kenapa harus sombong dan minder?

Written by Fikri Rasyid on August 14, 2008 filed under Analisa, Pengembangan Diri and tagged with

kenapa harus sombong? apa yang bisa di sombongkan?

wajah rupawan? wajahpun pemberian Tuhan. bukan kita yang buat. setampan atau secantik apapun manusia, tetap wajah tersebut bukan buatannya. Buatan-Nya, iya.

kecerdasan? ilmu yang membuat kita diakui cerdas pun bukan kita yang membuatnya. hanya kumpulan informasi kolektif yang ditemukan oleh pendahulu. kita hanya menampung saja.

kekayaan? kekayaan pun bukan kita yang ciptakan. itu hanya titipan saja.

bakat? bakatpun bukan kita yang ciptakan. itu di berikan

lalu, kenapa harus minder?

minderpun hanya kondisi dimana kita tidak yakin dengan apa yang kita miliki jika di bandingkan dengan apa yang orang lain miliki.

wajah rupawan? wajah mu dan wajahnya pun sama – sama tidak kalian buat sendiri. semua wajah kita pemberian-Nya

kecerdasan? ilmu yang sama2 di terima pun didapat dari orang lain.

kekayaan? kekayaanpun hanya titipan

bakat? bakat pun pemberian Tuhan. manusia tidak menciptakan bakatnya sendiri. masing2 manusia diberikan bakat, lalu manusia yang mensyukuri pemberian-Nya mengasah bakat tersebut.

konklusinya? semua manusia sama. Keyakinan lah yang membedakan.

About The Author

Fikri Rasyid - I speak HTML + CSS + jQuery, breath in world wide WordPress-land and currently pursuing my bachelor degree majoring English Education at Indonesia University of Education. Google my name for more information about me.

Subscribe Through Email - Powered by Feedburner

Ketikkan alamat email kamu dan tekan tombol subscribe. Kapanpun saya mempublikasikan tulisan disini, tulisan tersebut akan terkirim ke alamat email kamu.

2 Responses for This Thought

  1. byakugie

    19 August 2008

    seseorang akan hancur kalo ia sudah tidak mau belajar lagi (sombong) dan tidak percaya lagi pada dirinya sendiri (minder) ….

    eh .. bener gak sih ?
    **berlagak melankolis**

  2. Fikri Rasyid

    19 August 2008

    @ byakugie

    setuju. dua hal itu termasuk resep manjur menuju kehancuran tuh. :D

The comment is closed

Untuk mencegah spamming dan komentar yang tidak relevan, area komentar untuk tulisan yang dipublikasikan lebih dari 30 hari saya tutup. Jika ada yang ingin kamu sampaikan berkenaan dengan tulisan ini, silahkan sampaikan melalui twitter atau facebook.