ada beberapa hal yang tidak bisa kita pahami saat ini

Written by Fikri Rasyid on August 17, 2008 filed under Analisa, Pengembangan Diri and tagged with

tadi pagi saya blogwalking, dan menemukan sebuah blog ( saya lupa urlnya ) yang mengaku atheis ( semoga mendapat hidayah kembali, amin ) dan dengan sangat sengitnya mematahkan banyak arugumen mengenai Tuhan, ( sayangnya dengan cara yang kurang baik ), yang menuyrutnya, tidak masuk akal menurut pemahamannya. menurut versipenganut atheis tadi, agama kurang rasional lah, dan ke tidak rasionalan itu menyebabkan banyak tragedi kemanusiaan.

Saya ingin mengemukakan sesuatu :

Terkadang ada beberapa hal yang memang benar, dan kita bisa rasakan kebenaranya, namun untuk saat ini kita belum bisa memahaminya dengan baik. Waktulah yang akan memahamkannya untuk kita.

Seperti adanya galileo yang menyebutkan bahwa bumi itu bundar. Hal yang belum bisa dipahami oleh banyak pihak saat itu, dan menyebabkan sang ilmuwan terbunuh.

jika ada diantara anda yang menemukan pertanyaan mengenai agama, pastikan anda bertanya ke orang yang benar2 memahami bidangnya, dan perhatikan baik2, jangan menarik kesimpulan dari satu sisi saja. seperti orang yang mengatakan gajah itu seperti ular karena hanya meraba belalainya saja, tidak melihat keseluruan badannya.

dan satu lagi, jika ada perbedaan pendapat, gunakan baasa yang santun. bahasa yang tidak santun memicu subjektivitas karena memancing emosi.

About The Author

Fikri Rasyid - I speak HTML + CSS + jQuery, breath in world wide WordPress-land and currently pursuing my bachelor degree majoring English Education at Indonesia University of Education. Google my name for more information about me.

Subscribe Through Email - Powered by Feedburner

Ketikkan alamat email kamu dan tekan tombol subscribe. Kapanpun saya mempublikasikan tulisan disini, tulisan tersebut akan terkirim ke alamat email kamu.

6 Responses for This Thought

  1. domba garut!

    18 August 2008

    biarlah begitu [atheis] karena memang pahala syurga adalah hanya bagi mereka yang berilmu dan mengamalkannya..

    trims udah menulis tentang ini, banyak orang yang sudah lupa jalan yang semestinya dan berpegang teguh dengan pemikiran belaka ;D

    Salam hangat dari afrika barat!

  2. ndutyke

    18 August 2008

    Tuhan itu ga kliyatan wujudnya, bukan berarti Dia nggak ada. Itu yang namanya ber-iman. Percaya.. kita percaya Tuhan itu ada dan melihat segala tindak-tanduk kita. dan kepercayaan itu kalo sudah berakar di hati, agak susah mau dibelok2in.

    Dan mungkin si blogger-atheis ni juga punya ‘iman’ yg berbeda di dalam hatinya. hanya saja, dia percaya kalo Tuhan itu nggak ada.

    Menurutku, kalo ada orang yg atheis tapi ga nyakitin orang yang non-atheis, bisa lah kita biarkan. kita bujuk dikit2 atau kita biarkan aja dan kita doain semoga Tuhan kasih dia hidayah. yg jadi masalah kan kalo si atheis ini nyari gara2 sama yg non-atheis… bikin ribut, bikin rusuh, menistakan kepercayaan org laen. yg kayak gini nih serahin ke FPI aja, hehe…

    salam kenal. saya mampir kemari dari blognya Adhitya Mulia.

  3. gw

    18 August 2008

    surtuju :)

  4. gw

    18 August 2008

    setuju mksd gw :D

  5. Nenad Mohamed

    18 August 2008

    Kayaknya tuh blogger kalo dah sekarat baru dia percaya kalo Tuhan itu ada…he..he..ti bandung oge,Kang?salam kenal ti nenad..Haturnuhun tos ameng ka blog Nenad…

  6. Fikri Rasyid

    19 August 2008

    @ domba garut!

    sama – sama. semoga sang blogger tsb diberi hidayah. salam hangat juga dari bandung timur! :D

    @ ndutyke

    wah, saya juga penggemar adhitya mulya dan pembaca blgnya. :D y, mengajak orang dengan kebaikan sebaiknya digunakan dengan cara yang baik pula. :D

    @ gw

    setuju juga :)

    @ Nenad Mohamed

    Sami – sami. semoga sang blogger tersadar sebelum sekarat y. biar sempet tobat. :)

The comment is closed

Untuk mencegah spamming dan komentar yang tidak relevan, area komentar untuk tulisan yang dipublikasikan lebih dari 30 hari saya tutup. Jika ada yang ingin kamu sampaikan berkenaan dengan tulisan ini, silahkan sampaikan melalui twitter atau facebook.