cara mendapatkan apapun yang kita inginkan

Written by Fikri Rasyid on October 11, 2008 filed under Analisa, Pengembangan Diri and tagged with ,

Satu rumusĀ  mengenai cara mendapatkan apapun yang manusia inginkan :

Berikan dulu kepada orang lain, baru anda akan mendapatkannya*

*syarat dan ketentuan berlaku :

  1. lakukan dengan ikhlas
  2. Feel good saat melakukan keseluruhan prosesnya

Metoda WIN ( keluar ) baru WIN ( kedalam ). Satu hal yang saya pelajari dari berbagai seminar. Persis sekali model sedekah :

Senyumi dulu orang lain, baru anda akan diberi senyuman…
Bahagiakan dulu orang lain, baru anda akan bahagia…
Cintai dulu orang lain, baru anda akan dicintai….
Kayakan dulu orang lain, baru anda akan kaya…

Kerika anda memberi ( kepada makhluk ) , tanpa sadar anda akan menerima JAUH lebih banyak dari yang anda berikan. ketika anda meminta ( kepada makhluk ), sedikit sekali yang anda dapatkan. bahkan tidak ada.

Bagaimana menurut anda?

About The Author

Fikri Rasyid - I speak HTML + CSS + jQuery, breath in world wide WordPress-land and currently pursuing my bachelor degree majoring English Education at Indonesia University of Education. Google my name for more information about me.

Subscribe Through Email - Powered by Feedburner

Ketikkan alamat email kamu dan tekan tombol subscribe. Kapanpun saya mempublikasikan tulisan disini, tulisan tersebut akan terkirim ke alamat email kamu. GRATIS!!

8 Responses for This Thought

  1. dinezzz

    05 November 2008

    Setuju, fik!!

    • Fikri Rasyid

      06 November 2008

      Waw, ada pendukung nih! hehe :D

  2. RichHeart

    10 December 2008

    Good! That’s one aspect of Law of Attraction.

    Hebat Fikri, itu adalah HUKUM yang berlaku bagi siapapun yang hidup di muka bumi ini (or bahkan di seluruh semesta hukumnya juga sama, wallohu a’lam). Dan siapapun yang melakukannya, efeknya sama persis*. Namanya aja hukum alias sunnatullah.

    *) jika efek berlanjut hubungi Allah, bersyukur dan tetap ikhlas dalam segala hal

    Salam DAHSYAT!
    http://kayatanpabatas.blogspot.com

    BERIKUT INI SALAH SATU LANGKAH PRAKTIS DARI HUKUM TERSEBUT:
    “Beri komentar di blog orang lain, maka blog Anda akan penuh dengan komentar … ups, welcome to my blog!”

    • Fikri Rasyid

      12 December 2008

      Waw, disclaimer jika efek berlanjutnya keren tuh :)

      Anyway, langkah praktisnya boleh juga tuh. Tapi permudah proses pemberian komentarnya, misalnya menaruh form komentar langsung di bawah post dan mengizinkan Anonym dan URL identity memberikan komentar ;)

  3. annisa hersyafira

    19 April 2010

    ga slamanya perlakuan kita dapat “kembalian”

    • Fikri Rasyid

      20 April 2010

      loh, bukankah amal sebesar biji dzarah pun ajan diberi ganjaran? :)

  4. chanda

    21 September 2010

    ruh yang rendah hati tidak pernah meminta lebih dari yang dibutuhkan. dan yang dibutuhkan telah dicukupi oleh alam.ruh yang rendah hati berjalan di dunia yang akrab.ruh yang rendah hati bebas mencintai dan jadi yang diinginkan.ruh yang rendah hati selalu berpikir” apa yang dapat saya berikan?”.bukan” apa yang bisa saya dapatkan dari orang lain.”

    • Fikri Rasyid

      24 September 2010

      Apakah berusaha bermakna “tidak rendah hati”? Bisa tolong anda definisikan apa itu “rendah hati”? :)

The comment is closed

Untuk mencegah spamming dan komentar yang tidak relevan, area komentar untuk tulisan yang dipublikasikan lebih dari 30 hari saya tutup. Jika ada yang ingin kamu sampaikan berkenaan dengan tulisan ini, silahkan sampaikan melalui twitter atau facebook.