Posts categorized into Islam :

Allah Telah Menghimpun Ilmu Kedokteran Hanya Dalam Setengah Ayat Al-Qur’an

Written by Fikri Rasyid on December 17, 2008 filed under Islam, Kesehatan and tagged with , ,

Saya menemukan satu artikel menarik, dan tidak tahan untuk mempublikasikan ulang disini saking menariknya. Dari Majalah Alia no II Tahun V Rabiul Sani – Jumadil Awal 1429 H / Mei 2008, dan saya temukan versi digitalnya yang dipublikasikan di internet di http://www.bali-organic.com/latest/the-great-eshop.php

Here we go :

Khalifah Ar Rasyid memiliki seorang dokter  yang pernah berkata kepada Ali bin Husain, “Dalam kitab kalian tidak terdapat ilmu kedokteran. Padahal ilmu itu ada dua, yaitu ilmu agama dan ilmu tubuh. “
Ali bin Husain menjawab, “Allah telah menghimpun ilmu kedokteran hanya dalam setengah ayat dari kitab kami. “ Sang dokter bertanya, “Apakah itu?” Ali menjawab, “Makanlah dan minumlah kalian, tapi jangan berlebihan…!”  (QS Al A’raf (7):31)

Well, sumber berbagai penyakit modern saat ini memang kesalahan pola makan. Benarlah firman Allah di Al-Qur’an :D

;)

Tips Pola Makan Yang Sehat : Ternyata Pola Makan Tiga Kali Sehari Kurang Bagus

Written by Fikri Rasyid on December 15, 2008 filed under Islam, Kesehatan, Pengembangan Diri and tagged with ,

Makanan. Image dari <a href=

Makanan. Image dari http://aboutmiracle.wordpress.com/2007/10/07/tips-menghadap-hidangan

Kita sebagai warga negara Indonesia terbiasa makan tiga kali sehari, dengan nasi sebagai “menu wajib”. Belum bisa dikatakan makan jika tanpa nasi. Makan tanpa nasi digolongkan sebagai ngemil, tidak lebih.

Masalahnya adalah, apakah pola makan seperti itu sehat?

Beberapa hari yang lalu saya ngobrol dengan seorang kawan dari Bandung Rukyat Center (Lembaga pengobatan Ala Nabi), dan hasil obrolan tersebut, cukup mengejutkan saya :

Pola makan tiga kali sehari dengan nasi sebagai menu utama ternyata kurang sehat.

Mengapa? Karena suplai karbohidratnya jadi berlebihan. Jika ditilik efek jangka panjangnya, kadar gula dalam darah akan tinggi jika dibiasakan seperti itu.
Pantas banya penderita diabetes di Indonesia :P

Pola makan yang lebih sehat : Lima kali sehari.

  • Makan pagi cukup roti dan susu. Sedikit karbohidrat saja. Hindari makan kenyang di pagi hari karena akan membuat ngantuk. Jika anda makan kenyang di pagi hari, energi yang seharusnya digunakan untuk beraktifitas malah habis ke perut anda.
  • 3 jam setelah makan pagi, makan makanan ringan seperti roti. Setiap 3 jam, perut pasti merasa lapar
  • Makan siang, silahkan makan lengkap. Nasi, lauk pauk dan sayur mayur. Tapi selalu ingat : Berhenti sebelum kenyang!
  • Sore hari, ba’da ashar, makan – makanan ringan lagi. Snack sore seperti kolak, bubur kacang hijau, atau mungkin buah – buahan bisa jadi pilihan.
  • malam, makan lengkap. Usahakan makan malam 3 jam dari waktu tidur anda, agar sebelum tidur makanan telah selesai dicerna dan tidak mengganggu tidur anda.

Yep, itu pola yang direkomendasikan kawan saya. kalau diperhatikan, sebenarnya ada polanya : Makan setiap 3 jam sekali, karena perut memang merasa lapar setiap 3 jam sekali, namun kadarnya terkait dengan waktu.

Catatan tambahan :

Jika anda hendak memakan buah, makanlah buah sebelum anda memakan makanan lengkap. Orang Indonesia terbiasa memakan buah – buahan setelah makan nasi, dan ternyata pola ini kurang baik. Makan buah dulou baru makan berat. Ketika saya menanyakan hal ini ke ahli kimia makanan, ternyata memang ada alasan ilmiahnya : Buah sebaiknya di makan lebih dahulu agar mikronutrisi dari buah masuk duluan. ;)

Well, Semoga bermanfaat! :D

Daftar 30 enterpreneur kaya amerika di bawah umur 30 tahun

Written by Fikri Rasyid on September 23, 2008 filed under Bisnis, Islam, Personal and tagged with , ,

saya menemukan link bagus nih, dari inc.com. Isinya daftar 30 usahawan sukses amerika di bawah 30 tahun.herannya Mark Zuckerberg kok tidak masuk y? :P. Di Amerika sana ternyata semakin enterpreneur muda semakin banyak bermunculan. hmm… nice culture. Indonesia harus punya banyak yang seperti ini juga nih. usahawan muda kaya bersahaja. :)

Oya, ngomong2 punten sekali nih frekuensi update blog iniagak kurang lancar. Sekarang saya sedang membesarkan Bloggingly nih. Sedang di push agar pengunjungnya naik. meskipun begitu, pemeliharaan blog ini tetap dioptimalkan kok. Tenang saja. :) update pemikiran terbaru selalu siap untuk di publish.

Semangat! :D

Ternyata Adam Dilahirkan – review buku

Written by Fikri Rasyid on September 6, 2008 filed under Islam, Review and tagged with ,

Ternyata Adam Dilahirkan

Ternyata Adam Dilahirkan? Lagi – lagi Bapak Agus Mustofa memberikan kajian islam dari sudut science dengan tema yang kontroversial namun memikat.

Setelah berbagai buku dengan tema yang ‘wah‘ seperti Ternyata Akhirat Tidak Kekal, Terpesona di Sidratul Munthaha, Scientefic Fasting, dan lain lain, akhirnya buku ketigabelasnya ini kembali memikat saya. Buku ini berisi hasil kajian Bapak Agus Mustofa atas Ayat – ayat Al-Qur’an secara holistik yang bercerita tentang penciptaan Nabi Adam a.s.

Banyak sekali ayat di Al-Qur’an yang bercerita mengenai penciptaan manusia. Beberapa berkata manusia diciptakan dari segumpal darah, beberapa berkata air mani yang bercampur, beberapa mengatakan dari tanah yang ditiupkan Ruh-Nya. Sepintas ayat – ayat al-Qur’an tersebut seperti bertolak belakang, tetapi ternyata apabila dikaji secara holistik, akan memberikan petunjuk mengenai rahasia penciptaan nenek moyang umat manusia modern : Nabi Adam a.s.

Poin – poin penting di buku ini adalah ayat – ayat yang ternyata tidak merujuk bahwa ” Nabi Adam merupakan manusia pertama “ tetapi ” Nabi Adam merupakan khalifah pertama “, konsep DNA yang berisi “perintah” sebagai penyusun manusia yang menjadi kunci penciptaan, konsep baru yang coba diajukan Bapak Agus mustofa : bukan evolusi atau penciptaan tiba- tiba, tetapi “benih”, kekurang tepatan penerjemahan kedalam bahasa indonesia yang menyebabkan kesalahan persepsi, konsep Ba’asyar – manusia purba dan Al- Insan - manusia modern, dan salah satu yang terpenting adalah : pemahaman Kun Fa Yakun yang mengandung arit “proses”, bukan “secara tiba- tiba”. Untuk yang terakhir ini bapak Agus Mustofa menyatakan akan membuat satu buku khusus tentang hal ini karena kedalaman konsep dalam kalimat ersebut.

Jujur saja, saya sangat mengagumi karya – karya Bapak Agus Mustofa. Beberapa karyanya yang sudah saya baca, memberikan perspektif baru yang lebih luas untuk saya. Hal – hal seperti Tauhid, Akhirat, asal – usul bumi, kedekatan dengan Allah, dan banyak hal lain. Hal yang menarik dari kesemua karya beliau adalah beliau menggunakan pendekatan berdasarkan Petunjuk Allah pada Al-Qur’an, dan fakta – fakta sains yang ada. dalil naqliyah dan qauliyah. Kenyataan bahwa keduanya bersinergi dan saling melengkapi dengan sangat harmonisnya. Jika anda ingin mengkaji islam lebih dalam dan dari sisi yang berbeda, saya merekomendasikan buku2 karya Bapak Agus Mustofa.

Tentang ibadah shaum dan penertiban pedagang makanan di siang hari

Written by Fikri Rasyid on September 5, 2008 filed under Analisa, Islam and tagged with ,

satu hal ini selalu mengusik saya di setiap bulan ramadhan, waktu dimana umat islam sedunia menjalankan ibadah shaum : Razia pedagang makanan di siang hari. Pedagang makanan di larang berdagangan makandi siang hari.

Saya sangat tidak setuju dengan hal ini. Okelah, mayoritas penduduk indonesia memang umat muslim. tapi bagai mana dengan yang non muslim? bagaimana dengan umat muslim yang tidak diwajibkan puasa? seperti wanita yang berhalangan, orang tua dan musafir? mereka akan kesulitan untuk mendapatkan konsumsi di siang hari.

“Tapi, ini merupakan tindakan untuk mengurangi godaan untuk umat muslim agar puasanya tidak batal.”

shaum, bagi saya merupakan tanggung jawab langsung seorang Hamba dengan Sang Maha Pencipta. Jika seseorang yang berpuasa tersebut memang serius shaumnya, apalah arti godaan makanan di depan mata. Namun jika seseorang memang tidak serius shaumnya, meskipun tidak ditemukannya makanan yang di jual oleh pedagang yang berjualan di siang hari, pasti di carinya kemanapun juga.

Saya teringat dengan apa yang dikatakan oleh Bapak Ary Ginanjar, sang founder ESQ modeling, tentang apa yang dikatakannya tentang islam dalam ESQ, yang koheren dengan topik ini :

“Bukan Al-Qur’an untuk islam,
bukan dunia untuk islam,
Tapi Al – Qur’an dan Islam untuk dunia.
Islam merindukan perdamaian dan kebahagiaan sejati,
bersama yang lain.”

Ary Ginanjar Agustian, dalam pengantarnya di buku kecerdasan Emosi dan spiritual.

Bukan masyarakat non-muslim yang harus kita tuntut untuk mengerti umat islam yang menjalankan ibadah shaum,
tapi umat muslim yang sedang saum lah yang bertoleransi kepada umat non-muslim, dan kita semua saling menghormati dan menghargai satu sama lain.

Bukan dunia untuk islam, tetapi islam untuk dunia, sebagai Rahmatan lil Alamin.
saya rasa itulah esensi islam.

Salam, :)

Menyambut Ramadhan

Written by Fikri Rasyid on August 30, 2008 filed under Islam, Pengembangan Diri and tagged with

Akhirnya, bulan yang dimuliakan datang juga. bulan Ramadhan. Bulan di mana amal baik di lipat gandakan, dan setan di penjara. banyak diantara anda yang sangat excited dengan kedatangan bulan ini, tetapi saya yakin ada juga beberapa diantara anda yang biasa – biasa saja menghadapi bulan ini. Ada beberapa dari anda yang muslim biasa – biasa saja menghadapi bulan ini sedangkan beebrapa dari anda sangat excited menghadapi bulan ini.

Untuk anda2 yang muslim namun merasa biasa saja, atau malah bingung mengapa Bulan Ramadhan ini begitu diagung – agungkan dan begitu dimuliakan, dan ingin mengetahui mengapa bulan ini begitu istimewa, pesan dari saya hanya satu : Nurut saja.

Dunia ini begitu luas dan begitu menyimpan banyak sekali rahasia yang belum kita semua mengerti. dan tidak mungkin kita mengetahui kesemua rahasia alam semesta. dahulu, saat saya mulai belajar bahasa pemrograman PHP di Qcollege, saya bingung luar biasa. Saya tidak memiliki latar belakang pemrograman dan tidak pernah menulis satu baris script pun. Masuk ke sana modal edan dan tekad untuk bisa saja. :P akhirnya, saya memaksa diri saya untuk berusaha mengikuti semua yang disampaikan oleh instruktur. Alhamdulillah, akhirnya mengerti juga. :D

Satu hal yang saya dapatkan di sana. Saya menyadari bahwa hal apapun, ilmu apapun, asal diulang cukup banyak, pasti bisa di pelajari. Seseorang yang sangat gemar bermain bowling berkata pada saya : ” kalau anda mau pintar bowling, sederhana sekali. meskipun awal – awalnya kikuk, mainkan bowling hingga 1000 kali lemparan. saya yakin anda bisa main bowling nantinya. ”

Begitu juga dengan Ramadhan. Kalau anda ingin memahami ramadhan, masuk saja dulu ke dalamnya, lalu apa amalan2 yang dianjurkan dilakukan dalam ramadhan, lakukan. Lalu rasakan sendiri perbedaannya. Anda tidak akan benar2 memahami sesuatu sebelum anda terlibat langsung ke dalamnya.

Atau, mungkin jika anda seorang muslim yang masih merasa belum “tercerahkan” dan merasa belum mendapatkan “feel” islam. Masih belum meyakini beberapa hal mengenai islam, seperti shalat, zakat, dan salah satunyaadalah ramadhan, saya belajar al yang sangat bagus kemarin : Perjuangkan.keyakinan anda tentang islam tidak akan datang secara tiba2. Rasulullah saja bertahun2 iktikaf di Gua Hira hingga akhirnya Wahyu turun kepadanya. Nabi Ibrahim A.S. saja terus mempertanyakan Tuhan hingga akhirmya pemahaman turun kepadanya. dan Nabi -nabi lain pun begitu. Jika pribadi – pribadi terpilih saja memperjuangkan imannya dulu baru di turunkan “kesadaran akannya”, apalagi kita semua? ;)

Overall, selamat menunaikan shaum Ramadhan. :)

Al-Qur’an, The Ultimate Secret – review buku

Written by Fikri Rasyid on August 4, 2008 filed under Islam, Pengembangan Diri, Review and tagged with ,

Awal bulan ini, satu buku selesai dibaca :

Al - Qur’an, the ultimate secret

Al-Qur’an, the ultimate secret
karangan Astrid Darmawan dan Muhammad Hidayat
Penerbit Ufukpress

satu lagi buku yang menyinggung tentang law of Attraction. kesuksesan The Secret, menginspirasi banyak orang untuk mengupas Law Of Attraction lebih dalam lagi. Hal tersebut terjadi juga pada diri Astrid Darmawan. Seorang kepala cabang salah satu bank di jakarta yang mendalami kajian tasawuf dan meakukan syiar. Mantan foto model ini melihat ada beberapa hal dalam konsep law of attractionnya the secret yang harus di perjelas dengan sudut pandang Al-Qur’an. Dan beliau menjelaskannya, dalam sudut pandang Al-Qur’an di buku ini.

di bandingkan dengan buku sejenis yang pernah saya ulas lalu, jujur saya lebih cocok dengan buku ini. Ulasannya ‘mengena‘. bukan kepada akal saya saja, tetapi ada sesuatu hal yang saya rasakan ketika membaca buku ini. Dan lagi dilengkapi dengan kutipan – kutipan Al-Qur’an dan tokoh-tokoh islam yang menjadikan konsep yang disajikan terasa lebih relevan. Sangat indah.

beberapa konsep yang sangat baik disampaikan adalah tentang konsep kebahagiaan yang hakiki, kembali ke fitrah, dan cara berdo’a dalam meminta sesuatu yang pasti dikabulkan oleh Allah.

Overall, 8 dari skala 10 untuk buku ini.

satu hal yang harus diperhatikan oleh pihak ufukpress selaku penerbit dari buku ini : pada cetakan satu yang saya baca, di halaman TERDEPAN terdapat alamat blog http://ultimate-secret.blogspot.com yang tidak bisa di akses. setelah di googling, yang bisa diakses ternyata alamat http://the-ultimate-secret.blogspot.com . Benarkah begitu? Jika ada pihak Ufuk Press yang melihat post ini, tolong diperatikan y.

:)

Quranic law of Attraction [ review buku ]

Written by Fikri Rasyid on July 28, 2008 filed under Islam, Pengembangan Diri, Review and tagged with , ,

Satu buku lagi ( lagi? :D )yang selesai dibaca bulan ini :

buku Quranic law of Attraction

Quranic law of Attraction
karangan Rusdin S. Rauf
Penerbit Hikmah

saya membeli buku ini berbarengan dengan buku The Richest Man Who Ever Lived-nya Steven K. Scott yang saya telah review juga disini. Saya beli tanggal 1 mei kemarin. Dan entah mengapa, baru selesai sekarang :P

Judul dari buku ini sangat menarik. Setelah The Secret karya Rhonda Byrne dengan suksesnya mengupas Law of Attraction ( Hukum Ketertarikan ), salah satu hukum alam ( sunatullah ) yang paling powerfull, apalagi diiringi dengan kesuksesan komersial yang luar biasa, efek dari hal ini adalah berbondong – bondongnya masyarakat ( saya pun termasuk salah satu diantaranya :P ) mempelajari hukum ini. Dan memang betul, sayapun termasuk kedalam golongan orang yang sangat terpesona oleh kajian hukum alam yang satu ini. Bertahun – tahun saya mempraktekannya tanpa mengetahui teorinya, ternyata ada juga hukumnya. :)

Efek dari animo masyarakat yang tinggi akan topik kajian ini adalah, sudah tentu – kajian lanjutan oleh berbagai ahli, praktisi dan penulis. Beberapa menkaji hukum ini melalui berbagai sudut pandang berbeda dari apa yang telah di kaji oleh Rhonda Bryne. Dan buku ini merupakan salah satu diantaranya.

Buku ini menjadi menarik, karena mengkaji Law of Attraction dari sudut pandang islam, khususnya dari perspektif sumber ilmu paling terpuji- Al-Qur’an dengan penuturan yang praktis hingga mudah diaplikasikan. Beberapa idenya tentang Berdialog dengan Al-Qur’an sebagai perantara pengaplikasian Law Of Attraction ini sangat patut diacungi jempol. Sayapun sangat terinspirasi dengan berbagai tips dan ide praktisnya. namun sayangnya, menurut perspektif saya, kelebihan buku ini yaitu kepraktisannya malah menjadi bumerang. Buku ini menjadi terlalu praktis sehingga tidak terlalu banyak kajian mendalam yang memberikan pengetahuan yang sangat baru. Beberapa idenya memang sangat menarik dan sangat menginspirasi, namun saya tidak mendapatkan apa yang saya harapkan ketika saya melihat cover buku ini yang sangat ‘mengena’ dan memutuskan untuk membeli buku ini : sebuah kajian mendalam dan saintifik mengenai Law Of Attraction dalam Al-Qur’an.

Overall, skala 7 dari 10 untuk buku ini. :)

Beberapa hal mengenai junjungan kami Rasulullah SAW.

Written by Fikri Rasyid on July 8, 2008 filed under Islam and tagged with

kemarin saya mendapatkan forward e-mail dari grup mentor saya mengenai sikap yang tepat untuk seorang muslim memandang uang, dan saya menemukan hal menarik mengenai junjungan kami, Rasulullah SAW mengenal uang :

Rasulullah itu mengenal uang waktu umurnya 8 tahun, dia mulai kerja dan mendapatkan gaji. Pekerjaan pertamanya menggembala kambing.

Umur 12 tahun dia sudah pulang pergi luar negeri ikut dalam bisnis keluarga.

Umur 15 sampai 19 tahun ikut dalam perang sehingga punya pengalaman mlliter.

Umur 20 tahun Rasul sudah jadi pengusaha investornya adalah Khadijah.

Waktu umur 25 tahun dia nikah dengan investornya. Berapa maharnya? Seratus ekor unta. Berapa harga seekor unta sekarang? Jauh lebih mahal dari 1 ekor sapi. Kira-kira 10 juta 1 ekor unta jadi totalnya 1 Milyar, Anak muda 25 tahun panya uang cash 1 Milyar, itu maharnya tapi yang disimpan itu masih ada.

so, point pentingnya : adalah sangat penting untuk memahami konsep uang dengan act selagi muda. Sudah seharusnya umat muslim mengikuti hal yang dicontohkan oleh Junjungan kita. Dan lihat bagaimana cara junjungan kita memahami uang. sedikit banyak, faktor ini yang ikut mempengaruhi perkembangan islam hingga sukses luar biasa berkembang dari kota mekkah di sudut jazirah arab hingga belahan bumi manapun saat ini.

Semoga bermanfaat

Apakah usaha MLM syubhat dan tidak adil?

Written by Fikri Rasyid on April 9, 2008 filed under Analisa, Bisnis, Islam, K-Link and tagged with , ,

Saya tergerak untuk membuat postingan ini karena sebuah comment. terima kasih untuk Rekan Bassa atas commentnya.
:)

Bassa

Assalamu’alaikum,

Pada awalnya memang kita bersemangat untuk mencari downline dan merasa bahwa kita telah bekerja keras dan memang teraa puas sekali jika mendapatkan downline seakan akan keuntungan yang kita peroleh adalah dari hasil keringat sendiri, ini memang saya akui benar tetapi coba tengok secara jujur bahkan dalam hati anda yang paling jujur, adakah anda punya pikiran seperti ini “suatu saat nanti disaat saya sudah tua atau sudah malas untuk bekerja di kantor atau malas untuk bekerja di pt dll, saya masih dapat menerima uang setiap hari meskipun hanya duduk dan nonton tv dirumah dan nggak perlu takut untuk nganggur”
Nah jika ada pemikiran seperti ini, anda mesti berhati-hati akan bahaya syubhat.
Adakah anda punya ide2 agar cara menjalankan MLM aman darri syubhat?

Wassalamu’alaikum,
bassa

Oke, mari kita analisis baik baik.

Pertama, masalah syubhat :

“Syubhat secara bahasa mempunyai makna perkara yang samar-samar atau kabur. Ia digunakan ketika ada sesuatu yang sebenarnya haram dianggap halal, ketika ada kebenaran dianggap sebagai kebatilan. Dr. Ahmad Farid dalam Tazkiyatun Nufus menyebutkan bahwa syubhat adalah kesimpulan yang salah yang diakibatkan oleh keracunan hati dan kesalahan cara berfikir.”

sumber : http://colours.of.life.peperonity.com/go/sites/mview/colours.of.life/14088025

sepertinya yang dimaksudkan oleh rekan Bassa disini adalah usaha MLM tergolong ke dalam jenis usaha yang syubhat. Saya tidak menolak ataupun setuju terhadap opini ini. mengapa? karena sepemahaman saya tidak semua bisnis MLM halal. maknanya, ada bisnis MLM yang halal, ada pula yang tidak halal.

adapun kualifikasi MLM halal adalah seperti berikut :

Pendapat Ust. Zaharuddin

1. Produk MLM ini mestilah dibeli dengan tujuan yang sebenarnya
2. Produknya bukan emas dan perak yang boleh dijual beli secara tangguh
3. Komisyen yang diberikan kepada ahli untuk setiap penjual dan ahli bawahannya mestilah jelas. Tiada komisyen tanpa usaha, ini bermakna orang atas hanya berhak mendapat komisyen dari ahli bawahan yang dibantunya sahaja.
4. Keuntungan dan komisyen bukan berdasarkan ‘kepala’ atau ahli yang ditaja,
5. Tidak diwajibkan bagi si ahli menjual jumlah tertentu bagi memperolehi komsiyen dari orang bawahannya.
6. Setiap ‘upline’ atau orang di sebelah atas mestilah menaruh usaha atas jualan orang bawahannya,
7. Tidak menggunakan skim piramid iaitu skim siapa masuk dulu akan untung selamanya.
8. Mempersembahkan system komisyen dan bonus yang telus dan boleh difahami
9. Menstruktur plan pemasaran di antara ahli dan orang bawahannya secara musyarakah

* Materi ini saya dapat dari upline saya yang juga seorang pembicara produk di K-Link. Beliau mendapatkan materi ini dari Dr. Zaid, seorang dosen dengan hukum islam dari Universitas Malaysia Antarabangsa saat beliau mengisi acara product talk saat pembukaan HQ K-Link di Malaysia.

Dari materi diatas dapat kita pahami bahwa MLM pun ada yang halal ada yang haram ada pula yang syubhat. Sama saja seperti perdagangan konvensional. perdagangan konvensional pun ada yang halal ada yang haram pula bukan? sebagai contoh, taruhlah kita berdagang. berdagang merupakan kegiatan yang halal, tetapi apabila yang diperdagangkan adalah merupakan barang yang haram, kita ambil contoh berdagang ganja, maka hukum berdagangnya pun sudah pasti haram. Jadi untuk masalah apakah MLM itu syubhat, haram ataupun tidak, silahkan di analisis terlebih dahulu. apakah Usaha MLM tersebut memenuhi kualifikasi hukum syariat atau tidak. Sepemahaman saya, bisnis MLM K-Link yang saya jalani memenuhi kualifikasi di atas. :)

Kedua, ‘adakah anda punya pikiran seperti ini “suatu saat nanti disaat saya sudah tua atau sudah malas untuk bekerja di kantor atau malas untuk bekerja di pt dll, saya masih dapat menerima uang setiap hari meskipun hanya duduk dan nonton tv dirumah dan nggak perlu takut untuk nganggur”’

Hmm.. yang saya simpulkan dari comment diatas adalah : Tidak adil jika tidak bekerja, tetapi uang masuk ke kantung dengan derasnya.

mari kita analisis lagi : untuk sampai ke taraf “ongkang – ongkang kaki pun duit masuk” ini tidak mudah. Di K-link, perlu membangun sistem yang kokoh terlebih dahulu untuk mencapai taraf seperti yang rekan Bassa maksud. dan membangun sistem tersebut diperlukan kerja keras dan waktu di awal pembangunan sistem + jaringan. sama ada seperti ilustrasi berikut ini :
seseorang, katakanlah A, sedang membangun sebuah perusahaan. A membutuhkan 10 tahun untuk membangun sistem kerja perusahaannya, dan memastikan semuanya dapat berjalan lancar dan stabil. setelah 10 tahun membangun perusahaannya, A memutuskan untuk pensiun dari perusahaannya. akhirnya A pun pensiun. A menyerahkan posisi direktur perusahaan kepada B, orang kepercayaannya. A pensiun dengan memegang 35 % saham dari perusahaan yang dibangunnya. Setiap tahun, A mendapatkan sejumlah uang dari deviden 35 % saham perusahaan yang dipegangnya. Tanpa perlu bekerja, A mendapatkan uang mengalir masuk ke rekeningnya, meskipun A hanya duduk dan menonton TV di rumah.



pertanyaan saya adalah, adilkah? :)

yang kami lakukan di K-Link pun kurang lebih sama :

Join –> Distribusikan produk –> Sponsoring ( rekrut ) –> Membimbing Downline + Menginstall Sistemnya –> Penghasilan

Setelah sistem di jaringan berjalan dengan baik –> Tidak bekerja pun uang tetap mengalir ( Pensiun )

Perlu pahami baik – baik bahwa membimbing, menginstall sistem dan memastikan sistem berjalan lancar bukanlah sebuah pekerjaan yang ‘bisa dilakukan dengan tidak serius’.

:)

Adakah yang salah dengan sistem ini?

Silahkan memberikan opini anda.

Salam Hangat,
Fikri