Android 101

Written by Fikri Rasyid on April 9, 2011 filed under Produk, Software and tagged with , , ,

Setelah saya “hijrah” menjadi pengguna Android-based phone, Samsung Galaxy Mini, cukup banyak teman saya (terutama non-geek) yang bertanya: “Android itu apaan sih?“. Jika banyak teman saya yang bertanya hal seperti itu, besar kemungkinannya banyak orang lain yang memiliki pertanyaan yang sama.

Android itu apa?

Sederhananya, Android adalah operating system untuk mobile devices (handphone, tablet PC, dll). Operating system adalah software yang bekerja langsung memberdayakan hardware. Familiar dengan Windows? Windows adalah operating system untuk PC konvensional. Pikirkan ini: Anda membeli hardware (Monitor, CPU, keyboard, dll) lalu anda install Operating System (Windows / Linux), baru anda install software / aplikasi / program diatas operating system. Android bisa kamu asumsikan seperti Windows, hanya saja untuk mobile devices.

Mobile device OSs

Jika kita berbicara PC, ada tiga operating system yang sangat populer di dunia:

  1. Windows: Berbayar, bisa diinstall di PC manapun
  2. Mac OS X: Secara legal, hanya bisa digunakan / diinstal di komputer bermerk Apple
  3. Linux Based OS (Ubuntu, Fedora, etc): Free & open source. Bisa diinstall di PC manapun.

Jika kita berbicara Mobile Devices, ada beberapa operating system / platform yang banyak digunakan:

  1. iOS: OS untuk iPad / iPhone
  2. BlackBerry: OS untuk smartphone BlackBerry
  3. Symbian: OS yang digunakan Nokia (sepengetahuan saya nokia kini sudah beralih ke Windows mobile platform)
  4. Android: OS gratis dan berkode terbuka yang dapat digunakan oleh vendor manapun. Awalnya dikembangkan oleh Android, inc namun kemudian dibeli oleh Google

Kelebihan Android-based phone

Kelebihan android yang paling jelas adalah keterbukaannya dan integrasinya dengan produk-produk Google, mengingat Android bersifat open source dan kini dikembangkan oleh Google.

Kekurangan Android-based phone

Masalah utama Android adalah keterbukaannya itu sendiri: Karena bersifat terbuka dan dapat digunakan oleh siapapun, terdapat terlalu banyak variasi dari Android phone. Berbeda dengan platform iOS yang hanya digunakan oleh iPhone, pengembang aplikasi untuk Android berhadapan dengan terlalu banyak variasi hardware. Efeknya, pengalaman menggunakan Android phone dan aplikasi-aplikasinya pun bisa jadi inkonsisten untuk user berbeda dengan variasi hardware berbeda.

About The Author

Fikri Rasyid - I speak HTML + CSS + jQuery, breath in world wide WordPress-land and currently pursuing my bachelor degree majoring English Education at Indonesia University of Education. Google my name for more information about me.

Subscribe Through Email - Powered by Feedburner

Ketikkan alamat email kamu dan tekan tombol subscribe. Kapanpun saya mempublikasikan tulisan disini, tulisan tersebut akan terkirim ke alamat email kamu. GRATIS!!

4 Responses for This Thought

  1. Edy Pang

    09 April 2011

    Jadi pengen segera beli Android

    • Fikri Rasyid

      09 April 2011

      Oalah, ternyata tulisan saya cukup persuasif juga ya :p

  2. Arman

    17 April 2011

    sama nih, ane baru beli Galaxy Mini (belum sebulan).. so far so good.. :)

    • Fikri Rasyid

      20 April 2011

      Yep, so far so good, hanya minus sekali di daya tahan baterai saja nih :(

The comment is closed

Untuk mencegah spamming dan komentar yang tidak relevan, area komentar untuk tulisan yang dipublikasikan lebih dari 30 hari saya tutup. Jika ada yang ingin kamu sampaikan berkenaan dengan tulisan ini, silahkan sampaikan melalui twitter atau facebook.