Menyambut Ramadhan

Written by Fikri Rasyid on August 30, 2008 filed under Islam, Pengembangan Diri and tagged with

Akhirnya, bulan yang dimuliakan datang juga. bulan Ramadhan. Bulan di mana amal baik di lipat gandakan, dan setan di penjara. banyak diantara anda yang sangat excited dengan kedatangan bulan ini, tetapi saya yakin ada juga beberapa diantara anda yang biasa – biasa saja menghadapi bulan ini. Ada beberapa dari anda yang muslim biasa – biasa saja menghadapi bulan ini sedangkan beebrapa dari anda sangat excited menghadapi bulan ini.

Untuk anda2 yang muslim namun merasa biasa saja, atau malah bingung mengapa Bulan Ramadhan ini begitu diagung – agungkan dan begitu dimuliakan, dan ingin mengetahui mengapa bulan ini begitu istimewa, pesan dari saya hanya satu : Nurut saja.

Dunia ini begitu luas dan begitu menyimpan banyak sekali rahasia yang belum kita semua mengerti. dan tidak mungkin kita mengetahui kesemua rahasia alam semesta. dahulu, saat saya mulai belajar bahasa pemrograman PHP di Qcollege, saya bingung luar biasa. Saya tidak memiliki latar belakang pemrograman dan tidak pernah menulis satu baris script pun. Masuk ke sana modal edan dan tekad untuk bisa saja. :P akhirnya, saya memaksa diri saya untuk berusaha mengikuti semua yang disampaikan oleh instruktur. Alhamdulillah, akhirnya mengerti juga. :D

Satu hal yang saya dapatkan di sana. Saya menyadari bahwa hal apapun, ilmu apapun, asal diulang cukup banyak, pasti bisa di pelajari. Seseorang yang sangat gemar bermain bowling berkata pada saya : ” kalau anda mau pintar bowling, sederhana sekali. meskipun awal – awalnya kikuk, mainkan bowling hingga 1000 kali lemparan. saya yakin anda bisa main bowling nantinya. ”

Begitu juga dengan Ramadhan. Kalau anda ingin memahami ramadhan, masuk saja dulu ke dalamnya, lalu apa amalan2 yang dianjurkan dilakukan dalam ramadhan, lakukan. Lalu rasakan sendiri perbedaannya. Anda tidak akan benar2 memahami sesuatu sebelum anda terlibat langsung ke dalamnya.

Atau, mungkin jika anda seorang muslim yang masih merasa belum “tercerahkan” dan merasa belum mendapatkan “feel” islam. Masih belum meyakini beberapa hal mengenai islam, seperti shalat, zakat, dan salah satunyaadalah ramadhan, saya belajar al yang sangat bagus kemarin : Perjuangkan.keyakinan anda tentang islam tidak akan datang secara tiba2. Rasulullah saja bertahun2 iktikaf di Gua Hira hingga akhirnya Wahyu turun kepadanya. Nabi Ibrahim A.S. saja terus mempertanyakan Tuhan hingga akhirmya pemahaman turun kepadanya. dan Nabi -nabi lain pun begitu. Jika pribadi – pribadi terpilih saja memperjuangkan imannya dulu baru di turunkan “kesadaran akannya”, apalagi kita semua? ;)

Overall, selamat menunaikan shaum Ramadhan. :)

About The Author

Fikri Rasyid - I speak HTML + CSS + jQuery, breath in world wide WordPress-land and currently pursuing my bachelor degree majoring English Education at Indonesia University of Education. Google my name for more information about me.

Subscribe Through Email - Powered by Feedburner

Ketikkan alamat email kamu dan tekan tombol subscribe. Kapanpun saya mempublikasikan tulisan disini, tulisan tersebut akan terkirim ke alamat email kamu. GRATIS!!

3 Responses for This Thought

  1. F@tM@

    02 September 2008

    Semoga Ramadhan kali ini dapat mere-FLEXI-kan ketaqwaan kita pada-Nya dan semoga terhindar dari kESIA-sian. Mohon Maaf lahir dan bathin

  2. Fikri Rasyid

    02 September 2008

    @ F@tM@

    Well, nyebut merek nih. hehe.

    semoga kita semua menjadi semakin baik lagi. :)

  3. akbar

    23 July 2010

    Semoga kita mendapat berkahnya ramadhan!

The comment is closed

Untuk mencegah spamming dan komentar yang tidak relevan, area komentar untuk tulisan yang dipublikasikan lebih dari 30 hari saya tutup. Jika ada yang ingin kamu sampaikan berkenaan dengan tulisan ini, silahkan sampaikan melalui twitter atau facebook.