12 hari yang lalu, saya melakukan percobaan mengenai pengaruh kata - kata. dan kini, ternyata teori bahwa kata - kata sangat mempengaruhi hidup terbukti. 12 hari yang lalu, saya mengambil dua centong nasi, dan saya masukkan ke dalam dua plastik bening, dan ditutup. Plastik yang satu saya beri label dan ditulisi : Goblok, jelek, buruk, menjijikan, bodoh, lemah, bego, tolol, lemah, idiot, cupu, norak. Sedangkan plastik yang satu lagi saya beri label dan ditulisi : Pintar, lezat, dahsyat, mengagumkan, kuat, luar biasa, hebat, cerdas, jenius, keren, baik. ini hasilnya :

Nasi yang di labeli kata - kata baik
plastik yang ditulisi kata - kata baik, warna nasinya putih, dan wujudnya masih berupa nasi yang agak keras.

Nasi yang ditulisi kata - kata buruk
plastik yang ditulisi kata - kata buruk, bentuknya sudah cair, dan lembek. seperti sirsak busuk.
bayangkan kata - kata yang anda lontarkan pada diri anda selama ini. Atau perkataan - perkataan anda pada anak anda, teman anda, isteri anda, kepada nasib anda, atau mungkin kata - kata kotor yang anda keluarkan, baik secara sengaja atau tidak sengaja.
Kata - kata mempengaruhi hidup anda. Kata - kata memprogram otak anda.
Hati - hati dengan kata - kata anda.
Mas fikri coba tlg jelasin lebih detail lagi apa pengaruhnya kata2 itu sama nasi yg dibungkus ya?
kalo kata2 yg dicap terhadap manusia udah bisa saya cerna,tp klo yg tentang nasi bungkus itu ga ngerti??
*Hehe maap rese
Maksudnya, jangankan manusia yang mamiliki akal untuk memproses semua input yang dia terima, bahkan nasi yang tidak memiliki akal pun berubah berdasarkan input kata - kata yang di terimanya.
Referensi dasarnya, dari buku The True Power Of Water karya Dr. Masaru Emoto. Ternyata kristal air pun berubah bentuk sesuai input kata - kata yang di berikan.
Manusia 70 % terdiri dari air.
nasipun mengandung unsur air bukan?
wah ini beneran ya? jadi pengin nyobain juga..
thanks buat infonya bos
Beneran. saya coba sendiri di rumah.
sama2.
Ternyata betul juga apa yang dikatakan para pakar, kekuatan kata2 itu luar biasa. Andai saja zikir itu menjadi kebiasaan kita sehari-hari, pasti akan menyehatkan badan, memberikan keberuntungan.
Saya yakin dengan itu. Subhanallah, Maha Besar Allah.
Percobaan kecil ini membuktikan kekuatan kata2, dan dzikir itu kata2 yang ter’program’ dengan baik. Hmm.. sedikit demi sedikit saya mulai memahami mengapa Rasul mencontohkan dzikir.