Posts published on 2009 June

Yang Harus Anda Tahu Tentang Mengambil Honor Tulisan ke Pikiran Rakyat

Written by Fikri Rasyid on June 30, 2009 filed under Personal and tagged with , , ,

Military Payment Certificate Front by anwrak

Military Payment Certificate Front by anwrak

Kamis kemarin tulisan saya dimuat di pikiran rakyat untuk kedua kalinya, dan kemarin saya baru saja mengambil honornya ke Pikiran Rakyat. Berkenaan dengan itu, jika anda berniat menulis untuk Pikiran Rakyat, ada beberapa hal yang saya rasa anda perlu tahu berdasarkan apa yang saya alami sendiri yang semoga bermanfaat untuk anda:

  1. Tidak ada pemberitahuan apakah tulisan anda dimuat atau tidak dimuat. So? Anda harus proaktif mengecek pikiran rakyat terbitan terbaru apakah tulisan anda dimuat atau tidak.
  2. Kalau dimuat, honor anda akan tersedia paling cepat dua hari setelah dimuatnya artikel.
    Read More

Tulisan Saya (Profile Steve Jobs) Dimuat di Pikiran Rakyat :D

Written by Fikri Rasyid on June 27, 2009 filed under Artikel and tagged with , , ,

Alhamdulillah, setelah lebih dari 1 bulan, akhirnya tulisan saya dimuat juga di kolom eureka! di harian umum pikiran rakyat. Strateginya kurang tepat juga mungkin y, memilih kolom yang dimuatnya dua pekan sekali. Haha. Namun apapun itu, Alhamdulillah lah. Ini kali kedua tulisan saya dimuat di media cetak :)

Berikut ini screenshotnya:

Steve Jobs: Visioner dibalik kegemilangan Apple inc. dimuat di harian umum pikiran raktyat hari kamis tanggal 25 juni 2009 kolom Eureka!

Steve Jobs: Visioner dibalik kegemilangan Apple inc. dimuat di harian umum pikiran raktyat hari kamis tanggal 25 juni 2009 kolom Eureka!

Read More

3 Langkah Cara Menilai Orang Dengan Baik (Jangan Yakin dengan Penilaian Kita Kepada Seseorang Sebelum Melakukan 3 Hal Ini)

Written by Fikri Rasyid on June 24, 2009 filed under Islam, Pengembangan Diri, Tips and tagged with , , , ,

Don’t judge a book by its cover

Lady justice by FrogMiller

Lady justice by FrogMiller

Satu pepatah klise diatas menasihatkan kita untuk tidak menilai sesuatu berdasarkan seseorang berdasarkan penampilannya. Dinilai berdasarkan penampilan itu memang menyebalkan. Sangat. Namun jika kita memposisikan diri sebagai penilai, bukan sebagai yang dinilai, kita akan menemukan bahwa bagaimanapun memang ada saat dimana kita harus menilai seseorang demi kebaikan keputusan yang kita ambil. Jika saat tersebut datang pada kita, bagaimanakah cara menilai seseorang dengan objektif?

Masih oleh-oleh dari diskusi liqo. Saat liqo kemarin pembimbing saya memberikan tips cara menilai seseorang. Seingatnya, beliau mendapat cara ini dari hadist Rasul namun terlupa hadis yang mana. Jika ada rekan-rekan yang tahu dari mana asal muasal tips ini, tolong sampaikan melalui kolom komentar y :)

3 Langkah Cara Menilai Orang Dengan Baik(Jangan Yakin dengan Penilaian Kita Kepada Seseorang Sebelum Melakukan 3 Hal Ini):

  1. Menginap di rumahnya
  2. Melakukan Perjalanan dengannya
  3. Bermuamalah (Melakukan transaksi keuangan) dengannya

Mengapa tiga hal tersebut menjadi patokan? Karena ketika melakukan tiga hal tersebut, sifat asli seseorang muncul. Karakter asli seseorang akan terlihat ketika melakukan tiga aktifitas diatas. Ketika karakter asli, bukan karakter yang ditutup tutupi muncul, kita bisa memberikan penilaian secara objektif.

Pendapat anda? ;)

P.S.

sekedar tambahan, penilaian yang kita berikan 5 tahun lalu dengan kondisi seseorang sekarang bisa saja berbeda. Segala hal, termasuk seseorang, berubah. Hanya perubahanlah yang tetap tidak berubah. ;)

Salah Satu Penyebab Gagalnya Pernikahan (dan berbagai relationship lain): Niatnya Ingin Bahagia

Written by Fikri Rasyid on June 23, 2009 filed under Islam, Pengembangan Diri and tagged with , , ,

Resepsi Pernikahan Desy & Tomy by d!to

Resepsi Pernikahan Desy & Tomy by d!to

Semalam tadi, saya dan mengikuti pengajian liqo. Dan seperti liqo – liqo sebelumnya, terkadang pembahasan kami melebar kesana kemari sesuai dengan topik bahasan yang tengah di bahas. Dan entah bagaimana, permbimbing kami menyinggung mengenai topik pernikahan dan perceraian para selebritis.

“Kalau kita lihat di televisi banyak artis yang bercerai, dalam pandangan saya penyebabnya sederhana” Ujar pembimbing kami.

Saya dan teman-teman terdiam khusyu. Well, entah mengapa semua orang jadi khusyu kalau seseorang bercerita mengenai rumah tangga y? haha :P

“Niatnya salah sih..” Ujar Pembimbing kami.

“Mereka umumnya menikah karena niatnya ingin bahagia. Menikah untuk mencapai kebahagiaan. Ketika kita melakukan sesuatu dengan niat mencapai kebahagiaan, kita menciptakan standar..”

“saya akan bahagia kalau …”

“saya akan bahagia jika pasangan saya …”

“dan banyak standar lainnya. Ketika kita menemukan bahwa pasangan kita tidak seideal yang kita kira dan tidak memenuhi standar kebahagiaan kita, kita kecewa. Dan dari situlah keretakan terjadi..”

“Maka dari itu, niatkan menikah untuk beribadah. Sehingga jika pasangan kita tidak seperti yang kita harapkan, setiap sabar yang kita keluarkan untuk hal itu dinilai ibadah… Jika pasangan kita seperti apa yang kita harapkan, setiap rasa syukur yang terucap juga dinilai ibadah…”

“..Bukan lakukan agar saya bahagia, tapi lakukan dengan bahagia…”

Dan diskusi pun terus berlanjut.

P.S.

Bagaimana pendapat anda? ;)

Pentingnya perasaan, Review Film Yes Man, dan Ambil Setiap Kesempatan!

Written by Fikri Rasyid on June 16, 2009 filed under Pengembangan Diri, Review and tagged with , , ,

Yes Man Soundtrack by carlosjtj

Yes Man Soundtrack by carlosjtj

Dalam beberapa pekan ini, saya tengah mengalami tantangan baru dalam hidup bernama perasaan yang gunjang-ganjing karena beberapa perasaan. Dalam situasi seperti ini, saya jadi lebih memahami betapa lemahnya manusia, dan betapa pentingnya hati atau perasaan.

Secemerlang apapun pemikiran seorang manusia, jika perasaannya sedang labil, hasil pemikirannya menjadi ganjil.

Yap. hati-hati dengan perasaan anda. Kehidupan adalah hasil dari tindakan. Tindakan diambil dari hasil pemikiran. Pemikiran ditentukan oleh suasana mood anda.

Dan ditengah perasaan yang gonjang-ganjing, saya teringat satu perkataan cerdas:

You are The Boss! Apapun yang terjadi kepada anda, anda memiliki hak sepenuhnya untuk menentukan perasaan hati anda.

Ok, that’s right. Perasaan sedang labil, dan sekarang saya perlu fokus kepada solusi. Dari salah satu literatur yang saya baca, perbedaan orang yang berhasil dalam hidup dan yang belum berhasil adalah masalah perbedaan fokus: Orang berhasil fokus pada solusi, orang yang belum berhasil fokus pada masalah.

Read More

My Song: Cliche (Mentahan Versi 0.1)

Written by Fikri Rasyid on June 12, 2009 filed under Music and tagged with , ,

Songwriting by Coron!ta

Songwriting by Coron!ta

Saya punya ketertarikan tersendiri di bidang musik. Di awal sekolah mengenah pertama, saya mengenal modern rock dari Linkin Park. Semenjak itu saya memiliki ketertarikan lebih di bidang musik. Kelas 2 sekolah menengah, saya mulai nge-band: melakukan cover version berbagai band alternative.

Kini, dunia yang luas terhampar di depan saya. Saya rasa musik merupakan salah satu media yang tepat untuk mengaktualisasikan diri. Saya mulai menulis lagu saya sendiri. Songwriting.

Sebenarnya, saya sudah menulis beberapa lagu (Dalam beberapa hari kedepan saya harap bisa saya share dengan teman-teman melalui blog ini). Namun entah mengapa baru kali ini saya tergerak untuk share dengan teman-teman pembaca blog saya.

Read More

Promotional Post: Buat Sepatu Boots Sendiri (Bisa Juga Buat Berdasarkan Design Sendiri) di Bandung

Written by Fikri Rasyid on June 5, 2009 filed under Promotional Post and tagged with

Singkat jelas dan padat saja untuk kali ini. Seorang teman saya senang membuat sepatu bootsnya sendiri. Mempertimbangkan bahwa mungkin ada satu-atau dua orang dari anda juga bisa jadi ingin membuat sepatu boots anda sendiri, anda mungkin bisa kontak teman saya yang satu ini. Berikut beberapa contoh sepatu boots-nya:

Contoh-contoh bootsnya Teh Ute

Contoh-contoh bootsnya Teh Ute

Contoh-contoh boots

Contoh-contoh boots

contoh-contoh boots

contoh-contoh boots

Well, nice right? ;)

Bisa juga membuat boots berdasarkan desain sepatu yang gambarnya anda temukan di internet. Bebas lah :)

Jika anda berminat, bisa hubungi teman saya, Teh Ute di nomor esia-nya: 022-92463084. Ohya, dia mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia Jurusan Bahasa Inggris juga, sama seperti saya. Harga per boots-nya antara Rp 150,000 hingga Rp 200,000 keatasan lah, tergantung desain. Jika anda berminat, bisa hubungi Teh Ute langsung. Jika anda ingin lebih lancar lagi negosiasinya, katakan saja anda dapat informasinya dari Blog Fikri, teman Teh Ute di jurusan bahasa Inggris UPI.

Yap, semoga bermanfaat untuk anda! :)

UPDATE (13 Oktober 2011):

Teh Ute sudah tidak lagi melanjutkan usaha boots-nya, jadi apa yang diinformasikan melalui tulisan ini sudah tidak lagi berlaku.