalah pemberdayaan faktor kali.</p>
<p>semua bisnis besar menggunakan sistem dan memperbanyak faktor kali kan? bisnis yang tidak memberdayakan sistem dan faktor kali pasti perkembangan bisnis dan omset terhenti di satu titik tertentu.</p>
<p>Untuk kondisi jenuh, saya rasa semua bisnis memmiliki saat jenuh. Mengenai jumlah orang yang beredar, jumlah bayi lahir,ditambah jumlah sarjana tanpa pekerjaan yang lahir tiap bulan di tambah pengangguran tanpa gelar rasionya pertumbuhannya masih lebih banyak daripada jumlah orang yang bergabung ke K-Link setiap bulannya. Belum lagi jumlah distributor yang non-aktif dan keluar dari jaringan K-Link. Jadi tidak akan habis.</p>
<p>Kalau ada opini bahwa suatu saat bisnis MLM akan stuck karena SDMnya habis pada join semua, saya rasa ada baiknya di analisis kembali. Perusaaan katakanlah A***y. sudah lebih dari 20 tahun di Indonesia, orang indonesia tidak habis masuk ke sana semua kan? <img src='http://fikrirasyid.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Itulah nikmat yang Allah berikan. Namanya : <strong>perbedaan</strong></p>
<p> <img src='http://fikrirasyid.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bayuhebat</title>
		<link>http://fikrirasyid.com/mlm-dan-salah-satu-kunci-kekayaan-spektakuler-1/comment-page-1/#comment-148</link>
		<dc:creator>bayuhebat</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2008 23:44:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://fikrirasyid.com/bisnis/mlm-dan-salah-satu-kunci-kekayaan-spektakuler-1/#comment-148</guid>
		<description>ehmm yup yup yup yups. benar

itu dia masalah pembinaan dan segala macemnya. Sistem harus membuat perekrutan agar berjalan, dibutuhkan orang untuk membuat bisnis berjalan.

Di K-Link secara teoritis sebenarnya bisa saja naik peringkat hingga manager tanpa recruitment. Namun tingkat keatasnya dalam kualifikasinya ada syarat pembinaan, agar sistem berjalan. Jika tidak membina downline dan tidak membangun sistem, ya bisnisnya tidak akan besar dong. Omsetnya terjebak di kemampuan perseorangan dan konsep pendelegasian tugas tidak jalan. Jadi bisnis model S.

itu dia tanpa merekruite dan membina sistem seharusnya bisnis punya potensi untuk bisa berkembang.

ada kondisi jenuh disini untuk MLM adalah jumlah orang yang beredar.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ehmm yup yup yup yups. benar</p>
<p>itu dia masalah pembinaan dan segala macemnya. Sistem harus membuat perekrutan agar berjalan, dibutuhkan orang untuk membuat bisnis berjalan.</p>
<p>Di K-Link secara teoritis sebenarnya bisa saja naik peringkat hingga manager tanpa recruitment. Namun tingkat keatasnya dalam kualifikasinya ada syarat pembinaan, agar sistem berjalan. Jika tidak membina downline dan tidak membangun sistem, ya bisnisnya tidak akan besar dong. Omsetnya terjebak di kemampuan perseorangan dan konsep pendelegasian tugas tidak jalan. Jadi bisnis model S.</p>
<p>itu dia tanpa merekruite dan membina sistem seharusnya bisnis punya potensi untuk bisa berkembang.</p>
<p>ada kondisi jenuh disini untuk MLM adalah jumlah orang yang beredar.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Fikri Rasyid</title>
		<link>http://fikrirasyid.com/mlm-dan-salah-satu-kunci-kekayaan-spektakuler-1/comment-page-1/#comment-145</link>
		<dc:creator>Fikri Rasyid</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2008 15:13:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://fikrirasyid.com/bisnis/mlm-dan-salah-satu-kunci-kekayaan-spektakuler-1/#comment-145</guid>
		<description>@bayuhebat

Setuju sekali. memang berbeda. itulah sebabnya kita sebut Multi Level marketing dan tidak disamakan dengan bussiness model yang lain. 

tepi banyak juga prinsip dan karakter yang sama.

Di K-Link secara teoritis  sebenarnya bisa saja naik peringkat hingga manager tanpa recruitment. Namun tingkat keatasnya dalam kualifikasinya ada syarat pembinaan, agar sistem berjalan. Jika tidak membina downline dan tidak membangun sistem, ya bisnisnya tidak akan besar dong. Omsetnya terjebak di kemampuan perseorangan dan konsep pendelegasian tugas tidak jalan. Jadi bisnis model S.

tulisan ini baru bagian satu. Insya Allah akan saya susul bagian kedua secepatnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@bayuhebat</p>
<p>Setuju sekali. memang berbeda. itulah sebabnya kita sebut Multi Level marketing dan tidak disamakan dengan bussiness model yang lain. </p>
<p>tepi banyak juga prinsip dan karakter yang sama.</p>
<p>Di K-Link secara teoritis  sebenarnya bisa saja naik peringkat hingga manager tanpa recruitment. Namun tingkat keatasnya dalam kualifikasinya ada syarat pembinaan, agar sistem berjalan. Jika tidak membina downline dan tidak membangun sistem, ya bisnisnya tidak akan besar dong. Omsetnya terjebak di kemampuan perseorangan dan konsep pendelegasian tugas tidak jalan. Jadi bisnis model S.</p>
<p>tulisan ini baru bagian satu. Insya Allah akan saya susul bagian kedua secepatnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bayuhebat</title>
		<link>http://fikrirasyid.com/mlm-dan-salah-satu-kunci-kekayaan-spektakuler-1/comment-page-1/#comment-142</link>
		<dc:creator>bayuhebat</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2008 08:32:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://fikrirasyid.com/bisnis/mlm-dan-salah-satu-kunci-kekayaan-spektakuler-1/#comment-142</guid>
		<description>pernah nyadar gak kalo MLM itu beda ama bisnis konvesional?

pada bisnis diposisi apapun semuanya untung karena produknya mereka jual kembali, Tanpa melakukan rekruitment pada bisnis anda bisa menjadi agen area (istilahnya naik pangkat). bisa kah di MLM tanpa melakukan rekruitment mereka naik tingkat?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pernah nyadar gak kalo MLM itu beda ama bisnis konvesional?</p>
<p>pada bisnis diposisi apapun semuanya untung karena produknya mereka jual kembali, Tanpa melakukan rekruitment pada bisnis anda bisa menjadi agen area (istilahnya naik pangkat). bisa kah di MLM tanpa melakukan rekruitment mereka naik tingkat?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

