Jack Kerouac, as quoted in an Apple Computer ad

Written by Fikri Rasyid on June 8, 2010 filed under Quote and tagged with , , , , ,

Akhir-akhir ini kepala saya dipenuhi ide tentang pemberontakan: rebellion. Bagaimana mereka memberontak terhadap status quo. Bagaimana mereka dipandang sebelah mata oleh mereka orang-orang biasa yang tidak bisa melihat apa yang mereka lihat, bagaimana mereka dicibir saat mereka tengah merealisasikan ide mereka, dan bagaimana mereka merubah dunia. Orang-orang seperti Steve Jobs, Bill Gates, Sergey Brin, Larry Page, dll.

Mereka yang melawan status quo.

Sehubungan dengan hal ini, ada satu quotes yang sangat keren yang pernah saya lihat di cover art album Limp Bizkit Result May Vary (yeah, saat masih SMA saya mendengarkan Limp Bizkit. Sekarang sih tinggal kadang-kadang :p) yang saya beli saat masih SMA (masih zamannya kaset / cd). Belakangan saat saya agak geek sedikit saya tahu bahwa quotation tersebut juga digunakan oleh iklan komersial Mac-nya Apple.

Here it is:

Here’s to the Crazy Ones.

The misfits. The rebels. The troublemakers.

The round pegs in the square holes.

The ones who see things differently.

They’re not fond of rules. And they have no respect for the status quo.

You can praise them, disagree with them, quote them, disbelieve them, glorify or vilify them.

But the only thing you can’t do is ignore them. Because they change things.

They invent. They imagine. They heal. They explore. They create. They inspire. They push the human race forward…

While some see them as the crazy ones, we see genius. Because the people who are crazy enough to think they can change the world, are the ones who do.

Kamu mungkin dipandang sebelah mata, kamu mungkin dianggap gila. Orang-orang mungkin mencibir kamu, orang-orang mungkin menganggap apa yang kamu lakukan tidak masuk akal.

Tapi kamu melakukan apa yang kamu benar-benar ingin lakukan. Kamu benar-benar hidup. Kamu menjadi diri kamu sendiri. Kamu mengambil sikap dan melawan apa yang tidak kamu percayai. Bisa jadi, suatu saat kamu merubah dunia. At least, dunia kamu sendiri.

Think differently. Be yourself. Menjadi diri sendiri sudah lebih dari cukup.

About The Author

Fikri Rasyid - I speak HTML + CSS + jQuery, breath in world wide WordPress-land and currently pursuing my bachelor degree majoring English Education at Indonesia University of Education. Google my name for more information about me.

Subscribe Through Email - Powered by Feedburner

Ketikkan alamat email kamu dan tekan tombol subscribe. Kapanpun saya mempublikasikan tulisan disini, tulisan tersebut akan terkirim ke alamat email kamu. GRATIS!!

6 Responses for This Thought

  1. Agung Prasetyo

    08 June 2010

    Seperti pendiri Jawa Pos, Dahlan Iskan. Beliau melakukan perbedaan koran dari koran yang ada pada waktu awal membangun Jawa Pos. Dimana semua koran Nasional menampilkan halaman depannya dengan gambar Soeharto, tapi pak Dahlan melakukan perbedaan dengan menampilkan orang gede dari Kalimantan.

    • Fikri Rasyid

      11 June 2010

      yap, sederhananya begitu. tapi bisa juga lebih dari itu :)

  2. ina

    09 June 2010

    hm,
    jika hidup dengan menjalani apa yang benar-benar kita inginkan membuat orang di sekitar kita menderita,pertahanan seperti apa yang sepantasnya kita berikan ?

    • Fikri Rasyid

      11 June 2010

      Berarti ada yang kurang tepat. Kenapa orang lain bisa sampai dirugikan dengan pilihan kamu?

  3. Hangga Nuarta

    12 June 2010

    Ya, kadang walau penuh tekanan dan ketakutan, benar apa yang dibilang Mas Fikri bahwa mengikuti jalan kita sendiri itu sangat nikmat! :D

    • Fikri Rasyid

      12 June 2010

      Yep, that’s what makes life a life :D

The comment is closed

Untuk mencegah spamming dan komentar yang tidak relevan, area komentar untuk tulisan yang dipublikasikan lebih dari 30 hari saya tutup. Jika ada yang ingin kamu sampaikan berkenaan dengan tulisan ini, silahkan sampaikan melalui twitter atau facebook.