Posts categorized into Tips :

Social Media Marketing: Definisi, Konsep dan Aplikasnya

Written by Fikri Rasyid on May 2, 2009 filed under Bisnis, internet, Tips and tagged with , , ,

 Social Media Landscape by fredcavazza

Social Media Landscape by fredcavazza

Berdasarkan Wikipedia, Social Media adalah information content created by people using highly accessible and scalable publishing technologies. Saya sendiri memahami social media sebagai realisasi dari konsep web 2.0: Media yang kontennya diciptakan oleh masyarakat umum/user dengan dukungan teknologi (website, atau web application) yang menganut oknsep web 2.0. Bentuk fisik dari social media: blog, microblog, social networking site, photo sharing, video sharing, dll.

Jadi, what makes a social media, social media adalah aspek kontennya yang diciptakan oleh masyarakat umum (sosial): sebuah penggabungan sosiologi dengan fasilitas teknologi. Merubah hubungan komunikasi one-to-many (dari media yang dimilki para pemodal saja) ke many-to-many (dari masyarakat untuk masyarakat).
Read More

Individu Yang Menguntungkan Orang Lain

Written by Fikri Rasyid on April 29, 2009 filed under Pengembangan Diri, Tips and tagged with , , , , ,

http://www.flickr.com/photos/laughingsquid/2669186954/

http://www.flickr.com/photos/laughingsquid/2669186954/

Jika kita sadari, kaidah yang kita gunakan dari semua tindakan kita lakukan dalam hidup adalah kaidah manfaat.

Manusia -Saya, anda dan semua orang lain yang hidup di dunia- hanya melakukan dan memutuskan sesuatu yang bermanfaat baginya.

Perbedaannya, hanyalah definisi ‘manfaat’ yang berbeda bagi setiap orang.

Seorang atasan memutuskan mempekerjakan seseorang karena dia pikir orang tersebut bermanfaat baginya. Manfaat yang didapatnya: Pekerjaan yang terselesaikan tanpa dia harus menggunakan waktunya, yang mana pekerjaan yang terselesaikan tersebut akan mendatangkan lebih banyak uang dari pada uang yang dia keluarkan untuk membayar karyawan yang dia pekerjakan.

Seorang calon karyawan melamar kerja di satu perusahaan karena dia berfikir hal tersebut akan memberi manfaat baginya. Manfaat yang didapatnya: Mendapatkan penghasilan.

Analisa semua kegiatan anda. Anda akan menemukan bahwa alasan kita melakukan sesuatu karena kita yakin kita merasa mendapatkan manfaat dari hal tersebut:

Read More

Memberikan Pendapat: Pastikan Anda Memberitahukan Manfaat Dari Mengikuti Pendapat Anda

Written by Fikri Rasyid on April 22, 2009 filed under Analisa, Pengembangan Diri, Tips and tagged with , , , , ,

opinion by Guacamole Goalie

opinion by Guacamole Goalie

Berpendapat adalah menyampaikan sudut pandang kita mengenai sesuatu.

Semua dari kita selalu berpendapat. Berpendapat bahwa pemilu curang lah, Pemerintahan kurang memperdulikan rakyat lah, rekan kita seharusnya lebih care terhadap kita lah, project di kantor sebaiknya begitu lah, letak rak buku di rumah sebaiknya di miringkan saja lah, dan lain lain sebagainya.

Dan hey, bukankah ngeblog juga proses berpendapat? ;)

Kita semua berpendapat. Dan pada dasarnya, kita berpendapat mengenai dua hal:

  1. Berpendapat mengenai satu hal yang diluar jangkauan kontrol kita. Artinya, pendapat kita tidak akan mengubah bagaimana terjadinya sesuatu.Contohnya: “Mengapa hujan turunnya jam 12? Mengapa tidak turun jam 12.45 saja?”
  2. Berpendapat mengenai satu hal yang berada di dalam jangkauan kontrol kita. Artinya, pendapat kita bisa jadi mengubah bagaimana jadinya sesuatu.Contohnya: Anda berbicara dengan teman anda dan berkata “bagaimana jika rambutmu di potong pendek saja? Kelihatannya akan jauh lebih bagus deh.”

Sekarang, lupakan dulu jenis pendapat no. 1 karena jenis pendapat no. 2 lebih bermanfaat untuk kehidupan kita sehari-hari. Kita seringkali mengemukakan pendapat mengenai sesuatu yang berada di dalam jangkauan kontrol kita. Kadang pendapat kita itu diterima dan merubah terjadinya sesuatu, namun pernah juga pendapat kita di tolak mentah-mentah.

Ada hal yang menarik disini: Apa yang menyebabkan perbedaan tersebut? Apa yang menyebabkan pendapat kita di terima, dan apa yang menyebabkan pendapat kita ditolak?

Pengemasan pendapat sudah pasti turut menentukan. Intonasi suara, gaya bahasa, daya tarik dan tutur kata jelas menentukan diterima atau ditolaknya pendapat kita. Namun jika ditilik dari sisi “konten” pendapat, jika kita telaah ternyata alasan mengapa pendapat kita diterima dan ditolak sederhana:

Manfaat yang didapat orang jika mengikuti pendapat kita.

Coba pikirkan contoh tadi: Kita memberikan pendapat kepada teman kita yang rambutnya bak rockstar kesiangan itu untuk “memendekkan rambutnya”. Bisa jadi redaksi pendapat kita seperti ini:

“bagaimana jika rambutmu di potong pendek saja? Kelihatannya akan jauh lebih bagus deh.”

Dan reaksinya? Bisa jadi ditolak. Karena bisa jadi dia berfikir kalau rambut panjangnya juga terlihat keren. Tapi coba kita tambahkan sedikit tambahan:

“Eh, bagaimana jika rambutmu di potong pendek saja? Denger-denger wanita pujaanmu itu sangat menyukai pria yang rambutnya pendek.”

See? Bukankah kemungkinan diterimanya pendapat kita naik? Setidaknya, menjadi lebih dipikirkan lah. Alasannya? Karena kita memberikan manfaat yang jelas dan dibutuhkan oleh teman kita.

Jadi?

Berpendapat sudah menjadi bagian krusial dari kehidupan kita.  Berpendapat dengan teman, rekan, atasan, senior, pasangan, orang tua, atau bahkan berpendapat di blog dan comment. Bagaimana jika kita menaikkan kemungkinan penerimaan mereka akan pendapat kita dengan menambahkan dengan jelas manfaat yang mereka butuhkan dengan mengikuti pendapat kita?

Hasilnya bisa jadi menarik kan? ;)

Atau, ada pendapat lain yang ingin anda utarakan? Silahkan sampaikan melalui kolom komentar dengan menyertakan manfaatnya y :P

P.S.

Tulisan ini termasuk ke dalam tulisan yang saya tulis untuk Kontes Berpikir Kritis Navinot 2009 untuk tema hari pertama: mengungkapkan pendapat secara efisien. Anda juga punya blog? Mungkin anda bisa pertimbangkan untuk mengikuti kontes ini. Hadiah utamanya netbook HP mini note loh! Ada hadiah harian kaos keren NavinoTnya juga!

Note: Di P.S. diatas saya menyampaikan pendapat dan manfaatnya kan? LOL Please do correct me if i’m wrong :)

Kejutan & Variasi: Solusi Kebosanan. Satu hal yang membuat hidup lebih hidup

Written by Fikri Rasyid on filed under Pengembangan Diri, Tips and tagged with , , , , ,

Surprise by CATeyes

Surprise by CATeyes

Hidup lebih hidup? Ahahaha, seperti tagline iklan saja. :P Well, Tapi suka tidak suka, ini topik yang penting. Bukankah banyak dari kita yang jenuh dan bosan dengan kehidupannya?

Bosan dengan pekerjaannya?

Bosan dengan rutinitasnya?

Bosan dengan pasangannya?

Bosan dengan hubungannya?

Dan bosan dengan yang lain-lainnya? ;)

Apapun itu bentuk atau sasaran kebosanan anda, solusi pasti dari masalah kebosanan anda tersebut pasti sederhana: Kejutan & Variasi. Bukankah penyebab kebosanan adalah hal serupa yang terjadi berulang-ulang hingga kita ‘mampu memprediksi‘ akan seperti apa jadinya?

Bukankah yang menjadikan pertandingan sepak bola menarik adalah tidak ada yang tahu akan bagaimana berakhirnya?

Bayangkan jika anda menyaksikan pertandingan sepak bola yang anda tahu di detik keberapa akan terjadi gol, siapa yang mencetak gol dan berapa hasil akhir dari pertandingan karena anda telah berulang kali menonton rekamannya?

Membosankan kan? ;)

Jadi, jika anda bosan akan sesuatu, buatlah kejutan dan variasi.

Bosan dengan rutinitas? Cobalah bentuk kegiatan baru yang anda belum pernah coba.

Bosan dengan teman/rekan/partner/pasangan? Cobalah perlakukan mereka berbeda: berikan satu kejutan yang manis yang belum pernah anda lakukan sebelumnya. Mulai dari memberikan perhatian yang tulus mungkin? ;)

Bosan dengan kehidupan anda? Bagaimana jika dimulai dengan merubah perasaan yang mumet itu dengan perasaan bersyukur atas apa yang anda miliki yang tidak orang lain miliki?

See? Anda bisa sesuaikan kejutan dan variasi tersebut dengan kondisi aktual anda :)

Dari hal bernama kejutan dan variasi ini, saya jadi menyadari hikmah dua pesan berharga dari seorang pria terbaik sepanjang masa:

Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin. Orang yang hari ini sama dengan hari kemarin adalah orang yang merugi.

Ketika pulang dari rumah ibadah, gunakan jalan pulang yang berbeda dengan jalan ketika datang.

Kedua hal itu salah satu tujuannya adalah menunjuk pada kejutan dan variasi kan? Begitu penuh kasihnya beliau menasihatkan hal diatas: Salah satunya agar kita tidak terjebak pada kebosanan.

Pendapat anda? Apa kejutan dan variasi yang anda lakukan atau dapatkan hari ini? ;)

Waspadai Penipuan Berkedok Meminta Tolong Isikan Pulsa

Written by Fikri Rasyid on March 22, 2009 filed under Personal, Tips and tagged with , ,

Impostor by Sharpeshots

Impostor by Sharpeshots

Sebenarnya saya tidak berminat untuk membahas sisi ketidak baikan yang dilakukan oleh beberapa oknum yang belum tercerahkan. Namun mempertimbangkan bahwa bisa jadi anda mengalami hal yang sama, membuat saya merasa lebih baik menceritakan hal ini.

Beberapa hari lalu, saat malam hari sekitar pukul 8, ayah saya mendapatkan satu sms dari kolega nya yang isinya “tolong isikan pulsa hp saya, besok saya ganti”. Pertama-tama, ayah saya agak heran karena sms tersebut menggunakan gaya bahasa yang tidak biasa mereka gunakan. Namun karena kepercayaan ayah saya pada koleganya, akhirnya tanpa bertanya lebih lanjut beliau mengisikan pulsa karena beliau tahu bahwa koleganya ini sedang dalam perjalanan, mungkin sulit mencari pulsa.

Keesokan harinya, ayah saya bertemu koleganya ini di tempat kerja. kolega ayah saya bertanya apakah ada pesan yang masuk dari hp-nya, dan kalau ada tolong jangan dihiraukan karena kemarin sore saat di bus hpnya hilang dicuri.

*hah?*

Artinya, pesan yang masuk ke nomor ayah saya yang minta tolong diisikan pulsa adalah sms dari pencuri handphone tersebut.

Pesan moralnya? Jika anda salah seorang dari teman anda meminta tolong diisikan pulsa dengan gaya bahasa yang mencurigakan, lakukan cross check. Minimal, telephone dulu untuk memastikan. :)

Semoga bermanfaat untuk anda.

Regards,

Fikri Rasyid.

Yang Menjadikan Sesuatu Berharga Itu Manusia Lain

Written by Fikri Rasyid on March 12, 2009 filed under Analisa, Pengembangan Diri, Tips and tagged with , , ,

only human by sorrenta

only human by sorrenta

Hari ini saya memiliki pertanyaan menarik: Sebenarnya yang membuat sesuatu menjadi berharga itu apa sih?

Coba perhatikan mall yang ramai pengunjung. Mengapa harga beli/sewa booth disana dihargai begitu tinggi? Coba perhatikan barang yang dihargai begitu tinggi. Coba perhatikan seseorang yang begitu dihargai dan dicintai. Coba perhatikan mereka yang berpenghasilan tinggi. Coba perhatikan mereka yang status sosialnya baik (baik disini artinya lebih dari “warga biasa”) di masyarakat.

Kalau dipikir-pikir, saya akhirnya menyimpulkan satu hal: Segala sesuatu menjadi berharga karena manusia yang lain.

Percaya? ;)

Mengapa harga sewa/beli booth di mall yang ramai dihargai begitu tinggi? Karena ramai manusia disana. Bandingkan harga sewa/beli mall yang ramai dengan mall yang sepi pengunjung.

Mengapa ada barang yang dihargai begitu tinggi? Karena ada manusia lain yang mau mengeluarkan uangnya dengan nilai sebegitu tinggi nya. Kalau tidak ada manusia lain yang mau membeli senilai tersebut? Memangnya akan diberi price tag setinggi itu? ;)

Perhatikan seseorang yang begitu di hormati dan dicintai. Pastinya dia diperlakukan dengan penuh hormat dan cinta karena dia juga memperlakukan manusia lain dengan penuh hormat dan cinta. Ekstrimnya, coba bayangkan orang yang sama jika dia hidup di suatu hutan sendiri tanpa ada yang mengetahui dan tanpa dia mencintai dan menghormati manusia lain sebagaimana yang dia lakukan hari ini. Akankah ada yang menghormati dan mencintainya?

Mereka yang berpenghasilan tinggi? Tentunya karena mereka memiliki kemampuan yang berguna untuk manusia lain. Coba mereka memiliki kemampuan yang hanya berguna untuk dirinya sendiri dan tidak berguna untuk manusia lain. Akankah mereka memiliki penghasilan setinggi itu?

Perhatikan mereka yang status sosialnya tinggi. Bukankah hal itu diberikan oleh manusia lain atas jasanya kepada manusia lain?

Pada akhirnya, kesimpulan yang saya tarik adalah “yang menjadikan sesuatu berharga (secara duniawi) adalah manusia lain”.

Jadi? Jika kita ingin menjadikan sesuatu berharga, let’s say hidup kita, jadi kita ingin menjadikan hidup kita berharga, hiduplah untuk orang lain. Yang saya maksudkan dengan hidup untuk orang lain bukannya hidup menjadi pesuruh orang lain, namun hiduplah untuk memberikan kebaikan untuk orang lain.

Mungkin kita (termasuk saya sendiri) perlu mengoreksi arah pandang kita yang selama ini SAYA, SAYA, SAYA, SAYA kan? Berbicara tentang SAYA, menentukan tujuan untuk SAYA, melakukan sesuatu karena SAYA, menyempatkan sesuatu karena SAYA, dll.

Bukan berarti urusan pribadi anda menjadi tidak penting. No, urusan dan “wilayah” pribadi juga penting. Tapi memberikan kebaikan untuk orang lain mendatangkan perasaan yang juga penting :)

Tidak perlu bingung. Coba saja dengan hal-hal sederhana. Lakukan hal-hal kecil untuk kebaikan manusia lain, dan rasakan perubahan yang terjadi. (Mario Teguh sekali y? :P )

Saya pribadi mulai mengujikan hal ini di beberapa hal sederhana dalam kehidupan saya. Alih-alih bercerita, saya coba mendengarkan dan memperhatikan manusia lain, membuat puisi untuk manusia lain, memberi perhatian untuk manusia lain, membantukan mengambilkan minum untuk manusia lain..

Dan hey, perasaan berharga dan tentram itu mulai menyapa saya! :D

Bagaimana dengan anda?

Silahkan langsung saja sharing pengalaman anda disini :)

Selamat hari kamis dan selamat menjadi berharga! :D

Mantra Psikologis Bernama Perhatian

Written by Fikri Rasyid on March 8, 2009 filed under Analisa, Pengembangan Diri, Personal, Tips and tagged with , , ,

Tender Love and Care by Araleya

Tender Love and Care by Araleya

Bagaimana sih caranya agar orang lain senang dengan saya? Itu pertanyaan klasik yang selalu saya coba cari jawabannya karena hubungan antar manusia merupakan salah satu kunci kesuksesan dan kebahagiaan. Dan syukurnya, saya menemukan salah satu dari banyak jawabannya.

Ada banyak cara agar disenangi orang lain. Dan kebanyakan dari banyak cara tersebut mungkin sudah anda ketahui. Maka dari itu, pada entri kali ini saya ingin mengangkat satu aspek saja yang ingin saya bahas.

Satu hal klasik yang mungkin anda lupakan.

Satu mantra psikologis yang bisa membuat hubungan anda dengan orang lain menjadi lebih akrab. Lebih mesra, lebih berkualitas, lebih membahagiakan dan lebih memberi kedamaian.

Satu mantra psikologis bernama PERHATIAN.

Sederhana kan? ;)

Ibu saya adalah dosen dan seorang network marketer yang notabene selalu berurusan dengan manusia. Dan saya sangat kagum mengenai betapa banyak orang yang nyaman berada di dekatnya. Bahkan hingga menganggap ibu ke ibu saya ini.

Suatu ketika, saya menanyakan hal ini kepada beliau:

“Mam, kenapa banyak orang yang nyaman dengan mama? Bahkan sampai menganggap Mama Ibu mereka sendiri?”

Jawaban beliau sangat bermakna:

“Ada satu kebutuhan dasar manusia yang belum kamu pahami. Satu kebutuhan manusia yang jika kamu penuhi bal tersebut, semua orang akan nempel sama kamu. Satu kebutuhan dasar yang bahkan lebih berharga dari kebutuhan untuk makan.

Kebutuhan tersebut bernama Perhatian.

Coba kamu penuhi kebutuhan mereka akan perhatian. Beri mereka perhatian. Tanyakan hal-hal yang penting bagi mereka namun tampak tidak penting bagi kamu. Dengarkan keluh kesah mereka. Tidak perlu banyak bicara. Dengarkan saja. Investasikan waktu mu untuk menunjukan pada mereka bahwa kamu perhatian pada mereka dan mereka itu penting untuk kamu. Kirimi mereka sms yang menanyakan kabar mereka. Lakukan hal-hal yang kamu anggap sepele namun mereka butuhkan.”

Seketika saya termenung. Betul juga. Perhatian merupakan salah satu kebutuhan paling mendasar manusia. Self actualization. Puncak tertinggi dari skema kebutuhan Maslow.

Seorang anak berubah menjadi bengal karena mereka butuh perhatian. Anak-anak muda nongkrong di pinggir jalan Dago setiap malam minggu demi setetes perhatian. Pelajar teladan menjaga prestasinya demi perhatian. Karyawan top menjaga performanya demi perhatian atasannya.

Seorang teman memberikan senyum terbaiknya karena anda memberikannya perhatian.

Entah kesimpulan yang saya tarik ini benar atau salah. Tapi saya yakin bahwa mantra psiklogis bernama perhatian ini benar-benar ada.

Berhenti berfikir. Lakukan saja langkah kecil ini: Mulailah memberikan perhatian kepada apa-apa yang sebelumnya tidak anda berikan perhatian.

Berikan komentar mengenai betapa segarnya penampilan rekan kerja anda. Beritahu betapa menawannya senyum pasangan anda. Katakan betapa gantengnya kawan anda. Tatap dalam dan berikan senyum terbaik anda kepada teman anda. Salami dengan penuh khidmat orang tua anda. Tatap dengan penuh minat ketika guru atau dosen anda tengah memberikan pengajarannya kepada anda. Tanyakan kabar kesehatan kawan anda. Tanyakan hambatan-hambatan rekan bisnis anda dan apa yang bisa anda bantu untuk menyelesaikannya. Sapa OB dan tukang parkir di tempat anda bekerja.

Melakukan hal ini satu atau dua kali mungkin tidak akan memberikan efek berarti. Coba jadikan ini kebiasaan anda. Lakukan setiap hari.

Dan lihat apa yang terjadi ;)

P.S.

Kalau ada yang sudah mempraktekannya dan membawa dampak yang menarik, share dengan teman-teman disini y :)

Tips dan Pelajaran Dari Mario Teguh Tentang Love, Life & Success di Mario Teguh Super Club ( MTSC ) Bandung Chapter

Written by Fikri Rasyid on February 14, 2009 filed under Pengembangan Diri, Review, Tips and tagged with , ,

Kemarin malam saya sangat beruntung sekali mendapatkan kesempatan untuk mengikuti gathering Mario Teguh Super Club ( MTSC ) Bandung Chapter di Rumah Makan Sindang Reret yang dalam pandangan saya, sangat minim publikasi. Beruntung kakak saya menemukan informasi tersebut via facebook dan membuat saya mengetahui dan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut. :D

Secara garis besar, pembicaraan malam itu berpusat antara Love, Life & Success. Berikut ini pointer – pointer dan “pesan” yang saya tangkap tadi malam :

  • Kecintaan merupakan kualitas yang memperkuat kualitas lain
  • Jangan hidup separuh – separuh. Hidup terlalu berharga untuk di jalankan setengah – setengah
  • Manusia menjadi bernilai jika mampu bernilai untuk orang lain. Esensi dari “bernilai” adalah memberi
  • Jika anda tidak melakukan sesuatu yang menjadikan diri anda terbaik di bidangnya, stop melakukan hal tersebut dan jalankan bidang lain
  • Kebanyakan manusia adalah defenders of the past, melihat berdasarkan masa lalunya. Maka dari itu, marilah kita menjadi manusia yang menlihat seseorang berdasarkan masa depannya dan akan menjadi apa dia.
  • Wanita senang dengan pria yang memberikan masa depan
  • Wanita senang dengan pria yang mapan
  • Kalau cinta tidak gila, maka hal tersebut bukan cinta.
  • Kalau anda cinta, anda akan rela melakukan apapun : bangun lebih pagi, mengurangi waktu istirahat, melakukan hal – hal di luar batas normal, dll
  • Sekeras apapun anda meng kritik orang lain, kritikan tersebut tidak akan merubah diri anda
  • LIFE IS NOT ALL ABOUT THEM, IT’S ALL ABOUT ME!
  • Jadilah pribadi yang menunjukan keindahan iman, agar orang lain jadi mengenal Tuhan karena mengenal anda
  • Bukti kita mencintai Tuhan adalah kita mencintai sesama manusia
  • Pernikahan itu PERSAHABATAN
  • Memaafkan itu bukan tentang orang lain, memaafkan itu tentang diri kita sendiri
  • Orang besar tidak memikirkan dirinya sendiri. Orang besar memikirkan orang lain, memikirkan alat, system, perusahaan, organisasi, dll
  • Kasih sayang mengubah pendapat mengenai yang SULIT dan TIDAK MUNGKIN
  • Konstruksi keTuhanan secara keseluruhan adalah Kasih Sayang
  • yang mendapatkan dari keuntungan dari memaafkan adalah yang memaafkan
  • CINTA ITU TIDAK HARUS DIKATAKAN KALAU ANDA BISU
  • Badan memiliki batas, sedangkan kebaikan berbekas lebih panjang dari umur
  • Berencanalah hidup panjang melalui kebaikan yang dilakukan
  • Apa itu Sukses?
    Banyak orang menginginkan kesuksesan namun tidak memiliki bayangan apapun tentang kesuksesan yang diinginkannya
  • Orang baik merupakan orang kaya.
    Orang jahat yang kaya merupakan orang miskin yang uangnya banyak.
    Sedangkan orang baik yang miskin merupakan orang kaya yang uangnya sedikit
  • Orang berhasil harus memberdayakan pikirannya.
  • TIDAK ADA KEKAYAAN YANG MELEBIHI APA YANG BISA DI TAMBANG DARI PIKIRAN MANUSIA
  • Pemimpin umat harus bisa melayani keseluruhan umat
  • Mulailah segala sesuatu dari kebaikan
  • Orang menjadi ramah karena tahu, Yang Maha Perkasa menjaganya.
  • Baik berarti setia pada yang benar yang juga berarti santun
  • Hormat adalah bukti kasih sayang
  • Tidak ada orang beriman yang tidak diuji
  • Diuji berarti pengulangan
  • Memudahkan orang lain membuat hidup anda menjadi mudah

Itu dia pointer – pointer dari acara Gathering Mario Teguh Super Club ( MTSC ) Bandung Chapter kemarin malam di Rumah Makan Sindang Reret, Bandung.

Pendapat anda? ;)

Tips Cara Bangun Subuh Setiap Hari Dengan Nikmat. Tanpa Alarm, Tanpa Weker

Written by Fikri Rasyid on December 22, 2008 filed under Pengembangan Diri, Tips and tagged with , , ,

Bangun pagi merupakan masalah untuk anda? Saya terbiasa bangun pukul 4 setiap hari, dan saya rasa pada kesempatan ini saya ingin membagikan CARA-nya kepada anda.

Perlu diingat, saya bukan ahli kesehatan atau ahli mengenai fisik manusia. Tapi satu hal yang pasti, saya terbiasa bangun pagi, rata – rata pukul 4, bahkan sering kali pukul 3, dan saya mengetahui cara yang bekerja dengan baik untuk diri saya. Maka dari itu, saya tidak tahu apakah cara ini akan bekerja dengan baik juga untuk anda. Tapi, tak ada salahnya mencoba kan? ;)

Hanya ada satu poin disini :

Jika anda ingin bangun subuh, anda hanya perlu meniatkannya secara Spesifik.

Tubuh dan alam bawah sadar anda akan mengingat perintah anda, dan tubuh anda akan bangun dengan sendirinya sesuai dengan perintah anda. Anda adalah tuan dari tubuh anda kan? ;)

Jadi yang perlu dilakukan sederhana jika anda ingin bangun subuh : sebelum tidur, niatkan jam berapa anda ingin bangun. satu hal penting disini, waktu yang anda niatkan harus spesifik. HARUS SPESIFIK. Anda perlu mencamkan kata – kata spesifik tadi jika ingin cara ini berhasil.

Alih alih berniat ingin bangun sepagi mungkin, niatkan untuk bangun jam 3 tepat.

ingat, niatkan dengan spesifik. Banyak orang kacau bangun tidurnya karena mereka memang tidak meniatkan / merencanakan kapan mereka ingin bangun.

Yep, sesederhana itu caranya. Silahkan dicoba. Setelah mencoba tips ini, silahkan sharing pengalamannya melalui form komentar dibawah.

Enjoy! :D

3 Kemampuan Pemimpin Atau “Raja” Menurut Mario Teguh di Golden Ways

Written by Fikri Rasyid on December 9, 2008 filed under Pengembangan Diri, Tips and tagged with ,

Mario Teguh, image dari <a href=

Mario Teguh, image dari

Salah satu acara televisi yang saya sukai : Mario Teguh Golden Ways, Metro Tv hari minggu jam 7. Satu acara berformat “ceramah” sebenarnya, satu format acara yang tergolong membosankan menurut saya. Tapi entah mengapa, Mario Teguh membawakan acara tersebut dengan penuh karisma. Menarik.

Hari minggu lalu ( 7 desember 2008 ), tema yang dibawa adalah “I Just Can’t Wait To Be a King”. Betapa setiap manusia (terutama anak muda) selalu menginginkan untuk bersegera menjadi raja, atau dengan kata lain, berkuasa penuh atas perilakunya sendiri, meskipun belum saatnya. Nah, ditengah pembahasan tersebut, saya mempelajari satu hal menarik : 3 kemampuan yang membedakan seorang raja (pemimpin), dan orang yang bukan raja :

  1. Kemampuan mengenali kemampuan
  2. Kemampuan memberdayakan kemampuan
  3. Kemampuan meningkatkan kemampuan

Kemampuan mengenali kemampuan & Kemampuan memberdayakan kemampuan

Poin pertama dan kedua ini menjelaskan satu hal penting mengenai satu hal : kemampuan manajerial. Seorang raja tidak perlu hebat dalam segala hal, seorang raja hanya perlu dan harus menjadi hebat dalam hal membuat dan mengelola tim yang hebat.

Seorang raja tidak perlu hebat, tapi harus mampu membuat dan mengelola tim yang hebat

Kemampuan meningkatkan kemampuan
Poin ketiga ini menjelaskan satu hal yang penting : Satu hal yang pasti terjadi adalah perubahan. Perubahan tidak bisa dihindari, perubahan harus diatasi. Dan bagi seorang raja, meningkatkan kemampuan merupakan satu cara untuk menghadapi dan mengatasi perubahan tersebut.

Akhir kata, mungkin beberapa dari anda merasa “tidak memerlukan 3 kemampuan ini karena toh saya bukan raja”. Tapi sadarilah, setiap orang dilahirkan untuk menjadi raja atau pemimpin. Setidaknya, untuk dirinya sendiri. Jika kita belum menjadi pemimpin untuk orang lain, setidaknya pimpinlah diri sendiri. Jangan biarkan diri kita kehilangan arah. Jika belum saatnya mengenali dan memberdayakan kemampuan orang lain, kenali dan berdayakanlah kemampuan diri sendiri. :)

Demikian, selamat menikmati hari ini :)