Biarkan Hidup Mengalir Seperti Air? Hey, Pahami Dulu Kecenderungan Air

Written by Fikri Rasyid on April 14, 2009 filed under Analisa, Pengembangan Diri, Quote and tagged with , , , ,

Where peaceful waters flow… by Vol-au-Vent

Where peaceful waters flow… by Vol-au-Vent

Banyak diantara kita, terutama yang muda berkata dengan cerianya:

Tidak usah terlalu ambisius. Santai saja lah, let it flow. Biarkan saja mengalir seperti air!

Mungkin tujuan dari teman yang berkata seperti itu baik: Dia tidak mau melihat kita, kawannya, stress dan tertekan karena mengejar target, cita-cita dan impian kita.

Tapi masalahnya tepatkah jika kita membiarkan hidup kita mengalir, santai, seperti air? Hari ini saya menemukan satu kalimat yang menampar pernyataan tersebut:

..air memiliki kecenderungan untuk mengalir ke tempat-tempat yang rendah. ..

Mario Teguh
Becoming A Star, hal. 66

Jika kita membiarkan air mengalir, bukankah sifat alaminya mengalir ke tempat yang lebih rendah? Sekarang, jika kita membiarkan hidup kita mengalir saja tanpa tujuan, bukankah hidup kita akan terbawa ke kualitas kehidupan yang rendah?

Hey, masih ingin membiarkan hidup anda mengalir seperti air?

Menghindari stress di masa muda hanya akan memindahkan stress itu ke hari tuanya, saat dia sudah lemah, lambat, dan pelupa.

- Mario Teguh -
Halaman yang sama, buku yang sama

About The Author

Fikri Rasyid - I speak HTML + CSS + jQuery, breath in world wide WordPress-land and currently pursuing my bachelor degree majoring English Education at Indonesia University of Education. Google my name for more information about me.

Subscribe Through Email - Powered by Feedburner

Ketikkan alamat email kamu dan tekan tombol subscribe. Kapanpun saya mempublikasikan tulisan disini, tulisan tersebut akan terkirim ke alamat email kamu. GRATIS!!

5 Responses for This Thought

  1. Toko buku online

    17 November 2009

    ah…………..

    kalau kita masih bisa maju tetap aja hidupini seperti air ya..
    mengalir ke t4 yang kita inginkan…

    bukannya asal2an ya..

  2. insan penulis

    13 April 2010

    biarkan hidup kita mengalir tapi kita harus punya kran untuk mengontrolnya.ada saatnya di buka dan ada saatnya di tutup.

  3. rizal

    26 July 2010

    air bkanlah hal yg cocok utk diaplikasikan ke khidupan… seorg akn mnjdi golongan rendah jika mngikuti alur air.

  4. Amec

    14 August 2010

    Air pda umumnya mngalir ketmpt yg rndah. . .nmun justru kerndhnx air byk dbuthkn.

  5. dedy

    30 October 2010

    menurut opini pribadi

    jadi tetep tenang tapi aktif

    bersukur tapi tidak mudah puas

    jadi maksutnya bersukur dengan apa yang kita punya sekarang tapi tetap rajin melakukan inovasi untuk kehidupan yang lebih baik

    bukan sebaliknya tidak bersukur tapi malas meningkatkan perbaikan..

    semoga kita semua termasuk orang yang bersukur
    amin ^_^….

The comment is closed

Untuk mencegah spamming dan komentar yang tidak relevan, area komentar untuk tulisan yang dipublikasikan lebih dari 30 hari saya tutup. Jika ada yang ingin kamu sampaikan berkenaan dengan tulisan ini, silahkan sampaikan melalui twitter atau facebook.