<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Fikri Rasyid &#187; Bisnis</title>
	<atom:link href="http://fikrirasyid.com/category/bisnis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fikrirasyid.com</link>
	<description>The Unspoken, Written Thoughts</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 May 2012 01:05:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Dijual: iPad 2 Berusia 4 Bulan</title>
		<link>http://fikrirasyid.com/dijual-ipad-2-berusia-4-bulan/</link>
		<comments>http://fikrirasyid.com/dijual-ipad-2-berusia-4-bulan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Feb 2012 09:42:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fikri Rasyid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Promotional Post]]></category>
		<category><![CDATA[iPad 2]]></category>
		<category><![CDATA[Jual]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fikrirasyid.com/?p=2055</guid>
		<description><![CDATA[&#160; It&#8217;s time to say goodbye: saya menjual iPad 2 yang saya beli September 2011 lalu. Alasannya? Untuk saat ini saya membutuhkan device dengan layar yang lebih kecil dan device tersebut akhirnya dirilis di Indonesia. Untuk saat ini memiliki dua iOS device tidak akan efisien untuk saya. Jadi, saya mencari calon pembeli untuk iPad 2 [...]<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<a href="http://fikrirasyid.com/dijual-ipad-2-berusia-4-bulan/">Dijual: iPad 2 Berusia 4 Bulan</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://fikrirasyid.com/wp-content/uploads/2011/08/the-iPad-2-comes-true.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1685" title="the iPad 2 comes true" src="http://fikrirasyid.com/wp-content/uploads/2011/08/the-iPad-2-comes-true.jpg" alt="the iPad 2" width="480" height="360" /></a></p>
<p>It&#8217;s time to say goodbye: saya menjual iPad 2 yang saya beli <a title="Welcoming The iPad 2" href="http://fikrirasyid.com/welcoming-the-ipad-2/" target="_blank">September 2011</a> lalu. Alasannya? Untuk saat ini saya membutuhkan device dengan layar yang lebih kecil dan device tersebut akhirnya <a href="http://telkomsel.com/iphone" target="_blank">dirilis di Indonesia</a>. Untuk saat ini memiliki dua iOS device tidak akan efisien untuk saya.</p>
<p>Jadi, saya mencari calon pembeli untuk iPad 2 saya. Spesifikasinya: <strong>iPad 2 3G Black 16 GB</strong>.  iPad 2 ini saya tawarkan seharga 5,5juta rupiah. Kondisinya masih sangat baik, belum pernah saya jailbreak dan terinstall OS versi terbaru (5.0.1). Segala macam perlengkapan masih ada, garansi seharusnya masih ada 7 bulan lagi. Kuitansi pembelian masih ada (Saya beli di EMAX BIP september 2011 lalu).</p>
<p>Lokasi saya di Bandung, dan saya memprioritaskan pembeli di Bandung. Metode pembelian yang saya pilih Cash On Delivery (boleh transfer). Tidak menerima kredit, harus full payment langsung ;)</p>
<p>Jika kamu serius berminat untuk membeli, silahkan kontak saya melalui twitter @<a title="Fikri Rasyid on Twitter" href="http://twitter.com/fikrirasyid" target="_blank">fikrirasyid</a> atau email saya di fikrirasyid [at] gmail [dot] com dan kita bisa segera bertemu untuk bertransaksi (note: iPad 2-nya tentu akan saya reset setting &amp; content-nya terlebih dahulu ke kondisi awal). Saya tunggu kabarnya :)</p>
<p>De, semoga kamu berpindah ke tangan yang baik yah *ngomong sama tablet* *puk puk iPad*</p>
<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<a href="http://fikrirasyid.com/dijual-ipad-2-berusia-4-bulan/">Dijual: iPad 2 Berusia 4 Bulan</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fikrirasyid.com/dijual-ipad-2-berusia-4-bulan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Platform, Bukan &#8220;Sekedar&#8221; Produk</title>
		<link>http://fikrirasyid.com/platform-bukan-sekedar-produk/</link>
		<comments>http://fikrirasyid.com/platform-bukan-sekedar-produk/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Feb 2011 04:10:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fikri Rasyid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisa]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ide]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[iPhone]]></category>
		<category><![CDATA[Platform]]></category>
		<category><![CDATA[Product]]></category>
		<category><![CDATA[WordPress]]></category>
		<category><![CDATA[Zaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fikrirasyid.com/?p=1305</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu poin yang sangat menginspirasi di What Would Google Do karangan Jeff Jarvis adalah &#8220;membuat platform&#8220;. Zaman sudah berubah. Alih-alih membuat produk, akan lebih menguntungkan untuk membuat platform dimana semua orang dapat berpartisipasi mengembangkan dan menambah fungsi kepada platform tersebut. iPhone sukses besar menjadi salah smartphone terkemuka di industri smartphone: sistem operasi iOS mengizinkan [...]<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<a href="http://fikrirasyid.com/platform-bukan-sekedar-produk/">Platform, Bukan &#8220;Sekedar&#8221; Produk</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu poin yang sangat menginspirasi di <a title="Ulasan Buku What Would Google Do" href="http://fikrirasyid.com/ulasan-buku-what-would-google-do/" target="_blank">What Would Google Do</a> karangan Jeff Jarvis adalah &#8220;<strong>membuat platform</strong>&#8220;.</p>
<p><em>Zaman sudah berubah</em>. Alih-alih membuat produk, akan lebih menguntungkan untuk membuat platform dimana semua orang dapat berpartisipasi mengembangkan dan menambah fungsi kepada platform tersebut.</p>
<p>iPhone sukses besar menjadi salah smartphone terkemuka di industri smartphone: sistem operasi iOS mengizinkan app developer mengembangkan aplikasi mereka sendiri dan menjualnya kepada pengguna.</p>
<p>Facebook sukses besar menjadi salah satu situs paling besar di muka bumi: facebook mengizinkan third party developer mengembangkan aplikasi yang dapat diintegrasikan ke facebook (contoh: FarmVille, Mafia War) dan digunakan oleh para pengguna facebook.</p>
<p><a title="WordPress, the awesome personal publishing platform" href="http://wordpress.org" target="_blank">WordPress</a> sukses besar menjadi salah satu <em>content management system</em> paling populer dimuka bumi. Sistem-nya didesain sedemikian rupa agar web desainer dan web developer dapat dengan mudah berpartisipasi membuat plugin-plugin dan themes untuk mengembangkan fungsionalitas WordPress.</p>
<p>Platform didukung oleh partisipan dan penggunanya karena platform tersebut menjadi bagian dari hidup mereka, tempat dimana mereka berpartisipasi mengembangkan sesuatu.</p>
<p>Setiap kali kamu terpikirkan untuk membuat sesuatu, pikirkanlah <strong>bagaimana caranya agar apa yang kamu buat bisa menjadi platform yang membuat banyak orang mampu berpartisipasi, berkreasi dan mendapat manfaat &#8220;diatasnya&#8221;</strong>.</p>
<p><em>Zaman sudah berubah.</em></p>
<p>Menurut kamu?</p>
<p><small>*Ide tulisan ini muncul di minggu pagi di kamar selepas cycling ke Car Free Day Bandung, tengah terpikir beberapa ide untuk dieksekusi.</small></p>
<p><small>Background image titled &#8220;<a title="Singapore Development" href="http://www.flickr.com/photos/xiaming/2557453343/" target="_blank">Singapore Development (sunrise)</a>&#8221; is courtesy of <a title="Ming Xia on Flickr" href="http://www.flickr.com/photos/xiaming/" target="_blank">Ming Xia</a>.</small></p>
<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<a href="http://fikrirasyid.com/platform-bukan-sekedar-produk/">Platform, Bukan &#8220;Sekedar&#8221; Produk</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fikrirasyid.com/platform-bukan-sekedar-produk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Apple Effect</title>
		<link>http://fikrirasyid.com/the-apple-effect/</link>
		<comments>http://fikrirasyid.com/the-apple-effect/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Jan 2011 15:28:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fikri Rasyid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Apple]]></category>
		<category><![CDATA[Awesomeness]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[The Apple Effect]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fikrirasyid.com/?p=1283</guid>
		<description><![CDATA[If you are awesome enough, you don&#8217;t need to chase the money. Instead, the money will chase you. Stop focusing yourself on chasing money and focusing yourself on being awesome instead. Me Hari sabtu minggu kemarin saya mengikuti acara WordCampID (acara kumpul-kumpul penggemar dan pengembang WordPress Indonesia) yang diselenggarakan di hotel Bumi Sangkuriang. Selain WordPress [...]<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<a href="http://fikrirasyid.com/the-apple-effect/">The Apple Effect</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>If you are awesome enough, you don&#8217;t need to chase the money. Instead, the money will chase you. Stop focusing yourself on chasing money and focusing yourself on being awesome instead.</p>
<p>Me</p></blockquote>
<p>Hari sabtu minggu kemarin saya mengikuti acara <a href="http://wordcampindonesia.com" target="_blank">WordCampID</a> (acara kumpul-kumpul penggemar dan pengembang WordPress Indonesia) yang diselenggarakan di hotel Bumi Sangkuriang. Selain WordPress yang menjadi topik bahasan di stage dan di acara networking, ada satu hal lain yang terasa sekali disana: <strong>MacBook bertebaran di meja-meja.</strong></p>
<div id="attachment_1285" class="wp-caption alignnone" style="width: 490px"><img class="size-full wp-image-1285" title="macbertebaran2" src="http://fikrirasyid.com/wp-content/uploads/2011/01/macbertebaran2.jpg" alt="" width="480" height="360" /><p class="wp-caption-text">Ini di satu meja saja ada 4 macbook white. Kalikan 20-an meja.</p></div>
<p>Sore hari ketika acara selesai, Bei, seorang teman bertanya kepada saya:</p>
<blockquote><p>Ki, memang enaknya pake Mac apa sih?</p></blockquote>
<p>Saya agak bingung menjelaskannya. Ada banyak sekali hal yang membuat saya menyukai Mac. &#8220;<em>Pokoknya enak banget deh</em>&#8220;. Teman-teman semeja yang juga penggunakan Mac (@bepitulaz, Syarif Yunus &amp; Fajar) mengiyakan kalimat saya. &#8220;<em>Susah mau ceritanya, tapi pokoknya enak BANGET deh</em>&#8220;.</p>
<p>Selama lima belas menit kemudian, saya dan tiga kawan tadi sibuk bercerita -<em>menjurus ke arah meyakinkan bak sales, sih</em>- bagaimana enaknya menggunakan Mac pada Bei.</p>
<p>Ditengah-tengah obrolan kita itu, saya jadi teringat seorang klien yang dulu juga dengan semangatnya bercerita kepada saya betapa enaknya dan apa saja keuntungan menggunakan Mac (saat waktu itu saya belum menggunakan Mac). <em>Heck</em>, saya jadi menyadari, apa semua pengguna Mac (yang mana kebanyakan terpuaskan) pada akhirnya berubah menjadi <em>evangelist</em> Mac seperti saya, tiga teman saya dan klien saya lakukan? Ketika seorang pelanggan sangat terpuaskan terhadap suatu produk, secara otomatis mereka menceritakan pengalaman menyenangkan -<em>menjurus meyakinkan</em>- temannya atas kekerenan suatu produk. Gila-nya, pelanggan tidak dibayar untuk menceritakan produk tersebut. Mereka melakukannya dengan suka rela, bahkan dengan suka hati, dengan semangat 45.</p>
<blockquote><p>If you are awesome enough, you don&#8217;t need to chase the money. Instead, the money will chase you. Stop focusing yourself on chasing money and focusing yourself on being awesome instead.</p>
<p>Me</p></blockquote>
<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<a href="http://fikrirasyid.com/the-apple-effect/">The Apple Effect</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fikrirasyid.com/the-apple-effect/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Makan malam dengan The Marketeers: membicarakan Netizen</title>
		<link>http://fikrirasyid.com/makan-malam-dengan-the-marketeers-membicarakan-netizen/</link>
		<comments>http://fikrirasyid.com/makan-malam-dengan-the-marketeers-membicarakan-netizen/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Oct 2010 11:35:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fikri Rasyid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Hermawan Kartajaya]]></category>
		<category><![CDATA[MarkPlus]]></category>
		<category><![CDATA[Netizen]]></category>
		<category><![CDATA[New Wave Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Seminar]]></category>
		<category><![CDATA[The Marketeers]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fikrirasyid.com/?p=1060</guid>
		<description><![CDATA[Saya beruntung, kamis malam kemarin The Marketeers Club mengundang saya untuk menghadiri dinner dan seminar mengenai &#8220;Netizen&#8221; yang diselenggarakan di Hotel Hilton Bandung yang di-host langsung oleh Hermawan Kartajaya. Konsepnya sama dengan Power Lunch yang membahas subkultur dalam new wave Maret lalu. Perbedaannya, yang sekarang lebih fokus membahas mengenai Netizen. Garis besarnya Berdasarkan konsep New [...]<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<a href="http://fikrirasyid.com/makan-malam-dengan-the-marketeers-membicarakan-netizen/">Makan malam dengan The Marketeers: membicarakan Netizen</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-1061" title="undangan the marketeers" src="http://fikrirasyid.com/wp-content/uploads/2010/10/undangan-the-marketeers.jpg" alt="" width="480" height="360" /></p>
<p>Saya beruntung, kamis malam kemarin The Marketeers Club mengundang saya untuk menghadiri dinner dan seminar mengenai &#8220;Netizen&#8221; yang diselenggarakan di Hotel Hilton Bandung yang di-host langsung oleh Hermawan Kartajaya. Konsepnya sama dengan <a href="http://fikrirasyid.com/ulasan-markplus-powerlunch-dengan-hermawan-kartajaya-youth-women-netizen/" target="_blank">Power Lunch yang membahas subkultur dalam new wave Maret lalu</a>. Perbedaannya, yang sekarang lebih fokus membahas mengenai Netizen.</p>
<h2>Garis besarnya</h2>
<p>Berdasarkan konsep New Wave marketing yang disusun oleh MarkPlus, ada tiga subkultur yang harus dirangkul jika seorang marketer ingin mendominasi pasar:</p>
<ol>
<li><strong>Youth</strong>: karena anak muda mudah menerima perubahan, rangkul mereka jika ingin merubah paradigma konsumen</li>
<li> <strong>Woman</strong>: karena wanita tidak berbelanja untuk dirinya saja, rangkul mereka jika ingin memenangkan market share</li>
<li> <strong>Netizen</strong>: karena netizen (masyarakat yang aktif berinternet) menyuarakan pendapat mereka dengan bebas, rangkul mereka jika ingin memenangkan &#8220;heart&#8221; atau disukai konsumen.</li>
</ol>
<p>Seminar kamis malam kemarin lebih difokuskan untuk membahas mengenai netizen, berdasarkan survey yang diselenggarakan oleh MarkPlus di delapan kota besar di Indonesia. Dengan luwes dan sangat mudah dimengerti Hermawan Kartajaya memaparkan mengenai Why &#8211; What &#8211; How mengenai Netizen dan bagaimana marketer dapat &#8220;merangkul&#8221; mereka.</p>
<h2>Hal baru yang saya pelajari</h2>
<p>Cukup banyak hal baru yang saya pelajari dari pemaparan Hermawan Kartajaya, banyak hal menarik yang saya langsung livetweet via akun saya di twitter dengan hashtag marketeers. Jika anda belum memfollow akun twitter saya, berikut ini beberapa poin-poin menarik dari acara malam kemarin:</p>
<ul>
<li>Netizen ini memang aneh, mereka g pake otak, tp pake hati. Di internet,org bicara pk hati</li>
<li>Legacy marketing = otak orang di brainwash lewat iklan2 vertikal</li>
<li>Netizen ini menganggap diri mereka setara dgn brand. Peduli amat brand gede apa kecil,kalo g suka y g suka. Bilang2 org pula</li>
<li>Every netizen thinks that he / she is the media. Ranah publik dan privat campur aduk</li>
<li>Citizen ini jangankan dikasih manual, diterangin aja kaga ngerti</li>
<li>Facebook itu lebih ke friendship. Twitter itu lebih ke leadership</li>
<li>Negara paling hot untuk mobile web itu Indonesia. India mah lewat (untuk poin ini, @<a href="http://twitter.com/pandutruhandito" target="_blank">pandutruhandito</a> sempat menanyakan dasar statementnya)</li>
<li>di twitter lbh banyak social economy ses A daripada C sedangkan di twitter ses A, B dan C jumlahnya sama</li>
<li>GDP indonesia skg USD 3000. Gaya hidup berubah. Nanti saat perkapita 5000 n 10,000 berubah lg. Peluang baru muncul</li>
<li>Hasil research markplus: Gila. Orang rela g makan buat connect. Makan ngga makan yang penting connect.</li>
<li>I connect through mobile (87%) notebook (31.7%) PC home (23.7%) sisanya warnet</li>
</ul>
<p>Jika dirangkum, intinya adalah:</p>
<ul>
<li>Jumlah netizen semakin lama meningkat.</li>
<li> Mobile web adalah masa depan.</li>
<li> Orang yang &#8220;menggunakan internet&#8221; bukan hanya geek lagi. Politisi, selebritis, hingga para &#8220;ahli&#8221; yang sebelumnya belum diketahui publik dan memiliki pengaruh kepada pengikutnya kini bermasyarakat via internet</li>
<li> Netizen itu inklusif: mereka tidak perduli usia, gender, agama, kebangsaan dan apapun itu. Entah brand anda brand besar atau kecil, kalau netizen menganggap layanan / produk anda sucks, mereka akan berkoar-koar (sangat betul. lihat tulisan saya ini sebagai contoh).</li>
<li> Karena tidak adanya interaksi tatap muka secara langsung, netizen lebih jujur, terbuka dan &#8220;emosional&#8221; dalam mensuarakan pendapatnya. Mereka dengan mudah menyuarakan komentar mereka dan dibaca oleh ratusan bahkan ribuan atau ratus ribuan &#8220;pengikut&#8221;-nya secara real time. Camkan bahwa pendapat jelek lebih mudah tersebar daripada pendapat baik.</li>
</ul>
<p>Diluar kesimpulan-kesimpulan diatas, ada satu hal yang saya anggap paling menarik dari acara malam itu: <strong>taksonomi pengguna internet</strong> berdasarkan hasil research MarkPlus dan bagaimana &#8220;merangkul mereka&#8221;. Sederhananya, pengguna internet dibagi kedalam sembilan kategori berdasarkan dua parameter yaitu <strong>keaktifan</strong> (pasif, rata-rata dan aktif) serta <strong>psikografis</strong> (penyebar berita negatif, moderat dan penyebar berita positif) sehingga menghasilkan taksonomi seperti ini:</p>
<ol>
<li>NetAvoider (4.4% &#8211; pengguna pasif yang negatif)</li>
<li> NetCrawler (4.6% &#8211; pengguna pasif yang moderat)</li>
<li> NetRookie (5% &#8211; pengguna pasif yang positif)</li>
<li>NetStriver (31.3% &#8211; pengguna rata-rata yang negatif)</li>
<li> NetWorker (26.4% &#8211; pengguna rata-rata yang moderat)</li>
<li> NetJunkie (24% &#8211; pengguna rata-rata yang positif)</li>
<li>NetTerrorist (2.1% &#8211; pengguna aktif yang negatif)</li>
<li> NetPublisher (1.3% &#8211; pengguna aktif yang moderat)</li>
<li> NetAdvocate (1% &#8211; pengguna aktif yang positif)</li>
</ol>
<p>Kesembilan taksonomi ini berguna dalam menentukan cara anda menyebarkan pesan:</p>
<ul>
<li> &#8220;Broadcast&#8221; untuk pengguna pasif</li>
<li> &#8220;Befriend&#8221; untuk pengguna moderat</li>
<li> &#8220;Engage&#8221; untuk pengguna aktif</li>
</ul>
<p>dan bagaimana anda berinteraksi dengan mereka:</p>
<ul>
<li> &#8220;Avoid&#8221; untuk pengguna negatif</li>
<li> &#8220;Join&#8221; untuk pengguna moderat</li>
<li> &#8220;Collaborate&#8221; untuk pengguna positif</li>
</ul>
<p>untuk lebih jelasnya, gambar ini mungkin membantu:</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1063" title="slide taksonomi netizen" src="http://fikrirasyid.com/wp-content/uploads/2010/10/slide-taksonomi-netizen.jpg" alt="" width="480" height="360" /></p>
<p>Jika anda marketer, taksonomi ini sangat membantu untuk <strong>&#8220;memetakan&#8221; netizen mana yang harus &#8220;didekati&#8221;</strong> kan? Dekati mereka yang positif &#8211; aktif dan hindari mereka yang negatif &#8211; pasif. Great work.</p>
<h2>Beberapa yang dapat ditingkatkan</h2>
<p>Diluar informasi-informasi menarik yang &#8220;dibuka&#8221; kamis malam kemarin, ada beberapa hal yang menurut saya bisa ditingkatkan lagi. Well, timbal balik ini sebagai bentuk terima kasih saya kepada The Marketeers yang sudah mengundang saya dan jawaban untuk @<a href="http://twitter.com/cendrahadi" target="_blank">cendrahadi</a> pihak MarkPlus Jakarta yang berkorespondensi dengan saya via twitter dan bertanya &#8220;<a href="http://twitter.com/cendrahadi/statuses/28035109728" target="_blank">gmn acaranya td?</a>&#8220;:</p>
<p>Perlu digaris bawahi bahwa pendapat atau masukan saya ini mungkin tidak mewakili mayoritas pendapat netizen, ini gagasan dan pendapat saya pribadi saja.</p>
<h3>Siapa saja sih yang datang?</h3>
<p>Ini salah satu bad habit saya saja sih (dan beberapa netizen mungkin): saya hanya bergerak jika ada tujuan yang jelas. Kalau tidak ada tujuan ya nikmati suasana saja, jadi bertukar kartunama secara massal bukan cara berpikir saya. Persis ketika browsing, cari yang saya mau di Google dan voila! Jadi agar sesi networkingnya lebih enak, mungkin enak ya kalau dibuat semacam wall berisi avatar, nama dan short bio dari orang-orang yang datang. Kalau ada yang menarik minat, tinggal &#8220;kejar&#8221; orang tersebut.</p>
<h3>Goodie bag</h3>
<p>Pernah ada yang bilang di twitter seperti ini: &#8220;<em>Politisi diikat dengan uang, blogger diikat dengan goodie bag</em>&#8220;. Jadi kalau buat acara yang mengundang blogger, berilah mereka goodie bag agar ingat terhadap acara tersebut. Di acara semalam peserta diberi goodie berupa majalah marketeers edisi terbaru sih, tapi tidak ada bag-nya, jadi goodie doang. LOL</p>
<h3>Hanya satu arah</h3>
<p>Ada satu hal yang membedakan acara dinner seminar malam itu dengan Power Lunch yang juga dipimpin oleh Hermawan Kartajaya maret lalu: Di acara kamis malam kemarin, hanya terjadi komunikasi satu arah: peserta datang, duduk, dan &#8220;diceramahi&#8221; oleh Hermawan. Loh, katanya New Wave, kok satu arah sih?</p>
<h3>Livetweet!</h3>
<p>Ada satu hal yang menjadi budaya kontemporer masyarakat urban di event-event menarik: livetweet! Untuk membuat suasana acaranya lebih &#8220;New Wave&#8221;, mungkin bisa pasang beberapa giant screen yang menampilkan tweet terbaru mengenai acara tersebut (supaya lebih oke, idealnya acara tersebut membuat hashtag tersendiri. Contoh: #MarketeersBDG or whatsoever). Lebih oke lagi kalau ada sejenis banner yang memberitahu netizen yang datang kalau ini loh, hashtag resmi kita.</p>
<p>Omong-omong, menampilkan livetweet seperti ini pernah dilakukan di screen acara forum anak web bandung (<a href="http://fowab.org/" target="_blank">FOWAB</a>) yang ke dua apa yang ketiga saya lupa. Dan efeknya keren sekali, acara FOWAB jadi makin terasa &#8220;live&#8221; :D</p>
<h3>Download slidenya dimana?</h3>
<p>Ohya, ini juga penting: dimana saya bisa mendownload slidenya? Lebih bagus lagi jika slidenya dibagikan dan dibuat embedd-able via <a href="http://slideshare.net" target="_blank">slideshare</a> ;)</p>
<p>Lima itu saja dulu sih, kalau ada poin tambahan akan saya update dan tambahkan.</p>
<h2>Satu hal lagi..</h2>
<p>Di akhir sesi kemarin, saya ternyata diajak maju kedepan dan diganjar semacam award untuk netizen Bandung yang &#8220;perlu diawasi&#8221; karena bisa dikategorikan kedalam netizen Bandung yang aktif dan positif. Waw, terima kasih sekali untuk penghargaannya,<em> it&#8217;s an honor for me</em> :)</p>
<p>Daaan, untuk pihak The Marketeers, ditunggu sekali foto-foto saat acara kemarin ya ;)</p>
<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<a href="http://fikrirasyid.com/makan-malam-dengan-the-marketeers-membicarakan-netizen/">Makan malam dengan The Marketeers: membicarakan Netizen</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fikrirasyid.com/makan-malam-dengan-the-marketeers-membicarakan-netizen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Saya ingin dan harus jadi orang kaya</title>
		<link>http://fikrirasyid.com/saya-ingin-dan-harus-jadi-orang-kaya/</link>
		<comments>http://fikrirasyid.com/saya-ingin-dan-harus-jadi-orang-kaya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Sep 2010 00:55:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fikri Rasyid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Kaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kesejahteraan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Solusi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fikrirasyid.com/?p=1013</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum saya melanjutkan tulisan ini, saya ingin mengerucutkan pemahaman dulu: biasanya saat saya bilang &#8220;kaya&#8221;, yang saya maksudkan biasanya adalah &#8220;kaya&#8221; secara keseluruhan: kaya waktu, kaya kebaikan, kaya teman, kaya ilmu, kaya harga, dan lain-lain. Tapi khusus untuk tulisan ini, saya fokuskan ke &#8220;kaya harta&#8221; dulu. Begini: yang penting dari menjadi orang kaya adalah bukan [...]<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<a href="http://fikrirasyid.com/saya-ingin-dan-harus-jadi-orang-kaya/">Saya ingin dan harus jadi orang kaya</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelum saya melanjutkan tulisan ini, saya ingin mengerucutkan pemahaman dulu: biasanya saat saya bilang &#8220;kaya&#8221;, yang saya maksudkan biasanya adalah <strong>&#8220;kaya&#8221; secara keseluruhan</strong>: kaya waktu, kaya kebaikan, kaya teman, kaya ilmu, kaya harga, dan lain-lain. Tapi khusus untuk tulisan ini, saya fokuskan ke &#8220;kaya harta&#8221; dulu.</p>
<p>Begini: yang penting dari menjadi orang kaya adalah bukan jumlah uang di rekening, tapi &#8220;kemampuan mengelola dan menghasilkan uang&#8221;-nya</p>
<p>Kalau saya kaya, saya tahu CARA-NYA jadi orang kaya. Kalau saya tahu CARA-NYA jadi orang kaya, saya bisa ajarkan CARA-NYA menjadi orang kaya kepada orang lain. Kalau banyak yang jadi kaya, dan semua orang kaya tersebut mengajarkan kepada orang lain juga bagaimana CARA-NYA menjadi orang kaya dan jumlah orang kaya meningkat, yang akan terjadi adalah:</p>
<p><strong>Tingkat kesejahteraan masyarakat naik.</strong></p>
<p>Makin banyak orang yang sejahtera berefek makin banyak orang yang terdidik (karena asumsi saya mana ada orang kaya yang membiarkan anaknya / keluarganya tidak terdidik?). Yang dihasilkan oleh semakin banyak orang yang terdidik adalah masyarakat semakin berbudaya, semakin terinformasi, semakin cerdas memilih, semakin rukun (karena asumsi saya, hanya orang yang &#8220;lapar&#8221; yang bersemangat dengan konflik), dan lain-lain yang ujungnya adalah tempat yang kita tinggali sekarang ini bisa menjadi tempat yang lebih baik.</p>
<p>Implikasi jangka panjangnya:</p>
<ul>
<li> Semakin berbudaya = semakin damai</li>
<li> Semakin terinformasi = tidak mudah dipecah belah seperti sekarang</li>
<li> Semakin cerdas memilih = tidak akan memilih moron untuk memimpin dan membuat kebijakan seperti.. ah-kamu-tahu-maksud-saya</li>
<li> Semakin rukun = tidak ada kekerasan yang tidak perlu seperti saat ini</li>
</ul>
<p><em>Sounds awesome, huh</em>? Tentu saja menjadikan tempat yang kita tinggali tidak melibatkan aspek ekonomi saja. Jadi salah besar kalau apa yang saya yakini ini adalah satu-satunya cara untuk menjadikan tempat yang kita tinggali sekarang ini lebih baik.<em> Hell no</em>, salah besar. Ada banyak aspek yang terlibat, dan yang saya pikirkan dan yakini ini hanya salah satunya saja.</p>
<p>Ada yang meyakini bahwa turun ke jalan dan berdemonstrasi adalah solusi untuk bangsa ini.<br />
Ada yang meyakini bahwa mengabdikan diri untuk mendidik siswa adalah solusi untuk negara ini.<br />
Ada yang meyakini bahwa menjadi atlet dan mengharumkan nama negara adalah solusi untuk krisis kepercayaan kita.</p>
<p>Semuanya berjalan paralel dan beriringan. Setiap orang memiliki perannya masing-masing. Dan jika ditanya apa yang saya yakini untuk negeri ini:</p>
<blockquote><p>Tingkatkan kesejahteraan. Caranya selamatkan kesejahteraan diri sendiri sebelum berkoar-koar kesejahteraan bersama. Setelah diri sendiri sejahtera, bantu orang lain menjadi sejahtera.</p></blockquote>
<p>Itu saja. <em>Simple</em>, praktis dan aplikatif.</p>
<p>Lalu kalau ditanya, sudah sekaya apa sih saya sampai ngomong seperti ini? Jawabannya <strong>ya saya belum kaya</strong>. Ini masih di perjalanan menuju kaya, sejahtera dan berkelimpahan. Cara spesifiknya mejadi kaya bagaimana? Ya mana saya tahu, orang jadi kaya saja saya belum LOL Sekarang saya masih jadi freelance, masih kuadran S. Baru sampai kepada tahap kerja-dibayar-habis dan menghidupi kebutuhan sehari. Ya itu yang saya bahas tadi, <em>i&#8217;m saving my own ass right now</em>. Dalam beberapa pekan kedepan, jika program yang saya dan teman-teman ajukan lolos seleksi Program Wirausaha Mahasiswa yang diselenggarakan pemerintah dengan perpanjangan tangan kampus dan dikucurkan dananya, saya rasa saya mulai menaiki tangga ke kuadran pemilik bisnis.</p>
<p>Sekarang mah yakini saja dulu, dan hantam saja semua yang nongol di hadapan mata. Ngga usah banyak mikir yang penting banyak usaha. Pikirkan yang penting-penting saja. Fase banyak berpikir akan muncul ketika usaha yang dikeluarkan sudah cukup banyak.Titik &#8211; titik yang saya lihat belum berbentuk menjadi garis, tapi suatu saat ketika saya lihat kebelakang titik-titik itu pasti menyusun garis yang bisa saya pahami.</p>
<p>Ya, itu dulu deh. Ada kritik, saran dan masukan? mari berdiskusi di kolom komentar :)</p>
<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<a href="http://fikrirasyid.com/saya-ingin-dan-harus-jadi-orang-kaya/">Saya ingin dan harus jadi orang kaya</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fikrirasyid.com/saya-ingin-dan-harus-jadi-orang-kaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akar Semua Pohon Uang</title>
		<link>http://fikrirasyid.com/akar-semua-pohon-uang/</link>
		<comments>http://fikrirasyid.com/akar-semua-pohon-uang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Apr 2010 00:26:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fikri Rasyid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Kecerdasan Finansial]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Problem Solving]]></category>
		<category><![CDATA[Uang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fikrirasyid.com/?p=779</guid>
		<description><![CDATA[image is courtesy of aresauburn Uang merupakan salah satu hal paling krusial yang sering dinafikan perannya. Uang memang bukan hal paling penting, namun hampir semua hal yang penting membutuhkan uang dalam pengimplementasiannya. Mereka yang memiliki kemapuan finansial mumpuni memiliki keleluasaan lebih dalam menentukan pilihan-pilihan hidupnya. Lucunya, tidak satu jam pun dari pendidikan formal modern yang [...]<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<a href="http://fikrirasyid.com/akar-semua-pohon-uang/">Akar Semua Pohon Uang</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-780" title="money-actual" src="http://fikrirasyid.com/wp-content/uploads/2010/04/money-actual.jpg" alt="Money" width="480" height="200" /></p>
<p><small>image is courtesy of <a href="http://www.flickr.com/photos/aresauburnphotos/2678453389/" target="_blank">aresauburn</a></small></p>
<p>Uang merupakan salah satu hal paling krusial yang sering dinafikan perannya. <strong>Uang memang bukan hal paling penting, namun hampir semua hal yang penting membutuhkan uang dalam pengimplementasiannya.</strong></p>
<p>Mereka yang memiliki kemapuan finansial mumpuni memiliki keleluasaan lebih dalam menentukan pilihan-pilihan hidupnya. Lucunya, tidak satu jam pun dari pendidikan formal modern yang mendidik kita untuk memiliki kemampuan finansial yang mumpuni. Tidak heran jika keadaan ekonomi kita carut &#8211; marut.</p>
<p><span id="more-779"></span></p>
<p>Secara finansial, saya mungkin belum seberhasil teman-teman pengusaha lain. Tapi sebagai anak muda berusia 19 tahun, saya memiliki beberapa pemikiran yang akan sangat berguna untuk anda:</p>
<h2>Kuncinya adalah memecahkan masalah</h2>
<blockquote><p><strong>Root of all money tree is solving people&#8217;s problem.</strong></p>
<p>Akar dari semua pohon uang adalah memecahkan masalah orang lain.</p>
<p><small>Fikri Rasyid &#8211; <a href="http://twitter.com/fikrirasyid" target="_blank">tweet</a></small></p></blockquote>
<p>Saya tidak pernah menyangka bahwa keahlian membuat WordPress theme saya akan mendatangkan uang. Tapi masalah seputar WordPress theme memang ada. masalah yang saya pecahkan adalah banyak teman-teman desainer professional yang mampu membuat desain web yang ciamik namun kesulitan mengimplementasikannya ke dalam mesin WordPress. Saya mampu mengimplementasikan desain menjadi WordPress theme dengan baik. <em>Problem solved, i got the money</em>.</p>
<h2>Ada begitu banyak masalah</h2>
<p><em>Seriously</em>. Ada begitu banyak masalah yang bahkan belum pernah kita dengar yang pada akhirnya menciptakan peluang usaha / profesi / penghasilan baru. Untuk anda yang tidak berkecimpung di dunia web, pernahkah anda mendengar profesi / pekerjaan bernama <em>social media specialist</em>? Bagaimana dengan <em>affiliate marketer</em>? Atau <em>WordPress theme developer</em>?</p>
<p><em>Thanks to internet</em>. Selain membawa banyak solusi, ia juga membawa banyak masalah yang menunggu untuk dipecahkan tanpa mengenal batas geografis :D</p>
<h2>Masalah apa yang dapat anda pecahkan?</h2>
<p>Para calon pengusaha dalam tahap perencanaan bisnisnya pasti berkata &#8220;<em>Sebaiknya saya usaha dalam bidang apa ya?</em>&#8221; atau &#8220;<em>Apa yang sebaiknya saya jual?</em>&#8220;. Jawaban dari pertanyaan ini bisa jadi berupa pertanyaan pula: <strong>apa yang menjadi masalah masyarakat atau target market anda? Masalah apa yang dapat anda pecahkan dengan baik?</strong></p>
<p>Umumnya, kita menjadi pemecah masalah yang baik dari hal yang kita gemari. Seorang movie freak dapat merekomendasikan film yang baik karena dia memiliki passion di bidang film. Well, saya rasa itulah mengapa kita perlu mengetahui apa passion kita dan memilih karir berdasarkan passion: <strong>untuk menjadi pemecah masalah yang baik</strong>.</p>
<p><em>Now let me know what&#8217;s on your mind: </em>Beri saya pendapat anda di kolom komentar :)</p>
<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<a href="http://fikrirasyid.com/akar-semua-pohon-uang/">Akar Semua Pohon Uang</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fikrirasyid.com/akar-semua-pohon-uang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ulasan MarkPlus PowerLunch dengan Hermawan Kartajaya: Youth, Women &amp; Netizen</title>
		<link>http://fikrirasyid.com/ulasan-markplus-powerlunch-dengan-hermawan-kartajaya-youth-women-netizen/</link>
		<comments>http://fikrirasyid.com/ulasan-markplus-powerlunch-dengan-hermawan-kartajaya-youth-women-netizen/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Mar 2010 05:33:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fikri Rasyid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[Diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[Hermawan Kartajaya]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[MarkPlus]]></category>
		<category><![CDATA[Netizen]]></category>
		<category><![CDATA[New Wave Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[Power Lunch]]></category>
		<category><![CDATA[Women]]></category>
		<category><![CDATA[Youth]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fikrirasyid.com/?p=761</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin saya berkesempatan menghadiri MarkPlus PowerLunch dan diskusi mengenai New Wave Marketing yang dimoderasi oleh Pak Hermawan Kartajaya dan dihadiri oleh undangan terbatas (by invitation only) dari kalangan pengusaha kota bandung, musisi, kalangan muda, kalangan wanita, dan blogger &#8211; blogger yang ternama / terpilih beruntung. Beberapa waktu lalu juga saya membaca ulasan Ilman Akbar mengenai [...]<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<a href="http://fikrirasyid.com/ulasan-markplus-powerlunch-dengan-hermawan-kartajaya-youth-women-netizen/">Ulasan MarkPlus PowerLunch dengan Hermawan Kartajaya: Youth, Women &#038; Netizen</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-762" title="New Wave Marketing Discussion with Hermawan Kartajaya" src="http://fikrirasyid.com/wp-content/uploads/2010/03/powerlunch-with-hk-actual.jpg" alt="New Wave Marketing Discussion with Hermawan Kartajaya" width="480" height="200" /></p>
<p>Kemarin saya berkesempatan menghadiri MarkPlus PowerLunch dan diskusi mengenai New Wave Marketing yang dimoderasi oleh Pak Hermawan Kartajaya dan dihadiri oleh undangan terbatas (by invitation only) dari kalangan pengusaha kota bandung, musisi, kalangan muda, kalangan wanita, dan blogger &#8211; blogger yang <span style="text-decoration: line-through;">ternama / terpilih</span> beruntung. Beberapa waktu lalu juga saya membaca <a href="http://ilmanakbar.dagdigdug.com/2010/01/16/inspirasi-dari-new-wave-marketing-power-lunch/" target="_blank">ulasan Ilman Akbar mengenai acara MarkPlus PowerLunch di Jakarta</a> dan bertanya-tanya kapan acara serupa diadakan di Bandung. Beberapa pekan setelah membaca tulisan tersebut, ternyata saya di <em>invite</em> untuk hadir di acara serupa yang diselenggarakan di Bandung. <em>Well, sounds like dream comes true, isn&#8217;t it</em>? ;)</p>
<p>Wah, hampir saja terlupa: terima kasih untuk <a href="http://twitter.com/agoes82" target="_blank">Setyagus Sucipto</a> yang sudah merekomendasikan saya sehingga saya dapat hadir di acara ini :D. Hoho, ingat <a href="http://fikrirasyid.com/rekomendasi-bagaimana-rezeki-mendatangi-anda/" target="_blank">tulisan saya mengenai rekomendasi</a>?</p>
<p><span id="more-761"></span></p>
<h2>New Wave Marketing: Youth, Women &amp; Netizen, horizontally</h2>
<p>Saya sudah berulang kali membaca tentang <a href="http://www.navinot.com/tag/new-wave-marketing/" target="_blank">New Wave Marketing dari NavinoT</a> (dan berulang kali hendak membeli bukunya tapi sayangnya terus-terusan tidak jadi karena malah membeli buku lain LOL) yang intinya adalah marketing secara vertikal akan (atau sudah?) mati dan sekarang adalah eranya horizontal marketing.</p>
<p>Di era vertikal, pemasar melakukan <em>segmentation, targeting dan positioning</em>: pilih segmen pasar yang sesuai dengan produk yang kita punya lalu &#8220;tembak&#8221; pasar tersebut dengan advertorial yang tepat di media massa. Di era horizontal / new wave, aturannya sudah berubah. Seiring dengan berbagai faktor yang meningkatkan penggunaan internet dan media sosial, perlahan-lahan semua orang menjadi &#8216;personal media&#8217; dan media massa (yang tidak sigap) mulai ditinggalkan.  Aturannya sederhana: <strong>rangkul para konsumen yang memiliki pengaruh tersebut dan biarkan para &#8216;influencer&#8217; tersebut mempengaruhi / merekomendasikan produk anda pada mereka</strong>.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-763" title="anatomi-new-wave-marketing" src="http://fikrirasyid.com/wp-content/uploads/2010/03/anatomi-new-wave-marketing.jpg" alt="Anatome New Wave Marketing gambar oleh Pitra Media Ide" width="480" height="348" /></p>
<p><em>credit image: Pitra @ <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/01/12/peran-sebagai-seorang-netizen/" target="_blank">media-ide</a></em></p>
<p>Hermawan Kartajaya mengkategorikan tiga jenis influncer yang paling berpengaruh di era New Wave / Horizontal marketing:</p>
<ol>
<li>Youth</li>
<li>Women</li>
<li>Netizen</li>
</ol>
<p>(tiga lingkaran di tengah)</p>
<p>Tiga kategori konsumen ini akan mempengaruhi tiga kategori konsumen lain:</p>
<ol>
<li>Senior</li>
<li>Men</li>
<li>Citizen</li>
</ol>
<p>(tiga segitiga di setiap sudut)</p>
<h2>Youth: Grab &#8216;em to lead the mind</h2>
<p>Kaum muda (Youth) pada umumnya bersifat lebih terbuka terhadap pemikiran dan ide baru sedangkan kaum tua (Senior) pada umumnya bersifat lebih kolot dan tertutup terhadap ide dan pemikiran baru. Youth bersikap terbuka karena yang mereka punya adalah masa depan sedangkan para Senior bersikap tertutup karena mereka dibayang-bayangi masa lalu. Kata-kata klise &#8220;<em>Bapakmu dulu…..</em>&#8220;? Menunjukkan arogansi para Senior yang suka tidak suka, seiring dengan berjalannya waktu akan &#8216;digeser peran dan kepemimpinanya&#8217; oleh the youth.</p>
<p>Kaum tua pun agak lambat dalam belajar hal-hal baru. Saya jadi ingat ibu saya (seorang dosen dan pembicara mengenai nutrisi) yang selalu berkata &#8216;<em>A.. a.. -orang sunda-, iyeu komputer the dikumahakeun?</em>&#8220;. Kaum tua meminta rekomendasi kepada kaum muda untuk beberapa hal dan &#8216;hal&#8217; tersebut lambat laun akan menyebar ke berbagai aspek. <strong>Kaum muda memimpin opini dan pengetahuan. Youth leads the mind</strong>.</p>
<p>Jumlah mereka banyak, dan terbuka terhadap hal-hal baru. Saat ini mereka <em>underdog</em>, beberapa tahun lagi mereka bisa menjadi pengambil keputusan.</p>
<h2>Women: They Manage the Market</h2>
<p>Saya jadi ingat buku <em>Men are from Mars, Women are from Venus</em> yang pernah saya baca: Perempuan itu makhluk emosional dan sensitif sementara laki-laki adalah makhluk yang realistis dan logis. <strong>Laki-laki (umumnya) lebih egois sementara perempuan (umumnya) lebih sosial</strong>. Laki-laki membeli untuk dirinya sendiri sementara perempuan membeli untuk dirinya, teman-temannya, keluarganya dan semua yang dia perdulikan.  Perempuan yang berstatus sebagai ibu merupakan &#8216;manager keluarga&#8217; yang menentukan logistik dari anak-anak dan suaminya. Perempuan menentukan consumer goods dan produk sehari-hari apa yang akan hadir di rumah mereka. Mereka memiliki <strong>&#8216;kewajiban&#8217; untuk memiliki &#8216;spending power&#8217; </strong>yang kuat.</p>
<p>Keputusan perempuan menentukan keputusan laki-laki. Mereka terlihat subordinat (saya jadi ingat kelas <em>language in society</em> yang saya ambil kemarin pagi &#8211; haha) dan tidak memiliki &#8216;power&#8217;, padahal <strong>volume pembelian terbesar dilakukan oleh kaum perempuan</strong> karena mereka memikul tanggung jawab untuk merawat banyak individu.</p>
<h2>Netizen: Organizing the Heart</h2>
<p>Netizen, sederhananya adalah mereka yang aktif beraktifitas di ranah online. Mereka yang memiliki akses dan cukup tidak gaptek untuk mengakses internet dan mengemukakan suaranya. Kasus koin untuk prita, penghentian somasi Sony corp kepada <a href="http://sony-ak.com" target="_blank">Sony Arianto Kurniawan</a>, media massa yang mulai mengaspirasikan suara grup-grup beranggotakan ratusan ribu anggota di facebook dan contoh-contoh lain menunjukkan pengaruh netizen yang semakin kuat.</p>
<p>Seiring dengan pertumbuhan media sosial seperti Blog, YouTube, Facebook, Twitter, Slideshare, dan terjangkaunya biaya sambungan internet, para netizen kini semakin ekspresif dalam mengemukakan pendapatnya melalui media Internet. Mereka tidak diatur oleh satu pihak tertentu melainkan menyuarakan pendapat mereka yang mereka yakini. Ketika ada isu yang &#8216;menyentuh&#8217; mereka, tanpa &#8216;komando vertikal&#8217; mereka akan berkerumun secara virtual disatukan oleh gagasan-gagasan yang menggelinding cepat dan membuat isu tersebut semakin &#8216;didengar&#8217;. Kasus <a href="http://search.twitter.com/search?q=%23IndonesiaUnite" target="_blank">#IndonesiaUnite</a> ketika pengeboman di Jakarta beberapa saat yang lalu dan <a href="http://search.twitter.com/search?q=%23tolakrpmkonten" target="_blank">#tolakRPMkonten</a> yang cukup heboh menunjukkan pengaruh para netizen.</p>
<p>Netizen tidak bergerak dan bersuara karena uang. Netizen menyuarakan apa yang menjadi nilai mereka dan apa yang mereka anggap bermanfaat dan setiap orang kini memiliki media untuk menyuarakan gagasan yang dapat didengar oleh semua penduduk dunia. <strong>Netizen organize the heart.</strong></p>
<p>Saat ini anda mungkin berfikir &#8220;<em>ah, jumlah Netizen paling berapa persen sih..</em>&#8220;. Tapi ingat perkembangan pengguna internet yang terus membengkak, biaya koneksi yang semakin terjangkau, dll.  Berapa tahun kedepan, berapa banyak citizen yang akan menjadi netizen? Belum lagi kaum muda yang terlahir sebagai <em>digital native</em>?</p>
<h2>Kesimpulannya..</h2>
<p>Zaman telah berubah dan <strong>Youth, Women &amp; Netizen</strong> adalah &#8220;<em>influencer</em>&#8221; yang mempengaruhi Senior, Man &amp; Citizen. Mereka perlu dilibatkan dan ditarget-utamakan dalam strategi marketing. Benar juga kata Pak Hermawan: Pulang dari sini anda pasti berfikir ulang mengenai tiga aspek ini :D</p>
<p><em>It was a very interesting &amp; great discussion</em>. Setiap sesi acara sangat oke <strong>kecuali kursi saat power lunch yang saya rasa kurang banyak serta waktu diskusi yang kurang panjang (karena sangat serunya)</strong>. Semoga MarkPlus semakin sering membuat event seperti ini di kota Bandung.</p>
<p>Beberapa hal yang saya sayangkan dari event ini adalah saya catatan di yang saya buat di handphone saya tidak bisa diakses (my bad) dan kemarin saat saya ingin memberi tambahan mengenai netizen, (karena saya rasa ada banyak yang dapat saya tambahkan) diskusinya terlanjur ditutup (dan sayanya juga cukup gugup :p). Ya sudah lah, hal-hal yang <a href="http://bloggingly.com/menelaah-subkultur-netizen/" target="_blank">saya ketahui mengenai Netizen sudah saya post di bloggingly</a>.</p>
<p>Sekarang giliran anda bersuara: <strong>Apa pendapat anda mengenai anatomi Youth, Women dan Netizen dalam New Wave Marketing?</strong></p>
<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<a href="http://fikrirasyid.com/ulasan-markplus-powerlunch-dengan-hermawan-kartajaya-youth-women-netizen/">Ulasan MarkPlus PowerLunch dengan Hermawan Kartajaya: Youth, Women &#038; Netizen</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fikrirasyid.com/ulasan-markplus-powerlunch-dengan-hermawan-kartajaya-youth-women-netizen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tentang Salah Satu Rahasia Kemakmuran: Kekuatan Relasi</title>
		<link>http://fikrirasyid.com/tentang-salah-satu-rahasia-kemakmuran-kekuatan-relasi/</link>
		<comments>http://fikrirasyid.com/tentang-salah-satu-rahasia-kemakmuran-kekuatan-relasi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2009 17:19:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fikri Rasyid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisa]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Daftar Nama]]></category>
		<category><![CDATA[Human Capital]]></category>
		<category><![CDATA[keberlimpahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kemakmuran]]></category>
		<category><![CDATA[Relasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fikrirasyid.com/?p=642</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu, saya dan beberapa kawan lama saya bertemu di acara pernikahan teman SD kami. lama tak bertemu, kami pun berbincang-bincang. Hal yang menarik dari perbincangan tersebut adalah, ada satu poin dari perbincangan tersebut yang menginspirasi saya. Mengenai rahasia kemakmuran. &#8220;Ah, saya mah ingin punya banyak sahabat dekat di kampus ini uy&#8221; &#8211; [...]<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<a href="http://fikrirasyid.com/tentang-salah-satu-rahasia-kemakmuran-kekuatan-relasi/">Tentang Salah Satu Rahasia Kemakmuran: Kekuatan Relasi</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 250px"><a href="http://www.flickr.com/photos/anyalogic/3214216565/"><img title=" Hold the line from AnyaLogic " src="http://farm4.static.flickr.com/3400/3214216565_3183e1d26e_m.jpg" alt=" Hold the line from AnyaLogic " width="240" height="172" /></a><p class="wp-caption-text"> Hold the line from AnyaLogic </p></div>
<p>Beberapa hari yang lalu, saya dan beberapa kawan lama saya bertemu di acara pernikahan teman SD kami. lama tak bertemu, kami pun berbincang-bincang. Hal yang menarik dari perbincangan tersebut adalah, ada satu poin dari perbincangan tersebut yang menginspirasi saya. Mengenai rahasia kemakmuran.</p>
<p><em>&#8220;Ah, saya mah ingin punya banyak sahabat dekat di kampus ini uy&#8221;</em> &#8211; ujar teman saya</p>
<p><em>&#8220;Hmm.. kalau saya sih sahabat dekat tidak usah terlalu banyak , 10 sampai 100 sahabat baik cukup lah. Yang harus banyak sekali itu relasi. Orang yang tau siapa dan apa yang bisa kita lakukan untuk mereka, dan mereka mempercayai kita&#8221;</em></p>
<p>Aha. Ini dia poin pentingnya.</p>
<p><span id="more-642"></span></p>
<p>Banyak orang berfikir bahwa untuk menjadi makmur, dibutuhkan uang yang banyak. Untuk memiliki uang yang banyak, dibutuhkan usaha yang besar. Untuk memiliki usaha yang besar, dibutuhkan modal yang tidak sedikit.</p>
<p>Well, uang lagi, uang lagi. Selamat datang dilingkaran setan pemahaman tentang kemakmuran yang akan membuat anda tiada habisnya menyalahkan uang dan kondisi anda sekarang.</p>
<p>Untuk membawa kepada pemahaman yang berbeda, saya pernah membaca satu hal menarik: <em>human capital atau sumber daya manusia adalah satu-satunya sumber daya yang terus berkembang dan tidak menyusut. Berbeda dengan uang sekalipun yang nilainya terus jatuh.</em></p>
<p>Mendadak semua poin yang masuk ke kepala saya membuat pemahaman baru: <strong>Semua yang kita butuhkan di dunia sebenarnya tersedia, asalkan kita memiliki relasi yang tepat untuknya.</strong></p>
<p>Bayangkan kondisi ini: Anda berbakat. Anda memiliki rencana bisnis yang matang dan pengalaman yang memadai. Yang sekarang anda butuhkan modal usaha dan sekarang anda tidak memiliki uang sama sekali.</p>
<p>Apa yang akan terjadi jika anda mengenal seorang kaya yang memiliki kelebihan uang dan tengah mencari-cari bisnis bagus untuk diinvestasikan?</p>
<p>Masalah anda terpecahkan disini.</p>
<p>Sekarang bayangkan kondisi anda. Banyangkan kondisi  yang relevan dengan permasalahan anda dan apa yang akan terjadi jika anda memiliki relasi orang yang tepat yang mampu memecahkan masalah anda?</p>
<p>Jadi pertanyaannya sekarang adalah, bagaimana cara kita agar mampu memiliki relasi yang tepat tersebut?</p>
<p>Kata-kata penting saya hari ini: daftar nama atas orang yang kita kenal merupakan salah satu aset kita yang paling berharga setelah otak dan kemampuan kita.</p>
<p>Pendapat anda?</p>
<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<a href="http://fikrirasyid.com/tentang-salah-satu-rahasia-kemakmuran-kekuatan-relasi/">Tentang Salah Satu Rahasia Kemakmuran: Kekuatan Relasi</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fikrirasyid.com/tentang-salah-satu-rahasia-kemakmuran-kekuatan-relasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Summer Romance di Facebook Page!</title>
		<link>http://fikrirasyid.com/summer-romance-di-facebook-page/</link>
		<comments>http://fikrirasyid.com/summer-romance-di-facebook-page/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2009 03:39:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fikri Rasyid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[Promotional Post]]></category>
		<category><![CDATA[Band]]></category>
		<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Nama]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Summer Romance]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fikrirasyid.com/?p=622</guid>
		<description><![CDATA[&#8230; Saya telah menulis ketertarikan saya mengenai menulis lagu disini. Hobi saya akan hal tersebut saya tindak lanjuti dengan mengajak beberapa kawan saya bermain musik dalam sebuah band. It&#8217;s nice. Dan setelah kurang lebih dua bulan kita nge-jam bareng, kemarin kami menyepakati sebuah nama untuk band kami: Summer Romance. Haha, jangan tanya mengapa kami memilih [...]<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<a href="http://fikrirasyid.com/summer-romance-di-facebook-page/">Summer Romance di Facebook Page!</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8230;</p>
<div id="attachment_623" class="wp-caption alignnone" style="width: 458px"><img class="size-full wp-image-623" title="Summer Romance. Rehearsal at Line in Studio" src="http://fikrirasyid.com/wp-content/uploads/2009/07/summer-romance-facebook-page-pict-actual-size.jpg" alt="We named it &quot;Summer Romance&quot;" width="448" height="272" /><p class="wp-caption-text">We named it &quot;Summer Romance&quot;</p></div>
<p>Saya telah menulis ketertarikan saya mengenai <a href="http://fikrirasyid.com/my-song-cliche-mentahan-versi-01/" target="_blank">menulis lagu disini</a>. Hobi saya akan hal tersebut saya tindak lanjuti dengan mengajak beberapa kawan saya bermain musik dalam sebuah band. <em>It&#8217;s nice</em>. Dan setelah kurang lebih dua bulan kita nge-jam bareng, kemarin kami menyepakati sebuah nama untuk band kami:</p>
<h2>Summer Romance.</h2>
<p><span id="more-622"></span></p>
<p>Haha, jangan tanya mengapa kami memilih nama itu. Bukan mengekor romantika dari <a href="http://www.mychemicalromance.com/" target="_blank">My Chemical Romance</a> dan <a href="http://www.myspace.com/overloadromance" target="_blank">Overload Romance</a>, Summer Romance adalah salah satu lagu <a href="http://enjoyincubus.com" target="_blank">incubus </a>yang sering kali saya mainkan di setiap <em>rehearsal</em>. Keren. Satu lagu kombinasi jazz &#8211; soul yang ditulis oleh band rock alternative.</p>
<p>Dan <em>by the way</em>, saya juga suka esensi dari Summer Romance itu sendiri. Sependapat saya, <strong>Summer </strong>adalah musim yang menyenangkan. Musim liburan yang membawa kesenangan yang ditunggu-tunggu banyak orang. Mengapa hanya semusim?  Tidak ada yang abadi. Semua yang berawal pasti berakhir. Pilih pelangi singkat yang indah dan tak terlupakan atau langit kelabu yang tiada berakhir?</p>
<p><strong>Romance</strong>? Romance adalah satu hal yang bisa membuat semua orang upside-down. Kaki di kepala, kepala di kaki. haha. :D</p>
<p>So, anda bisa imajinasikan esensi dari kombinasi kedua kata tersebut ;)</p>
<h3>Genre apa yang kami mainkan?</h3>
<p>Ini pertanyaan klise untuk semua band y. Dan saya sendiri bingung harus jawab apa jika ditanyakan pertanyaan ini. Kita tidak terlalu membatasi diri mengenai genre sih. Semua yang keluar dari kepala kita saat nge-jam, kita mainkan. Lagu pertama kita bernuansa light jazz dengan falsetto disana sini. <a href="http://www.facebook.com/video/video.php?v=1179549644243" target="_blank">Lagu kedua</a> yang kita tulis ber-<em>ambience </em>british music seperti radiohead di campur coldplay. Lagu ketiga kita sangat ballad. Hasil jamming baru-baru ini menghasilkan melodi garage dan hiphop. Satu lagu yang tengah saya tulis bernuansa sangat sweet dengan aroma akustik.</p>
<p>Jika ada benang merahnya, mungkin itu pattern musik dan vokal saya yang mungkin tidak terlalu outsanding namun keukeuh. haha :D Lalu di penulisan liriknya. Well, we&#8217;re different from you-know, nowaday&#8217;s mainstream band. Kalau anda pembaca rutin blog saya, anda akan tahu lah bagaimana saya berkomunikasi. Seperti itulah saya men-treat lagu saya. Menjadi romantis namun tetap kritis. haha ;)</p>
<h3>Apa yang kami tuju?</h3>
<p>Well, bagi saya musik itu seperti blog. Media ekspresi diri. Musik adalah media saya men-<em>share </em>apa yang ada di pikiran saya dengan media lirik dan irama. So, saya mengharapkan bagaimana caranya agar pesan saya diterima ke sebanyak-banyaknya orang di seluruh dunia. Mungkin itu juga salah satu alasan mengapa saya menulis lirik dalam bahasa inggris y :)</p>
<p>Anyway, jawaban teknis dari pertanyaan ini sederhana sekali:<br />
Tulis lagu yang kami sukai, rekaman, distribusikan, live!. haha :D</p>
<h3>Get in touch with us?</h3>
<p>Silahkan <a href="http://www.facebook.com/pages/Summer-Romance/54694684977" target="_blank">add facebook page Summer Romance di facebook</a>. Kita upload foto-foto terbaru kita disana. Lagu-lagu terbaru kita juga kita upload ke tab video-nya. Kita belum ada versi recordingnya, jadi yang kita upload adalah video rehearsal kita di studio tempat kita latihan. Silahkan lihat dan komentari lagu-lagu kami. setelah itu, jika anda merasa lagu kami cukup baik, silahkan klik tombol <strong>&#8220;share&#8221;</strong> dan biarkan teman-teman anda mengetahui keberadaan kami. Kalau anda mau mengundang kami ke acara anda, negosiasi untuk kontrak, mereferensikan kami ke label tertentu dan apapun itu, silahkan komunikasikan disana! :)</p>
<p><strong>That&#8217;s it</strong>.  Silahkan langsung melaju ke halaman <a href="http://www.facebook.com/pages/Summer-Romance/54694684977" target="_blank">Summer Romance di Facebook</a> :)</p>
<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<a href="http://fikrirasyid.com/summer-romance-di-facebook-page/">Summer Romance di Facebook Page!</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fikrirasyid.com/summer-romance-di-facebook-page/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Promotional Post: Buat Sepatu Boots Sendiri (Bisa Juga Buat Berdasarkan Design Sendiri) di Bandung</title>
		<link>http://fikrirasyid.com/promotional-post-buat-sepatu-boots-sendiri-bisa-juga-buat-berdasarkan-design-sendiri-di-bandung/</link>
		<comments>http://fikrirasyid.com/promotional-post-buat-sepatu-boots-sendiri-bisa-juga-buat-berdasarkan-design-sendiri-di-bandung/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2009 11:34:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fikri Rasyid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Promotional Post]]></category>
		<category><![CDATA[Boots]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fikrirasyid.com/?p=583</guid>
		<description><![CDATA[Singkat jelas dan padat saja untuk kali ini. Seorang teman saya senang membuat sepatu bootsnya sendiri. Mempertimbangkan bahwa mungkin ada satu-atau dua orang dari anda juga bisa jadi ingin membuat sepatu boots anda sendiri, anda mungkin bisa kontak teman saya yang satu ini. Berikut beberapa contoh sepatu boots-nya: Well, nice right? ;) Bisa juga membuat [...]<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<a href="http://fikrirasyid.com/promotional-post-buat-sepatu-boots-sendiri-bisa-juga-buat-berdasarkan-design-sendiri-di-bandung/">Promotional Post: Buat Sepatu Boots Sendiri (Bisa Juga Buat Berdasarkan Design Sendiri) di Bandung</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Singkat jelas dan padat saja untuk kali ini. Seorang teman saya senang membuat sepatu bootsnya sendiri. Mempertimbangkan bahwa mungkin ada satu-atau dua orang dari anda juga bisa jadi ingin membuat sepatu boots anda sendiri, anda mungkin bisa kontak teman saya yang satu ini. Berikut beberapa contoh sepatu boots-nya:</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 250px"><a href="http://www.flickr.com/photos/28746073@N02/3597109147/"><img title="Contoh-contoh bootsnya Teh Ute" src="http://farm4.static.flickr.com/3647/3597109147_c8c5aeecde_m.jpg" alt="Contoh-contoh bootsnya Teh Ute" width="240" height="240" /></a><p class="wp-caption-text">Contoh-contoh bootsnya Teh Ute</p></div>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 250px"><a href="http://www.flickr.com/photos/28746073@N02/3597917648/"><img title="Contoh-contoh boots" src="http://farm4.static.flickr.com/3622/3597917648_a5f15305c5_m.jpg" alt="Contoh-contoh boots" width="240" height="240" /></a><p class="wp-caption-text">Contoh-contoh boots</p></div>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 250px"><a href="http://www.flickr.com/photos/28746073@N02/3597918176/"><img title="contoh-contoh boots" src="http://farm4.static.flickr.com/3366/3597918176_6c661800a4_m.jpg" alt="contoh-contoh boots" width="240" height="240" /></a><p class="wp-caption-text">contoh-contoh boots</p></div>
<p>Well, nice right? ;)</p>
<p>Bisa juga membuat boots berdasarkan desain sepatu yang gambarnya anda temukan di internet. Bebas lah :)</p>
<p>Jika anda berminat, bisa hubungi teman saya, Teh Ute di nomor esia-nya: 022-92463084. Ohya, dia mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia Jurusan Bahasa Inggris juga, sama seperti saya. Harga per boots-nya antara Rp 150,000 hingga Rp 200,000 keatasan lah, tergantung desain. Jika anda berminat, bisa hubungi Teh Ute langsung. Jika anda ingin lebih lancar lagi negosiasinya, katakan saja anda dapat informasinya dari Blog Fikri, teman Teh Ute di jurusan bahasa Inggris UPI.</p>
<p>Yap, semoga bermanfaat untuk anda! :)</p>
<h2>UPDATE (13 Oktober 2011):</h2>
<p>Teh Ute sudah tidak lagi melanjutkan usaha boots-nya, jadi apa yang diinformasikan melalui tulisan ini sudah tidak lagi berlaku.</p>
<p><p align="center">****</p>

<p>Tulisan ini dipublikasikan di <a href="http://fikrirasyid.com">fikrirasyid.com</a>, dan anda baru saja membaca <a href="http://feeds2.feedburner.com/Fikrirasyid">RSS-nya</a> yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes. Silahkan meng-klik link yang tersedia di bawah untuk melihat sumbernya dan mengikuti diskusi terbuka yang dapat diikuti oleh semua orang di blogosphere.</p>

<p>Apa itu RSS dan Feed? Untuk lebih memahaminya, silahkan baca <a href="http://bloggingly.com/apa-itu-rss-dan-feed-serta-kegunaannya/">artikel bloggingly mengenai RSS dan Feed.</a></p>

<a href="http://fikrirasyid.com/promotional-post-buat-sepatu-boots-sendiri-bisa-juga-buat-berdasarkan-design-sendiri-di-bandung/">Promotional Post: Buat Sepatu Boots Sendiri (Bisa Juga Buat Berdasarkan Design Sendiri) di Bandung</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fikrirasyid.com/promotional-post-buat-sepatu-boots-sendiri-bisa-juga-buat-berdasarkan-design-sendiri-di-bandung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

